My Heart Brother

My Heart Brother
63. kasih sayang sesungguhnya


__ADS_3

Brakkk!


Xena meletakkan sebuah cek di atas meja dengan sedikit keras, membuat sutradara tua itu memegang dada nya akibat terkejut.


"LUNAS!". ucap Xena judes penuh penekanan pada kata lunas.


si tua bangka bau tanah itu tersenyum mengejek seraya mengambil cek di hadapannya dan melihat ada berapa nol yang tertulis di situ.


"setelah ini aku jamin kau akan mencari ku sayang". ujar pria tua itu mencium cek nya.


Xena memutar bola matanya dengan malas."cuihh untuk apa aku mencari orang seperti mu ha? aku bisa menjadi model terkenal tanpa tangan busuk mu itu".


setelah mengatakan itu ia segera berlalu pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu.


"kapan pun kau ingin kembali padaku akan ku terima". teriak si tua tanpa malu, Xena bergelidik jijik mendengar perkataan si tua.


aku tidak akan pernah kembali walau pun aku sampai miskin, sungguh bejat..


umpat hati Xena untuk si sutradara pasal nya sedari dulu tanpa ia sadari bahwa sutradara baik hati yang selalu di kenal orang itu sangat lah bejat sudah beberapa kali ia selalu berusaha mencari cara agar membuat Xena menjadi istri kesekian kali nya untuk si tua.


...****************...


"Daddyyyy... mamiii". teriakan zegraf membuat Axa yang sibuk kerja di ruangan nya terkejut dan langsung berdiri berlari menghampiri teriakan zegraf, begitu pula dengan Celsie yang baru saja keluar dari kamar mandi ia langsung berlari ke kamar sang putra yang berada di sebelah kamar nya walau kimono mandi seksi nya masih melekat di tubuh putih itu.


tap tap


"Zee,,, ada apa sayang- kenapa? i-ini kenapa nak?". tanya Axa begitu takut saat melihat darah di dahi zegraf.


hiks hiks


tangis zegraf pecah dan segera berhamburan memeluk sang Daddy, bukan rasa luka nya semakin sakit tapi melihat Daddy seperti ini kepada nya.


segera Axa memeluk dan membawanya ke gendongan nya.


di pintu dokter cantik itu Celsie merasa bahagia saat melihat kasih sayang nan besar ada untuk putra nya walau di sisi lain ada kesedihan yang ia simpan.


"kenapa kau berdiam di sana, cepat obati luka nya". titah Axa geram bisa bisa nya wanita itu mematung menyaksikan tanpa membantu nya.


beberapa menit berlalu


"udah deh". ujar Celsi mengelus luka ze saat sudah di perban.


cupp.


tiba tiba kecupan hangat dari Axa untuk ze membuat bocah laki-laki itu langsung tersenyum.


"permisi tuan". empat anak buah Axa sudah tiba di kamar ze sesuai perintah nya beberapa menit lalu.


"berbalik!". titah Axa tegas

__ADS_1


dan secepat kilat mereka semua berbalik,


"apa kau senang memperlihatkan tubuh ini kepada orang lain ha". ujar Axa seraya menutupi tubuh Celsie dengan jas nya.


masih tak percaya dengan apa yang barusan terjadi,


apa Axa telah membuka hati nya untuk kami? sudah mau menerima kami? apa sebenarnya rasa sayang itu sudah ada sedari dulu? atau ini hanya trik agar kami tak jadi meninggalkan rumah ini? ini apa ? tanda-tanda apa?.


🌚


Di kamar.


baru juga Celsie ingin melepaskan kimono mandi seksi nya, tiba tiba Axa langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


mata nya membulat sempurna saat kimono itu luruh ke lantai, terpampang jelas lah tubuh mulus bersih tanpa sehelai benang pun melekat di tubuh Celsie.


pemandangan yang luar biasa indah nya mampu menggoyahkan iman yang di pegang teguh oleh nya, Axa sebagai pria normal begitu tergoda dengan apa yang ia lihat di lekuk tubuh dokter cantik itu walau baru dari belakang saja yang di setiap inchi nya menyimpan kesempurnaan dan kepuasan apa lagi dua gunung besar nan padat melambai lambai ke arah nya untuk segera meminta remasan.


glukkk


begitu susah rasanya menelan Saliva nya, perlahan ia berusaha menetralkan detak jantung nya lalu berkata.


"hmmm". deheman Axa tak terdengar oleh nya.


memastikan pintu tertutup dengan rapat, Axa segera melangkah menuju Celsie yang asik bernyanyi dengan telinga yang di sumbat handset.


trekk


Axa melepaskan handset dari telinga Celsi membuat wanita itu terkejut setengah mati berteriak sekencang mungkin dengan kedua tangan bekerja menutup aset di atas dan di bawah.


"aaaaaaa". teriakan itu di rendam di balik tangan Axa, saat wanita itu akan berteriak dengan cepat tangan kokoh itu menutup mulut Celsie.


karena malu setengah mati entah apa yang harus di lakukan saat itu tiba-tiba Celsi masuk kedalam pelukan Axa tanpa mau melepaskan nya.


plukk (anggap saja rasa yang di rasakan Axa saat tiba-tiba dua benda kenyal tanpa penghambat itu terjatuh di hadapan nya.


"aaaa aku mohon jangan melihat ke bawah tutup saja mata mu aku mohon". ujar Celsi di dalam pelukan Axa


"terserah ku mata mata ku kan". ujar Axa sedikit menaikan sudut bibirnya.


"aaa aku mohon". Celsi semakin mengeratkan pelukannya.


"apa kau berusaha ingin menggoda ku ha?".


"ti-tidak".


perlahan Axa melihat kebawah.


"tutup mata mu! kenapa kau begitu tega pada istri mu sesekali menurut kenapa? kali ini aja?". Celsi cemas ia tak mampu membuka mata nya karena sakin malu nya.

__ADS_1


"pintar kau istri ku dan aku suami mu, berarti aku boleh melihat ini kan". senyum jahil Axa semakin terlihat.


perlahan tangan kekar Axa membuka tautan tangan Celsie di belakang punggung nya begitu terasa tangan wanita itu dingin dan berkeringat.


"kau mau menantang ku ha?". ujar Celsie memberanikan membuka matanya dan melirik tajam ke arah Axa tanpa peduli dua bulatan kenyal itu semakin terlihat.


"ehhh apa ini ". kesal Axa saat celsi sudah berani menggerakkan tubuhnya membuat si junior menegang.


"biarin biar adil". ujar Celsie tetap melanjutkan kegiatan nya tanpa takut si bukit kembar yang sudah terlihat jelas semua nya. biarlah sudah terlanjur basah, pikir nya.


"hahhaha, lihat junior mu kecil juga yaa". lanjut Celsi tertawa saat Melihat batang keras itu di balik celana.


cukup sudah ini sudah keterlaluan sudah tidak bisa di tahan lagi, dengan membabi buta oleh hasrat terpendam ini dengan kuat tangan kekar itu melempar Celsi ke atas ranjang membuat gadis itu terjatuh dan terlentang.


glukkk


jakun Axa naik turun.


wanita cantik itu masih berusaha menutupi dua benda berharga nya walau masih terlihat jelas oleh Axa,


perlahan tapi pasti Axa naik lalu menindih tubuh Celsie dengan tangan jadi penopang nya.


cupp


kecupan manis di bibir Celsi di berikan oleh suami nya mampu membuat wanita mata nya membulat sempurna


ohh Axa apa ini kenapa lepas kan


sudah cukup kejadian barusan membuat jantung tidak aman lalu apa ini mengapa pria ini semakin memperdalam ciuman nya?.


Axa tersenyum menang melihat lawan kalah, tangan yang menutupi bagian tubuh nya kini sudah berada di atas kepala nya.


"mungkin ini awal dari malam pertama kita". bisik Axa begitu seksi membuat seluruh bulu kuduk nya berdiri.


hati ingin memberontak tapi tidak dengan tubuh yang sangat menginginkan itu, pasrah menerima kenikmatan sentuhan itu di saat Axa sudah mencium setiap inchi seluruh tubuh Celsie tanpa meninggalkan satupun.


kala Axa sedang menikmati gundukan kenyal itu, remasan demi remasan yang ia berikan mampu membuat suara seksi lolos dari bibir kecil itu.


tok tok


ketukan pintu tak gubris axa, pria itu tetap melanjutkan kegiatan pemanasan sebelum gol.


tok tok


tok


"Daddy,, mamii". teriakan ze membuat mereka berdua sadar.


"ternyata bermain di siang hari sangat tidak bagus ya". ucap Axa dengan suara parau terlihat wajah tampan itu kusut .

__ADS_1


__ADS_2