Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 34


__ADS_3

"jangan mengalihkan pembicaraan jawab saja pertanyaan ku. pertanyaan ku itu tidak susah tapi mengapa seperti nya kau dari tadi hanya terus mengalihkan pembicaraan tanpa menjawab" ucap Weiwei yang terus mendesak Amora agar menjawab pertanyaan nya


"bisakah besok saja aku menjawab nya aku sudah lelah dan mengantuk untuk menjawab hal itu akan aku ceritakan besok secara rinci aku janji" ucap Amora yang terlihat sangat lelah.


"baiklah janji kau akan menceritakan nya pada ku besok" ucap Weiwei yang tak tega melihat Amora seperti kelelahan.


"iya"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


pagi yang cerah datang, matahari bersinar menyambut penduduk bumi dengan memberikan kehangatan mentari pagi. burung berkicau memberikan suasana yang indah.


di sebuah kamar di kediaman milik Amora terlihat seorang gadis yang masih tertidur lelap dan menikmati mimpi indah nya. namun aktivitas nya terganggu karena sinar matahari masuk melalui celah-celah jendela kamar nya.


"adik bangun cepat lah"b ucap Weiwei mencoba membangun kan Amora yang masih terlelap dalam tidur nya dengan menarik selimut nya yang menutupi sebagian tubuh Amora sampai leher.


"hmm aku masih ngantuk nanti saja ya. 5 menit lagi" ucap Amora yang masih dengan mata terpejam lalu menarik kembali selimut nya sampai menutupi seluruh tubuh-nya.

__ADS_1


"tidak kau harus bangun! kau sudah berjanji bukan jika akan menceritakan kejadian semalam kepada ku" ucap Weiwei menagih janji Amora pada nya.


"iya … iya nanti saja aku masih mengantuk biarkan aku tidur sebentar lagi" gumam Amora sedikit tidak jelas di dengar oleh Weiwei.


"tidak ada waktu lagi aku sudah menunggu lama bahkan aku tidak nyenyak tidur karena penasaran dengan apa yang terjadi saat makan malam itu. kau tidak kasihan melihat ku seperti ini" ucap Weiwei terus mengganggu Amora agar Amora terbangun dan menceritakan tentang apa yang terjadi pada makan malam semalam itu.


"baiklah baiklah aku akan bangun tapi biarkan aku membersihkan diri ku dulu. tidak enak jika aku bercerita dan belum mandi. kakak sudah menyiapkan air untuk ku bukan" ucap Amora yang bangun dari tidur nya dan mendudukkan diri.


"ya tentu saja sudah memang nya diri mu. selalu saja malas untuk di bangunkan" ucap Weiwei


dulu saat di masa depan juga ia seperti itu sangat malas untuk bangun namun saat usia nya 13 tahun ia harus selalu bangun pagi dan berolahraga agar stamina tubuh nya fit dan juga harus terus berlatih agar jika ada dalam bahaya ia bisa melindungi diri nya sendiri.


"ya … ya terserah kata mu saja sudah cepat kau mandi yang bersih lalu cepat ceritakan pada ku" ucap Weiwei memutar bola matanya jengah.


kemudian Weiwei langsung mendorong Amora ke arah kamar mandi supaya Amora bergerak cepat karena ia sudah sangat penasaran untuk mendengar cerita Amora. walau ia sudah menduga apa yang terjadi tapi ia tidak tau secara rinci nya.


"hei tidak usah sampai mendorong ku juga. aku tidak akan lama juga" ucap Amora yang kaget di dorong oleh Weiwei.

__ADS_1


"kau terlalu lama berjalan jadi aku dorong saja. sudah jangan cerewet cepat mandi"


akhirnya perdebatan mereka pun usai. Amora mandi lalu Weiwei merapikan tempat tidur milik Amora dan kemudian setelah selesai mereka duduk di kursi dekat jendela kamar Amora.


"baiklah akan aku ceritakan seperti nya kau benar-benar tidak sabaran" ucap Amora akhirnya Amora pun menceritakan semua nya secara rinci dan jelas apa saja yang terjadi saat makan malam. berawal dari dia masuk ke aula tempat makan malam yang di mana saat itu Amora menjadi pusat perhatian seluas orang sampai ia keluar dari aula tersebut namun Amora ada juga yang tidak di ceritakan Amora pada Weiwei. entah karena lupa atau memang sengaja.


" yah begitulah sampai pada akhirnya Putri Raina datang membuat keributan semalam" ucap Amora yang mengakhiri cerita nya.


" oh pantas saja putri Raina sangat marah tenyata seperti itu. dia memang pantas mendapatkan nya lagipula dia memang yang merebut putra mahkota Chris dari mu. tapi apakah adik benar-benar sudah tidak ada perasaan lagi dengan putra mahkota Chris?" ucap Weiwei yang memang geram kepada putri Raina namun juga bertanya kepada Amora apakah ia memang benar-benar tidak ada perasaan lagi.


dan di jawab gelengan kepala oleh Amora "tidak lagi pula aku juga sudah mendapatkan pengganti dia. bahkan lebih baik dari putra mahkota Chris" ucap Amora


"benarkah siapa?" tanya Weiwei yang penasaran


...****************...


_To Be Continued_

__ADS_1


__ADS_2