
"oh ya tadi nona bilang ada yang ingin di tanyakan apa yang ingin nona tanyakan?" tanya Weiwei
" apa saat aku keluar tadi ada seseorang yang datang kemari?" tanya balik Amora
"tadi ada...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"ada siapa Weiwei?" tanya Amora penasaran
"tadi ada ksatria kaisar datang dia memberikan titah untuk nona makan malam bersama kaisar" jelas Weiwei
" lah ngapain tumben bukan nya si putri Moralysya kagak pernah di perhatiin. bodo amat lah ikuti saja alur nya Amora nanti juga Lo tau sendiri" pikir Amora karena saat melihat bayangan masa lalu putri Moralysya dia melihat bahwa ayah nya dan kakak nya tidak pernah peduli akan hidup nya
"kenapa kaisar ingin aku mengikuti makan malam?" tanya Amora
"entahlah. aku pun tidak tau. tapi nona ini sangat langka dan menggembirakan. nona bahkan nyaris tidak pernah makan malam bersama kaisar setelah meninggal nya ibunda nona" ucap Weiwei.
yah selama ini ayah dan kakak nya tidak menganggap putri Moralysya ada karena mereka selalu berfikir bahwa meninggal nya permaisuri Lea karena ada nya putri Moralysya
"baiklah kau siapkan saja baju sederhana untukku di sana. aku akan mandi dulu!" perintah Amora
"apa perlu saya siapkan air untuk mandi nona?" tanya Weiwei
"tidak perlu lagi pula makan malam sebentar lagi kan aku tidak ingin memberikan kesan pertama yang buruk jadi kau siapkan saja baju sederhana yang tadi sudah ku beli dari pasar ibukota aku akan mandi dulu " ucap Amora sambil menunjuk beberapa pakaian di atas ranjang yang menumpuk karena ia tidak memiliki pakaian yang layak satu pun semua pakaian nya lusuh dan kurang layak
__ADS_1
"baik nona! tapi nona ingin menggunakan baju warna apa?" tanya Weiwei
"hmm.... apa saja terserah kau saja aku bingung memilih yang mana! jadi pilihlah yang kau sukai" ucap Amora sambil masuk ke dalam kamar mandi
beberapa menit kemudian
"nona bagaimana dengan pakaian ini! ini terlihat sederhana namun elegan dengan cocok dengan nona" ucap Weiwei sambil memperlihatkan baju merah muda ke hadapan Amora
"baiklah dan tolong ambilkan cadar ku di sana yang warnanya sama dengan baju ini" ucap Amora walau Amora tidak terlalu menyukai warna merah muda namun dia gak mau ribet jadi terserah lah pelayan nya mau memberikan gaun warna lagi pula hanya makan malam saja bukan acara formal yang di hadiri banyak orang atau apa pun itu
...----------------...
SINGKAT CERITA DI AULA TEMPAT MAKAN MALAM
"boleh kah aku duduk sekarang?" ucap Amora sambil menatap sang kaisar yang tak lain adalah ayah dari putri Moralysya.
"ehmm .... yah kau boleh duduk" ucap kaisar Wei
"baik"
setelah Amora duduk di kursi nya dan hendak ingin makan saat tangan nya mengambil sumpit tiba tiba terhenti ketika mendengar suara seseorang.
"kakak bukankah tidak baik bila kita makan mendahului ayahanda kaisar!" ucap seorang gadis yang 'lumayan' cantik kalian pasti sudah menebak siapa gadis itu.... yah dia adalah putri Raina adik tiri nya putri Moralysya yang pandai bersilat lidah.
__ADS_1
"iya ucapan adik Raina benar, ly'er kau seharusnya menunggu ayahanda kaisar untuk mempersilahkan mu makan" ucap putra mahkota Marchelino membenarkan ucapan putri Raina.
"ah, maaf karena aku lupa akan hal itu lagi pula aku selalu terbiasa memakan makanan sisa kalian dan selalu makan sendiri bersama Weiwei dan melihat makanan yang di siapkan di sini membuat ku sangat lapar. satu lagi jangan memanggil ku dengan panggilan ly'er kita tidak sedekat itu!" ucap Amora dengan wajah datar dan mengembalikan sumpit yang tadi ia pegang.
"apa maksud mu dengan makanan sisa ly'er?" ucap kaisar angkat bicara
"sudah kubilang jangan pernah memanggil ku dengan sebutan itu, bukankah kita tidak sedekat ini lebih tepat nya kau tidak pernah memperhatikan diriku bukan dan kurasa kalau aku mati kalian semua tidak ada yang peduli dan untuk makanan sisa yang ku maksud mengapa kau tidak tanyakan kepada SELIR kesayangan mu itu" ucap Amora yang membuat kaisar bungkam, perkataan Amora itu membuat hati kaisar seperti tertusuk belati tajam. yah sebenarnya kaisar Wei, putra mahkota Marchelino dan pangeran Ian menyayangi putri Moralysya namun karena hasutan dari selir Riu dan putri Raina membuat kasih sayang putri Moralysya perlahan menghilang lalu menyerahkan hak asuh putri Moralysya kepadan selir Riu dan putri Raina dan itu membuat selir Riu dan putri Raina dapat lebih mudah untuk menyiksa dan menyingkirkan putri Moralysya.
"apakah benar kau memberikan putri Moralysya makanan sisa?" ucap kaisar Wei sambil menatap selir Riu dengan tajam
"ti-tidak yang mulia itu hanya fitnah aku selalu memberikan makanan yang mewah dan barang barang yang bagus. aku selalu berusaha untuk membuat nya senang. kenapa putri Moralysya seperti nya tidak senang dengan ku apa aku pernah menyakiti putri Moralysya?" elak selir Riu dengan mata berkaca-kaca dan memperlihatkan ekspresi terluka membuat kaisar bingung siapa yang benar dan siapa yang salah. mengerti ekspresi wajah kaisar membuat Amora tersenyum tipis.
"terserah ayahanda kaisar lebih mempercayai siapa itu hak yang mulia aku hanya menyampaikan kebenaran walau aku tidak tahu siapa yang lebih di percayai oleh ayahanda kaisar. sekarang aku ingin makan apa boleh aku makan?" ucap Amora masih dengan wajah tenang
"sebentar aku ingin menyampaikan sesuatu untuk mu" ucap kaisar
"apa?" tanya Amora
"kemarin malam aku mendapat kan pesan dari kaisar Juna bahwa pertunangan mu dan putra mahkota Chris terpaksa di batalkan" ucap kaisar dengan wajah merasa bersalah karena tidak bisa mempertahan kan pertunangan putri nya. sedangkan selir Riu dan putri Raina mereka berdua memasang senyum mengejek kepada Amora.
"kakak kau sabar mungkin putra mahkota Chris itu bukan jodoh mu lagi pula sejak awal dia memang tidak menyukai mu" ucap putri Raina dengan senyum mengejek dan menatap sinis Amora
"baiklah lagi pula aku juga tidak menginginkan pertunangan itu" ucap Amora
semua yang berada di ruangan tersebut kaget karena yang mereka tau putri mahkota Moralysya sangat menyukai putra mahkota Chris dan selalu mencoba untuk menarik perhatian nya bahkan dia pernah mempermalukan diri nya sendiri hanya untuk di lihat oleh putra mahkota Chris dan ini saat mendengar bahwa pertunangan nya di batalkan dia mengatakan bahwa tidak menginginkan pertunangan nya
__ADS_1
"hanya itu saja kan? berarti sekarang aku boleh makan aku sangat lapar karena belum sempat makan siang" ucap Amora
...****************...