My Heart Brother

My Heart Brother
11. bujukan Diana


__ADS_3

"ayo lah gea sayang". bujuk diana dengan wajah memelas


tak enak hati menolak akhirnya Gea setuju mengikuti kata diana 


"pakai ini ya nak".ujar diana seraya memberikan paper bag bewarna biru muda 


tanpa banyak bertanya Gea pun mengambil nya lalu bergegas menuju fitting room yang berada di dalam kamar pribadi nya.


20 menit berlalu 


Diana yang sudah tampil cantik bak model di tambah sedikit polesan make-up  yang semakin tidak ada yang percaya bahwa dirinya sudah tidak muda lagi. 


TOK TOK


mengentuk pintu kamar Gea 


" apa sudah siap nak? " teriak Diana dari luar pintu kamar Gea


ceklek 

__ADS_1


"bun-"


Gea keluar menggunakan Dress bewarna peach dengan bagian lengan dan dada transparan memperlihatkan kulit nya yang putih bersih sangat cantik tapi-


menatap kagum sehingga si empu merasa kurang percaya diri


"tunggu". ucap diana menunjuk nunjuk dagu nya seperti sedang berpikir 


"apa tidak cocok?" tanya Gea dengan suara pelan


menggeleng "sepertinya ada yang kurang, ayo-" lanjutnya sembari menarik lembut tangan Gea untuk kembali masuk ke dalam kamar.


hanya diam tak membantah


"Tadaaaaa,,,sudah siap sayang kau sungguh cantik sempurna sangat cantik". 


kata Diana tersenyum takjub akan kesempurnaan fisik maupun paras gea yang sudah cantik alami di tambah lagi sedikit racikan makeup dan tata rambut dari bunda Diana semakin membuat gadis itu sempurna sangat sempurna.


"bagaimana sayang?suka?". tanya Diana menatap gea dari pantulan cermin di hadapan mereka

__ADS_1


"suka,tapi apa tidak berlebihan hanya untuk sekedar acara dinner bun?".


"tidak, tidak ada yang berlebihan ini sangat sederhana, ya sudah ayo berangkat".


lanjut nya di jawab anggukan kepala oleh Gea 


malam ini malam bermula dari kebahagian mu nak malam penuh kejutan Gea. Batin diana mengenggam tangan gea dengan lembut 


Di perjalanan Gea hanya menatap ke arah luar jendela melihat bulan purnama dengan bentuk bulat sempurna yang bersinar terang menerangi dunia nan gelap dengan indah nya cahaya rembulan . Tapi tidak dengan diriku yang sudah kehilangan cahaya sehingga duniaku kini tidak sempurna tanpa cahaya itu,Xean.


Di mana kamu mas? aku sangat merindukan mu aku membutuhkan mu ini  sudah lama kau pergi tanpa kabar, apa kau ingin menghukum ku? rindu ini sangat menyiksa mas rasa bersalah selalu menghantui ku sesak mas untuk bernafas rasanya sudah sangat sesak kembali lah mas aku tidak bisa hidup tanpa kasih sayang mu mas. Aku mohon datang lah untuk meperlihat kan bahwa dirimu baik baik aja, aku tidak akan mengeluh di saat kau membenci ku mas.


akhhhhhhhhh [teriakan keras itu hanya mampu menggema di hati ]


merasa tubuh gea bergetar membuat diana mengalihkan perhatian nya dari ponsel ke gea 


"are you okey baby". tegur diana memegang tangan gea yang mengepal menahan bongkahan perih di hati nya.


tidak bergeming 

__ADS_1


diana paham gea tak ingin berbagi kesedihan nya kepada siapapun untuk itu dirinya hanya bisa menghibur atau memeluk hangat tubuh mungil itu, ini sering terjadi di saat gea termenung yang tiba tiba menangis tanpa suara di saat di tanya si empu selalu diam tak jarang menjawab dengan gelengan.


percaya keajaiban tuhan tidak ada yang tahu, dengan berjalan nya waktu gea pasti akan sembuh dan membagi kesedihan nya dengan wanita paruh baya yang sangat menyangi gea.


__ADS_2