
kabar Gea masuk kerumah sakit sudah tersebar luas sehingga membuat Diana dan Vivi yang berbeda negara pun mereka datang untuk melihat keadaan Gea.
keadaan kritis akibat pendarahan hebat membuat Diana frustasi, sedari kemarin setibanya di tanah The Black Country, ia belum memakan apapun.
The Black Country julukan negara Inggris yang mempunyai arti Negara yang hitam. Hal ini didapat oleh United Kingdom atau Inggris karena Inggris sangat terkenal dengan industrinya yang maju. Dari dulu Inggris dikenal sebagai negara yang sangat maju dalam bidang industrinya, bahkan menjadi kiblat industri bagi negara- negara yang disekitarnya.
sejak kedatangan Diana tak henti-hentinya Alison memandangi janda cantik itu, bukan karena jatuh hati atau menaruh perasaan tetapi ia ingin melihat sosok wanita mana yang berhasil membuat anak nya tidak dapat menolak apapun yang ia berikan.
dapat di lihat dari wajah wanita janda ini kalau ia begitu menyayangi Gea sepenuh hati, syukur lah walau tak pendapat kan kasih sayang dari mama nya setidaknya Gea mendapatkan kasih sayang dari Diana, pikir nya.
Keadaan Alison semakin membaik semenjak kedatangan Putri tercinta, perlahan ia sudah bisa menggerakkan bibir nya untuk berbicara Walau tidak jelas, itu lebih dari cukup membuat Xean,card,dan Seren merasa bahagia dan karena itulah Seren mulai menerima kembali keberadaan putri angkat nya.
ada secercah di hati yang membuat Seren sedikit tidak rela saat begitu ada orang lain selain dirinya begitu menyayangi Gea.
ceklekk
dokter keluar.
"bagaimana keadaan Gea dok?" tanya Axa dan Xean bersamaan
"keadaan nona Gea kritis, karena Pendarahan hebat yang terjadi setelah berhubungan intim. Sebagian besar penyebab yang paling umum adalah cedera pada dinding ****** ". jelas dokter menatap Xean dan Axa
deggg
seluruh mata tertuju kearah Axa.
" ya Tuhan Axa! apa yang kamu lakukan?" teriak Diana marah
"apa? terserah ku dia istri ku itu hak ku bukan?" ucap nya seraya menatap dokter
"benar sekali anda sebagai suami punya hak terhadap istrinya tetapi anda sebagai suami harus tahu kondisi istri apalagi dalam kondisi hamil muda seperti itu".
sretttt
bagaikan di sambar petir di siang hari mendengar penjelasan dokter.
__ADS_1
ha-hamil? bahkan baru sekali tancap kok udah jadi aja?
ha-hamil? itu anak aku dan Gea kan? aku Daddy nya kan?
a-aku jadi Oma? benar kah
ka-kakek... aku jadi kakek ya tuhan
semua berkelana dengan pikiran masing-masing, tapi tidak dengan kedua pria tampan ini mereka berdua saling menatap tajam seolah-olah itulah musuh yang harus di gempur habis.
"saya permisi setelah ini akan ada dokter kandungan untuk memeriksa keadaan pasien dan calon bayi" pamit dokter seraya melangkah pergi
.
.
.
"siapa disini suami pasien?" tanya dokter kandungan tersebut
Disaat Vivi ingin menjawab cepat cepat Xean bersuara.
kebetulan Axa tidak ada jadi Xean bisa memanfaatkan keadaan lagian itu anak nya bayi nya bersama Gea.
"usia kandungan nona Gea sudah 6 Minggu". ujar dokter membuat mereka semua terkejut
"apaa? 6 Minggu?" tanya Vivi menatap dokter memastikan dan di jawab anggukan kepala
"bagaimana bisa sedangkan Gea saja baru menikah dengan putra ku, bagaimana bisa kandungan nya sudah 6 Minggu?" ucap Vivi lantang membuat dokter bingung.
"apa Gea dan Axa sudah berhubungan sebelum nikah?" terka Diana
nah kan baru saja Seren mulai menyayangi Gea kembali tetapi ada aja hal yang membuat benteng keras di hati Seren mulai kembali mengeras.
kecewa, itulah di rasakan Seren, tidak masalah masa lalu itu tapi apa harus dia hamil? kenapa hamil?.
__ADS_1
sudah cukup menerka nerka apalagi melihat raut wajah mama nya seketika berubah membuat Xean bersuara
"Gea mengandung anak ku" ucap Xean pelan.
pletak
minuman kaleng yang di pegang card melayang berhasil mengenai kepala Xean
"awwww" ringis Xean
"kau sadar apa yang kamu katakan Xe?" tanya Seren marah kenapa kedua anak nya selalu bikin sakit kepala.
"iyah ma Xean yakin itu anak Xean, kami melakukan nya ma maaf Xean mencintai Gea dan Gea cinta Xean kami melakukan nya sadar, maaf" ucap Xean tenang dokter yang mendengar itu pun ikut pusing.
"tapi" sela dokter mengalihkan pandangan mereka semua
"tapi apa dok?" tanya Xean dengan detak jantung nan kuat
"tapi karena keadaan pasien yang kritis kami tidak dapat memastikan janin itu selamat atau tidak karena kondisi kedua nya sama sama dalam bahaya" jelas nya membuat kaki Xean melemas.
"tolong selamatkan mereka dok saya mohon" pinta Xean,
dapat di lihat begitu besar rasa sayang Xean terhadap Gea dan bayi nya.
"Gea pasti selamat nak" ujar Diana memegang pundak Xean,
Diana bisa melihat air mata ketulusan di wajah itu tidak mengapa hubungan ny a hancur dengan Vivi asal anak nya bahagia dengan pilihan nya sendiri.
semakin tak suka Vivi melihat pemandangan itu ingin rasa nya ia mencabik-cabik daging Xean dan Diana? huh sungguh kesal kenapa bisa bisa nya dia seperti itu dengan Xean.
kurang ajar dasar memalukan lihat saja akan ku buat perhitungan Gea kau menyesal telah melukai hati anak ku, kurang apa Axa ku Gea sehingga begitu sadis nya luka yang kau berikan, entahlah GE mama jahat atau apa kenapa mama berharap kau lebih baik tidak usah bangun.
sedangkan di sudut sana sang suami status mendengar kan semua nya dengan jelas, tangan mengepal kuat mata memerah menahan sakit bergejolak.
lihat saja aku tidak akan membiarkan kalian hidup bahagia Xean Gea dan anak kalian.
__ADS_1
tiba-tiba senyuman jahat muncul di balik bibir Axa,
"Seren" gumam nya menatap wanita di kursi roda.