Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 76


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Lia? kau benar-benar Lia" Deon langsung menarik Amora dan langsung memeluk nya dengan sangat erat dengan perasaan rindu yang mendalam selama ini. Beberapa bulan tak bertemu dengan kekasih nya bahkan saat terakhir mereka bertemu di hari itu juga ia mendapatkan kabar bahwa kekasih nya itu pergi meninggalkan nya untuk selama-lamanya, sekarang ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena telah mempertemukan ia dan Amora kembali di kehidupan ke-dua mereka.


Saat Amora membalas pelukan nya tak terasa air mata keluar dari sudut matanya dan membasahi pipinya, ia terharu dan bahagia karena telah menemukan Lia-nya kembali (Lia panggilan khususnya kepada Amora di kehidupan mereka sebelum nya).


Deon berjanji akan terus menjaga Lia dan tak akan membiarkan Lia terluka sedikitpun, ia akan terus berada di samping Lia dan membahagiakan nya untuk selama-lamanya.


"aku merindukan mu, sangat sangat merindukan mu. Jangan pernah tinggalkan aku seperti dulu lagi, aku tidak ingin mendengarkan kabar tentang diri mu yang meninggalkan ku, aku takut kehilangan diri mu lagi. Rasanya sangat berat merindukan seseorang yang tak bisa kau temui" ucap Deon dengan menangis di dalam pelukan Amora ia melepas semua yang selama ini sudah ia tahan dan hari ini ia melepaskan kerinduan nya pada Amora.


Amora mengelus punggung Deon yang sedikit bergetar ia juga sangat merindukan kekasih nya ini, ia bahkan tidak menyangka Deon akan sampai menangis saat bertemu dengannya. "aku juga sangat rindu dengan kak Ken, kak Ken adalah orang yang pertama kali aku ingat saat kecelakaan itu. Kita memang harus di takdir kan seperti ini, mungkin alam sedang menguji cinta kita untuk menjadi semakin kuat. Jangan nangis dong, kan kalo nangis kak Ken gak ganteng lagi nanti Lia bakal cari yang lain aja deh" ucap Amora dengan sedikit candaan di akhir kalimat nya.

__ADS_1


"berani cari yang lain ya! akan ku bunuh setiap lelaki itu" ucap Deon dengan wajah yang di buat marah yang di tanggapi tertawaan kecil dari Amora.


Mereka pun melepaskan pelukan nya dan saling bercanda, bercerita, melakukan hal-hal lain yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu siang itu. Mereka terlihat sangat bahagia dan senyuman dari bibir keduanya tak pernah lepas sedikit pun.


Hingga sore tiba mereka pun mulai merasakan lapar karena lupa untuk makan siang.


"Kau ternyata masih sama seperti dulu tak pernah berubah" ucap Deon setelah duduk dan kelelahan karena bermain kejar-kejaran dengan Amora.


"tentu saja, ini sudah sore kak Ken ingin makan apa? aku akan buatkan khusus hari ini secara gratis" ucap Amora menawarkan diri nya untuk memasak kan makanan untuk makan siang mereka berdua.


"kalau Lia racunin kak Ken, nanti Lia sendiri lagi ga ada yang nemenin. emm ... Lia masak makanan kesukaan kak Ken aja gimana? kan udah lama kak Ken gak makan masakan Lia " ucap Amora memberikan usulan nya.

__ADS_1


"apapun itu, selagi itu semua Lia yang masak kak Ken akan makan sampai habis" ucap Deon


"ya udah, kak Ken tunggu di sini aja aku mau masak dulu. Jangan kemana-mana" ucap Amora dan di jawab anggukan oleh Deon.


Dapur untuk memasak nya terlihat dari tempat Deon duduk karena luas ruangan di bawah ini terlihat minimalis namun cukup jika hanya untuk di jadikan tempat istirahat. Deon terus memperhatikan Amora yang sedang memasak dengan tangan kecil nya itu. Amora terlihat bersemangat untuk membuat makanan nya, karena ini adalah masakan pertama Amora untuk Deon di dunia kuno yang sekarang mereka tempati ini.


Setelah makanan nya siap mereka pun makan dengan saling suap-suapan layaknya pasangan romantis lainnya. Kemudian Amora mengajak Deon untuk membantunya menyelidiki kembali benda-benda yang sudah mereka ambil dari desa Xanthi dan Taxia. Deon pun menyetujui nya dengan senang hati, selama ada Amora senyum Deon tak pernah luntur bahkan saat penyelidikan ia terus mencuri pandang dan melihat wajah Amora yang terlihat serius. Sangat menggemaskan menurutnya ingin sekali ia mencubit pipi Amora itu.


Namun ia tahan karena tidak ingin mengganggu Amora yang sedang menyelidiki itu semua. Dan pada pukul 18.00 mereka selesai menyelidiki semua benda itu, dan berniat keluar dari ruangan itu untuk kembali lagi. saat Amora akan kembali Deon tidak melepaskan nya malah membawa Amora untuk berkeliling dan menikmati waktu sore dan ingin terus bersamanya, tapi Amora tidak menolak dan mengikuti kemana saja Deon membawanya.


hari ini adalah hari yang bahagia untuk kedua nya karena dapat menghabiskan waktu bersama satu sama lain dan mengetahui fakta bahwa kedua nya adalah sepasang kekasih yang saling mencari hingga di pertemukan hari ini

__ADS_1


...****************...


_To Be Continued_


__ADS_2