Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
jalan-jalan


__ADS_3


(ini foto Amora di masa depan ya guys)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


di negara tersebut terbagi menjadi empat kekaisaran


- kekaisaran timur (kerajaan terbesar)


kaisar: kaisar Han


permaisuri: permaisuri Xia


selir: Rumi


putra mahkota: putra mahkota Deoland


pangeran kedua: pangeran William


pangeran ketiga: pangeran Sean


putri mahkota: putri mahkota Sherly


- kekaisaran barat


kaisar: kaisar Juna


permaisuri: permaisuri Sheila


selir: Rong


putra mahkota: putra mahkota Chris


putri mahkota: putri mahkota Evelyn


- kekaisaran selatan


kaisar: kaisar Wei


permaisuri: permaisuri Lea (tapi dah wafat)


selir: selir Riu


putra mahkota: putra mahkota Marchelino


putri mahkota: putri mahkota Moralysya

__ADS_1


pangeran kedua: pangeran Ian


putri kedua: Putri Raina


- kekaisaran Fei


Kaisar: kaisar Fei


permaisuri: permaisuri Griya


selir: Mei


putra mahkota: putra mahkota Erik


...****************...


"eh btw kalau gue bikin grup mafia lagi seru ya. yowes lah kita bikin aja nanti sambil jalan kali aja bisa. sekarang jalan jalan dulu aja gabut" batin Amora


Amora berjalan mengitari ibukota kekaisaran Wei dengan menggunakan cadar karena tidak ingin ada yang tau bahwa itu dirinya



(anggap aja cadarnya gak transparan)


sudah satu Minggu ia tinggal di zaman kuno ini untuk membunuh selir Riu dan putri Wei Ming sangat lah mudah baginya namun ia tak bisa membunuh nya begitu saja dia perlu mencari bukti dari semua kejahatan dua siluman ular itu sehingga ia mencari seseorang yang pandai untuk mencari bukti bukti tersebut sehingga ia memutuskan untuk mencari sambil berjalan jalan dan tiga Minggu lagi tepat ulang tahun kaisar Wei


"hah, gue cari makan dulu aja kali ya laper juga belum sempet sarapan kan tadi ya. okey kita langsung saja ketempat makan" gumam Amora dan berjalan lagi mencari tempat makan sampai kakinya berhenti di depan kedai makan yang lumayan besar. bangunan tersebut memiliki tiga lantai


"maaf nona lantai dua khusus hanya untuk bangsawan jadi nona tidak bisa masuk kecuali nona adalah bangsawan" ucap pelayan itu


"aku hanya ingin makan di atas di bawah sini sudah penuh apa kau tidak melihatnya aku akan membayar lebih untuk dapat makan di atas" ucap Amora dengan wajah datar dan dingin


"mohon tunggu sebentar nona saya akan memanggil pemilik kedai ini"


15 menit kemudian pelayan itu kembali dengan seorang pria dewasa disampingnya bisa di pastikan bahwa pria itu adalah pemilik rumah makan itu


"permisi nona. apa benar nona akan dapat membayar di sana. makanan di atas berbeda dengan yang di bawah dan pasti hanya para bangsawan saja yang bisa di atas" ucap pria itu sambil melihat penampilan Amora yang sederhana


"yah sudah kukatakan bahwa aku bisa membayar nya ini apa ini masih kurang untuk membayar tempat nya" kata Amora sambil memperlihatkan 1 kantong penuh koin emas


"i-ini sudah cukup nona maaf saya telah lancang silahkan masuk nona" ucap pria itu lalu mengambil koin emas dari Amora


"Sultan kok di lawan. hehe canda" batin Amora jangan tanyakan darimana ia mendapat kan koin tersebut ia pernah bertanding dan memenangkan 1000 koin emas


Amora pun memasuki lantai dua kedai makan tersebut di sana lumayan ramai namun ada beberapa kursi kosong yang belum di tempati ia melihat kursi panjang yang kosong di dekat jendela lalu duduk dan memanggil pelayan


"mau pesan apa nona?" ucap pelayan tersebut

__ADS_1


"boleh aku melihat menu makanan nya?"


"silahkan di pilih nona"


"baiklah. aku akan membeli ini, yang ini, ini dan ini itu saja"


"baik mohon tunggu sebentar"


setelah pelayan itu pergi Amora tidak berbuat apa apa ia hanya melihat keluar jendela sambil memikirkan di mana ia mendapatkan seseorang yang bisa di andalkan


"hah! belum apa apa udah lelah aja pengen rasanya teriak sepuasnya main kayak dulu lagi kumpul bareng temen kumpul kumpul jalan jalan sama Deon. Deon kamu kapan Dateng sih aku kan kangen pengen cerita banyak tentang yang ada di sini tapi sekarang aku gak punya siapa siapa" lirih Amora dia sangat merindukan masa masa dirinya menikmati masa muda nya di kehidupan nya dulu tak terasa air mata nya menetes sampai tiba tiba ada pria yang datang membuyarkan lamunan nya


"bolehkah aku duduk di sini?" tanya pria itu dengan wajah datar dan di sampingnya ada seorang pria juga yang umur nya tidak jauh beda dari pria yang bertanya pada Amora walaupun dia sudah duduk di kursi dekat Amora


"kau sudah duduk dan tidak perlu meminta izin" kata Amora dengan wajah tak kalah datar dan dingin


"apakah kami menganggu mu nona?" tanya pria itu lagi


"tidak" ucap Amora singkat padat jelas


"ah iya dari pada memanggil mu nona lebih baik kita berkenalan saja aku yakin kau sudah tau namaku tapi tidak apa apa aku akan tetap memberitahu namaku. namaku Chris putra mahkota Chris" sambil mengulur kan tangan nya untuk bersalaman


"lisya" ucap Amora masih dengan jawaban singkat nya dia enggan untuk sekedar mengobrol dengan pria yang menjadi lawan bicara nya bahkan melihat saja dia tidak mau


"bisakah kau berbicara setidaknya lebih dari sepuluh kata?" tanya Chris dia lumayan tertarik dengan gadis depannya yang berani mengabaikan nya


"aku sudah selesai. aku permisi" bukan menjawab Amora malah memilih pergi untuk segera pergi ia mulai risih dengan Chris sehingga memilih untuk pergi saja lagi pula makan nya juga memang sudah selesai


"tunggu!" ucap Chris sambil memegang tangan kanan Amora


"kenapa kau pergi?" tanya Chris padahal masih ada beberapa makanan di meja


"bukankah sudah ku bilang AKU SELESAI" ucap Amora dengan menekan kan kata 'aku selesai'


"bisakah kau menemani ku makan di sini?"


"aku sibuk dan ada teman mu juga yang menemani mu makan" setelah mengatakan itu Amora pun langsung pergi.


"kau! cari tau tentang gadis itu aku ingin kau mendapatkan nya sesegera mungkin!" ucap Chris sambil menunjuk ksatria nya


"baik tuan saya akan berusaha mencari tahu tentang identitas gadis tersebut. apa tuan menyukai gadis itu?" tanya ksatria itu dia heran bukan kah dia sudah memiliki kekasih


"entahlah aku pun tidak tahu tapi aku senang bila ada dia"


......................


sementara di sisi Amora

__ADS_1


...****************...


udah capek juga ngetik panjang see you di episode 4 good bye dan maaf kalo ada yang salah


__ADS_2