Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 77


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


langit semakin gelap dan hari sudah malam, angin semakin dingin menusuk tulang, bintang-bintang dan bulan bersinar semakin terang dan terlihat. Di hamparan rumput hijau terdapat dua sejoli berbeda jenis kelamin sedang terlentang di atas hamparan rumput tersebut dengan tangan saling menggenggam dan menatap langit malam yang hari ini terlihat bersinar.


"aku sangat bahagia sekali hari ini, bersama mu aku dapat tersenyum dan tertawa lepas dengan sepuasnya dan menikmati hari bersama. do you feel happy too, sweetheart?" tanya Deon


"of course, i'm very happy. Sebelum aku bertemu dengan mu aku selalu berpikir, apakah kamu di sana bahagia atau bersedih, atau mungkin kah kamu sudah mendapatkan pengganti diri ku di sana" ucap Amora dengan tersenyum


setelah beberapa percakapan mereka pun berpisah walau masih ingin tetap bersama. Masih ada hari esok yang akan menanti mereka , namun sebelum mereka berpisah mereka juga membuat alat komunikasi untuk mereka berdua sehingga masih bisa berkomunikasi kapan saja dengan daya sumber nya berasal dari sinar matahari jadi saat masih ada matahari mereka dapat mengisi daya nya.


.............................................................


Weiwei dan Alex kini sedang berada di restoran pusat kota yang juga setelah selesai menghabiskan waktu berdua tentu saja mereka sangat menikmati waktu seperti ini, mungkin saat kembali lagi ke Kekaisaran Selatan mereka jarang menghabiskan waktu berdua.


dalam perjalanan pulang mereka memilih berjalan kaki dengan alasan menikmati angin malam, tangan mereka pun terus bergenggaman tanpa ada niatan untuk melepaskan. Hari ini mereka berdua juga telah resmi menjadi kekasih.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mereka semua sudah berada di kamar mereka masing-masing yang masih dengan wajah yang berseri-seri.


Di penginapan, kamar tempat Weiwei dan Amora


"kau seperti nya sedang bahagia, apa kau berkencan dengan Putra Mahkota Deoland?" ucap Weiwei dengan menaik-naikan alis nya menggoda Amora.

__ADS_1


"yah kau benar, dan aku yakin kak Weiwei juga berkencan dengan kak Alex, aku sangat yakin, ah aku penasaran bagaimana gaya kencan kalian seperti apa?" ucap Amora yang balik menggoda Weiwei membuat nya tersipu malu dan terdapat rona merah di wajah nya.


"ish, kami tidak melakukan apapun" elak Weiwei.


"bilang saja dia sangat memperhatikan mu, menggoda mu, mem ... mmm" mulut Amora langsung di tutup dengan tangan Weiwei.


"kau sangat cerewet saat sedang bahagia ternyata ya" ucap Weiwei sambil mencebik.


"baiklah, lalu apakah besok kalain akan kembali menghabiskan waktu bersama?" tanya Amora.


Weiwei pun mengangguk pelan sambil tersenyum tipis. "wah sepertinya aku tertinggal berita, apa kau juga melakukan hal-hal yang lainnya selain berkencan" ucap Amora yang terus saja menggoda Weiwei.


"apa maksud mu, kau berisik sekali lebih baik aku tidur saja" ucap Weiwei yang langsung berbaring dan menutup sebagian tubuh nya dengan selimut tebal.


membuat Amora geleng-geleng kepala lalu ia pun masuk ke kamar nya juga karena kamar mereka memiliki dua tempat.


keesokan paginya mereka berempat sedang berkumpul di sebuah rumah pohon uang di depannya terdapat pemandangan Kekaisaran Timur yang sangat cantik ketika di lihat dari atas.


Mereka sepakat untuk bersama-sama membangun tempat di sana sebagai tempat berkumpul mereka, sederhana namun nyaman dan indah. dan juga dengan sungai jernih di dekat rumah pohon tersebut.


saat ini mereka sedang bermain di sungai tersebut, membuat mereka sejenak melupakan kesibukan dan masalah mereka dengan bersenang-senang bersama di tempat itu.


"hahhahha kau sudah sangat basah kak Weiwei" ucap Amora yang menertawakan Weiwei yang terlihat sudah basah kuyup karena terkena cipratan air dari Alex.

__ADS_1


"hei jangan lupakan diri mu juga, kau bahkan lebih basah dari ku" ucap Weiwei kemudian bermain air hingga Amora terkena air tersebut dan basah juga.


"sekarang kita impas" ucap Weiwei yang tersenyum bahagia.


"hei kalian berdua! apa kalian tidak merasa lapar bermain seharian" ucap Alex yang berteriak kencang dengan membawa beberapa ikan segar yang berhasil ia dan Deon tangkap dari sungai.


"baiklah kami datang" ucap mereka berdua lalu keluar dari sungai dan hendak menyusul Alex dan Deon.


Saat Amora menginjakkan kaki nya di atas batu tiba-tiba arus sungai sangat kencang datang membuat Amora sedikit tersentak dan terpeleset.


"aaaaa" teriak Amora kaget tiba-tiba dengan arus sungai yang kencang itu, karena bahan baju yang ia pakai membuat nya mudah terbawa arus sungai.


yang lain pun terkejut dan panik melihat' Amora terpeleset dan terbawa arus sungai


"Amora/Lia"


teriak mereka lalu berlari di daerah pinggiran sungai untuk menggapai tubuh Amora namun sulit karena arus nya yang terlaku kencang.


"Lia kau harus berenang ke arah kami" ucap Deon dengan keras agar Amora dapat mendengar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


_To Be Continued_

__ADS_1



visual Amora saat bermain di sungai menurut author


__ADS_2