Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 51


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


kemudian Amora pun langsung pergi setelah mengganti kembali pakaian nya. ia tidak akan pulang ke kediaman nya terlebih dahulu. Amora berniat untuk ke markas White Fox sudah lama juga ia tidak melihat markas besar itu. rencananya ia ingin menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki semua hal yang berhubungan dengan gubernur Qian lu.


saat sampai di markas semua yang di lewati membungkuk hormat dan memberikan salam. Amora hanya menjawab dengan anggukan kepala saja ia terus berjalan ke ruang pribadi nya. ketika sampai ia langsung duduk di kursi dan menyandarkan kepalanya sambil mengetuk-ngetuk kan meja dengan kuku jarinya.


sebelum menyuruh mereka Amora terlebih dahulu mengecek semua laporan di sana tentang wilayah, kejahatan, kekaisaran, keuangan, dll. semua nya aman jika di lihat kembali namun ada beberapa yang juga harus di perhatikan lebih baik. Amora ingin menyuruh Alex namun Alex saat ini sedang ada misi di luar kekaisaran selatan karena ada beberapa orang yang mencoba melawan White Fox sehingga Alex juga turun tangan untuk menghadang dan melawan balik.


Amora pun keluar dari ruangan nya lalu berjalan ke arah tempat pelatihan untuk melihat cara latihan nya yang lumayan bagus bagi Amora. ia pun berjalan lagi ke arah penyelidikan dimana di sana tempat orang-orang yang handal dalam menyelidiki apapun.


"selamat pagi semua" sapa Amora pada semua orang di sana.


"selamat pagi juga Queen" sapa balik semua yang ada di sana.


"bagaimana? apa selama ini ada masalah?" tanya Amora mencoba ramah pada mereka semua.

__ADS_1


"semua nya baik Queen"


"lalu apa yang sekarang kalian lakukan?" tanya Amora lagi.


"kami sedang istirahat dan baru saja selesai dengan tugas terakhir" ucap salah satu orang yang mewakili semua nya.


"oh. apa di sini ada ketua atau pemimpin?" tanya Amora.


"saya Queen" salah satu dari mereka menunjuk tangan.


"baiklah. datang ke ruangan ku sekarang" ucap Amora lalu melangkah pergi menimbulkan wajah cemas pada pemimpin itu. ia bertanya-tanya di dalam hati apakah ada masalah? namun ia tidak punya waktu untuk itu. pemimpin itu pun mengikuti langkah Amora menuju ruangan Amora.


pemimpin itu pun duduk sesuai perintah Amora dengan wajah menunduk dan cemas. keringat dingin pun keluar.


"kenapa kau menunduk begitu?" tanya Amora.

__ADS_1


"ti-tidak Queen" pemimpin itu pun memberanikan diri untuk mengangkat wajahnya.


karena tidak ingin membuang waktu lagi Amora pun membicarakan tentang diri nya yang membutuhkan beberapa orang yang mempunyai kemampuan tinggi untuk menyelidiki tentang semua yang berhubungan dengan gubernur Qian lu dari masa lalu sampai sekarang dan semua kegiatan yang dilakukan gubernur Qian lu. namun semua hak yang berhubungan dengan White Fox di lepas dulu dari badan mereka agar saat tertangkap White Fox tidak terbawa namun mereka bisa menyebut kan nama Amora untuk itu. namun tetap saja mereka harus bisa menyelidiki nya secara keseluruhan tanpa ada pun yang terlewati dan semau laporan nya harus dalam bentuk benda seperti surat dan rekaman atau bisa juga dengan menahan saksi yang ada.


untuk alat-alat nya Amora akan berikan dengan lengkap. semua laporan sekecil apapun harus tetap langsung di serahkan pada Amora tidak boleh di berikan kepada siapapun mau itu orang terdekat Amora sekalipun.


pemimpin tersebut mengangguk mengerti tantang perintah Amora dia pun pamit untuk memilih kan orang-orang yang pas dengan perintah Amora. kalau tidak salah ada sekitar 10 orang bisa di andalkan dan paling tinggi kemampuan nya dalam hal penyelidikan nya.


"baiklah ku rasa pemimpin kalian itu sudah menjelaskan tugas kalian semua. ini adalah hal penting jadi ku harap kalian tidak mengecewakan ku. jika salah satu dari kalian tertangkap yang lain cukup diam seolah tidak saling mengenal dan apapun yang terjadi jangan pernah ada yang menyebut kan nama White Fox. mengerti!" ucap Amora dengan nada tegas nya memberikan perintah kepada 10 orang di hadapan nya ini dan memperhatikan mereka semua.


"kami mengerti Queen" ucap 10 orang itu tidak kalah tegas.


"jika kalian berhasil aku akan memberikan hadiah. ingat ini juga hal penting jangan karena hadiah ini kalian bersaing. ini semua bukan tentang ku saja. hal ini bisa berpengaruh pada kekaisaran selatan juga" ucap Amora


kemudian Amora membagikan tugas mereka dan menempatkan mereka sesuai tugas nya masing-masing. setelah itu ia memberikan alat-alat yang akan mereka butuhkan untuk pengambilan bukti, termasuk juga alat komunikasi pada Amora jika ada sesuatu hal yang benar-benar darurat dan mendesak. jika mereka menemukan bukti maka langsung di berikan kepada Amora dan di larang memberikan nya kepada siapapun. karena kemungkinan akan ketahuan dan menyebabkan bahaya jika sampai ada yang melihat itu selain Amora dan 10 orang itu sendiri.

__ADS_1


...****************...


_To Be Continued_


__ADS_2