
"ah kaisar tidak usah terkejut seperti itu ini hanya pedang sederhana yang aku buat kebetulan aku pernah bertemu dengan pemimpin nya dan berteman dengan nya" ucap Amora. kaisar dan yang lain pun kaget sekaligus kagum bahkan mereka semua termasuk kaisar sendiri tidak pernah bertemu dan melihat siapa pemimpin kelompok White Fox karena sangat di jaga ketat oleh orang-orang white fox.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"kau serius?" tanya kaisar Wei
"tentu saja jika aku berbohong mana mungkin aku mempunyai pedang ini!!" ucap Amora "aku sudah selesai memberikan hadiah ku apa aku boleh kembali ke tempat duduk ku sendiri?" tanya Amora dia sedikit pegal karena berdiam dengan posisi yang sama.
"yah silahkan dan terima kasih atas hadiah mu" ucap kaisar Wei sedikit tersenyum ingat! sedikit.
"o iya terima kasih adik manis karena kau mengingatkan ku tentang hadiah nya" ucap Amora saat melewati putri Raina. sedangkan putri Raina sendiri mengepal kan tangan nya geram rencana nya mempermalukan Amora gagal.
kemudian Amora kembali ke tempat nya semula setelah tadi masih banyak orang yang membicarakan tentang pedang pemberian Amora semua nya bertanya bagaimana bisa Amora bertemu pemimpin kelompok White Fox? mereka mungkin akan tidak percaya bila pemimpin tersebut ada di hadapan mereka semua. pesta pun berlangsung dan sekarang di adakan penampilan bakat dari rakyat biasa, para bangsawan, dan kemudian para pangeran dan putri kerajaan. setelah beberapa saat bagian putri Raina tampil ia berjalan ke aarh belakang panggung dan akan menampilkan bakat menari dia menggunakan pakaian yang terbuka agar dan menari berlenggak lenggok semua orang pun kagum dengan kemampuan menari nya bahkan banyak para pria yang mengeluarkan darah dari hidung nya.
ia pun selesai menari semua orang bertepuk tangan kecuali Amora ia pun turun dan mengganti pakaian nya seperti semula walau masih tetap terbuka sebenar nya dan dia pun banyak di kagumi membuat ia tersenyum senang dan menatap sinis Amora seolah berkata dia lah yang paling hebat.
"bagus. pertunjukan mu sangat bagus putri ku kau memang selalu menjadi yang terbaik hadiah pemenang nya aku berikan padamu"
ucap kaisar Wei dengan bangga.
"terima kasih ayah, ayah terlalu memuji kemampuan ku ini masih kalah jauh dari kakak putri mahkota dia mempunyai bakat yang luar biasa" ucap putri Raina
"benarkah?" tanya kaisar ia tidak yakin karena semua orang pun tau bahwa putri mahkota tidak memiliki bakat apapun.
"yah aku serius. benarkan kak?" ucap putri Raina dengan sinis.
"yah sebenarnya kemampuan ku tidak terlalu bagus tapi jika kau tetap memaksa untuk membuat ku ikut di penampilan bakat aku tidak masalah" ucap Amora yah kali seorang Amora gak punya bakat!
"oh iya kak bukan kah lebih baik kau membuka cadar mu saat tampil" ucap putri Raina.
"kau seperti nya sangat penasaran dengan wajah di balik cadar ini. tapi tak apa karena kau ingin tau aku akan memperlihatkan nya ku harap kalian semua tidak terkejut untuk nanti" ucap Amora dengan sedikit lantang. lalu dia pun bangkit dari duduk nya dan berjalan ke arah belakang panggung dan mempersiapkan diri nya untuk tampil.
musik pun sudah mulai terdengar semua pun menatap ke arah panggung mereka yakin bahwa Amora hanya akan mempermalukan diri nya saja.
lama sudah ku menanti
banyak cinta datang dan pergi
__ADS_1
tapi tak pernah aku se-nyaman ini
mungkin diri mu lah cinta sejati
tirai pun terbuka bukan menampakkan seorang gadis dengan buruk rupa yang mereka kira dan mereka dengar seperti di rumor melainkan gadis yang sangat sangat sangat cantik luar biasa semua pun terkejut apakah ini yang di namakan buruk rupa?
tak akan ku ragu lagi
ku jaga sampai ke ujung nadi
tak kan ku sia sia kan lagi
buat hidup ku lebih berarti
cinta mu se-nyaman mentari pagi
seperti pelangi selalu ku nanti
cinta mu tak akan pernah terganti
selama nya di hati
tak akan ku ragu lagi
woo ooo
ku jaga sampai ke ujung nadi
tak kan ku sia sia kan lagi
buat hidup ku lebih berarti
cinta mu se-nyaman mentari pagi
seperti pelangi selalu ku nanti
cinta mu tak akan pernah terganti
selama nya di hati aku bahagia
__ADS_1
miliki mu seutuh nya
wuuuu uuu
tak kan ku sia sia kan lagi
buat hidup ku lebih berarti
woooo
cinta mu se-nyaman mentari pagi
seperti pelangi selalu ku nanti
cinta mu tak akan pernah terganti
selama nya di hati aku bahagia
miliki mu seutuh nya
(nyaman-Andmesh)
suara nya sangat merdu membuat semua yang mendengar nya sangat menyukai lagu tersebut walau belum pernah mendengar kan nya dan tidak tau lagu apa itu tapi mereka tau arti dan inti dari lagu tersebut sangat menyentuh mereka menjadi menyukai dan menjunjung junjungkan Amora dan hal itu membuat selir Riu dan putri Raina mengepal kan tangan nya geram mereka berniat untuk mempermalukan Gadi itu tapi sekarang apa bahkan sekarang semua orang hanya melihat Amora dan memuji gadis itu cantik dan berbakat banyak yang tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini semua nya berbanding terbalik dengan apa yang mereka rencanakan dan harap kan.
setelah itu Amora pun langsung duduk kembali ke tempat semula namun sekarang ia tidak memakai cadar lagi karena percuma toh semua orang juga sudah tau. meskipun terlihat santai namun Amora masih tetap menjadi pusat perhatian semua orang termasuk kaisar sendiri mereka menatap kagum dan bangga dan banyak juga yang iri.
kemudian ia berdiri dan menghampiri kaisar Wei dan berkata
"mohon maaf kaisar saat ini saya ada urusan apa boleh saya keluar lebih dulu?" tanya Amora.
"urusan apa yang membuat mu harus pergi? apakah lebih penting dari acara ini?" bukan nya menjawab kaisar Wei malah bertanya balik.
"itu lebih penting dari pada ini dan apa urusan ku itu tidak perlu tau lagi pula ini tidak terlalu penting untuk kaisar sendiri bukan?" ucap Amora.
"baiklah terserah kau saja kau boleh pergi" ucap kaisar Wei ia sebenarnya sedikit curiga biasanya putri Moralysya sangat menyukai saat-saat seperti ini meski ia tidak suka keramaian namun jika menyangkut tentang diri nya ia tidak pernah mau pergi sebentar pun.
"terimakasih" ucap Amora sedikit menunduk lalu berjalan menuju pintu saat ia akan melewati putri Raina ia tersenyum penuh arti dan mengatakan....
...****************...
__ADS_1