My Heart Brother

My Heart Brother
15. bak princess


__ADS_3

Di Sisi lain 


seorang wanita sedang di kelilingi kebahagian tampak di wajah cantik itu tergambar jelas senyuman merekah 


tiup lilin nya


tiup lilin nya 


tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga


suara sorakan tamu yang hadir di acara ultah Gea ke-20 tahun, Diana merayakan  birthday putri kesayangan nya di hotel mewah yang  berbintang bak princes sangat mewah mungkin ini memang berlebihan untuk gadis berusia 20 th tapi bukan tidak ada alasan Diana melakukan itu ini juga sekaligus rasa syukur nya karena Gea sudah berhasil bangun dari rasa ketakuan masa lalunya dan


tidak lupa dirinya mengundang anak panti asuhan dan berbagi untuk orang yang membutuhkan sehingga Gea pun menujui keinginan bunda nya.


"ayo tiup lilin nya Ge" ucap Axa


di jawab anggukan kepala 


"jangan lupa make a wish dulu nak" vivi mengingat kan 


"minta semoga cepat di halalin sama yang di sebelah tuh" sela Diana sembari memberi kode untuk  Axa  


aku berharap mas Xean bahagia disana dan untuk kk Axa aku ingin dia segera menikah, aaminn


hufff 


 [Gea meniup balon]


Acara berjalan sesuai ekspetasi sangat menyenangkan kado kado begitu banyak sehingga memenuhi meja kue ultah, ada dari para wanita teman sosialita Diana, teman seprofesi Axa sekaligus klien nya dan juga hadiah kecil- kecilan dari panti asuhan walaupun tak sebanding hidangan yang tersedia tapi Gea sudah sangat bersyukur mendapat itu dan doa nan tulus dari mereka semua.

__ADS_1


"ehh bentar" ucapan Gea berhasil membuat Diana, Seren dan Axa berhenti membuka kado kado itu 


"ada apa sayang" tanya bunda 


"Dari tadi aku mencari cari nya kok gk ada ya?" kata Gea bingung yang tangan nya asik mencari sesuatu 


"cari apa?" 


"kado dokter Axa lah" jawab Gea cemberut 


"aku tidak mau memberikan mu kado kalau sesalu memanggil ku dengan sebutan dokter " 


" maksud ku kak Axa yang tampan, mana kado untuk aku kak?" lanjut Gea menampak kan gigi putih nya berderet rapi seraya menadah kan tangan nya kearah pria tampan itu 


tersenyum tipis 


"aku tidak punya kado untuk mu"ucap Axa dingin membuat Gea diam tak melanjutkan obrolan nya 


akhhhh 


ringis Axa mengelus pinggang nya 


"sorry, I'm just kidding baby" ucap Axa merangkul pundak Gea "kado untuk princ ku sangat istimewa and sangat berkesan akan ku tunggu di caffe *** pukul  8  malam  nanti " lanjut nya langsung mengecup hangat rambut Gea dan seraya beranjak dari posisi nyaman nya melangkah pergi meinggal kan ketiga wanita itu 


seketika senyuman itu merekah mendapat perlakuan hangat itu dari Axa 


vivi dan diana saling melempar senyuman dan acungan jempol, sepertinya itu menandakan sebuah kode 


***

__ADS_1


"Permisi Sir, apakah ada sesuatu yang anda butuh kan?" Tanya sekretaris pribadi Xean


"Saya dengar ada pegawai baru disini, benarkah?"


"Iya benar sir, maaf mungkin saya telat memberi tahu akan hal itu karena saya tahu anda pasti sangat sibuk dan kita juga membutuhkan karyawan untuk bagian administrasi sir". Jelas wanita muda penuh kesopanan ia takut bahwa ada kata-kata nya yang membuat bos besar nya marah


Mengangguk paham


" Baiklah aku percaya kan itu pada mu dan kau boleh kembali kerja".


Menunduk kan sedikit tubuh nya lalu bergegas melangkah menuju keluar pintu


"Sebentar " cegat Xean


Seketika langkah itu terhenti


Membalikkan tubuh nya "iya sir?"


"Siapa nama karyawan baru itu?"


"Gea". Jawab nya sopan


Terdiam


"Are you okey sir? Apakah anda mengenal nya?"


Tanya sekretaris saat melihat wajah Xean yang seketika berubah datar


Mengangguk lalu Mengibas kan tangan nya pertanda menyuruh sang sekretaris keluar

__ADS_1


Geaaa


Seperti nya aku pernah mendengar nama itu kapan ya?


__ADS_2