Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 63


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"apa aku benar-benar tidak bisa kembali lagi? hanya untuk sekali saja, aku hanya ingin berpamitan saja dengan keluarga ku" lirih Amora dengan raut wajah sendu.


"maaf, kau memang sudah tidak bisa kembali lagi, walau kau diperbolehkan untuk kembali pun kau tetap tidak bisa" ucap Putri Mahkota Mora walaupun sebenarnya ia juga tak tega melihat Amora uang bersedih seperti ini.


"ikhlaskan saja ini sudah takdir"


Amora menghela nafas nya lagi walaupun masih terdengar suara Isak tangis dari mulut kecil nya namun sekarang sudah mulai reda.


"lalu apa yang harus aku lakukan di sini sekarang?" tanya Amora, ia sudah tidak punya alasan lagi untuk tetap tinggal di sini.


"hidup lah di sini, walau ini tidak sama dengan kehidupan mu tapi syukurilah apa yang sudah terjadi itu lebih baik daripada berlarut-larut dalam kesedihan mu" ucap Putra Mahkota Marcellino.


"kau bisa menggantikan diri ku, kau bebas melakukan apapun itu keputusan mu"


setelah beberapa saat akhirnya Amora bisa sedikit tenang walau belum bisa dikatakan ia menerima apa yang terjadi pada nya saat ini.

__ADS_1


"nona ...?" semuanya langsung mengalihkan perhatian mereka pada gadis yang sedang berdiri di depan pintu dengan raut wajah terkejut yang sangat terlihat.


"iya, ini aku apa kau merindukanku?" ucap Putri Mahkota Mora dan langsung di sambut pelukan oleh Weiwei "aku sangat merindukan nona" ucap Weiwei.


"ya aku juga sangat merindukan mu namun sepertinya kau datang terlambat, waktu ku sudah habis di sini" ucap Putri Mahkota sambil mengelus punggung Weiwei dan kemudian melepaskan pelukan mereka.


"apa maksud mu untuk kembali?" tanya Putra Mahkota Marcellino yang tak rela jika adik nya pergi meninggalkan mereka.


"tempatku sekarang bukan di sini jadi aku harus pergi, Amora tetap semangat seperti biasa walau aku tau ini berat. Dan juga aku minta tolong jaga keluarga ku semampu mu" ucap Putri Mahkota Mora dan di jawab anggukan kepala oleh Amora sebenarnya mulut nya susah untuk bisa berbicara dan mengeluarkan suara nya, ia masih sedikit tidak terima bahwa ia tidak bisa kembali lagi ke tempat sebelum nya.


Tapi sekarang ia sudah tidak bisa melakukan apapun lagi selain pasrah dengan keadaan nya dan menjalani kehidupan baru nya yang sekarang. Yang sangat jauh berbeda dengan kehidupan nya di sana. Lagi-lagi ia menghela nafas entah sudah ke berapa kalinya ia melakukan hal itu hari ini.


Putri Mahkota Mora pun perlahan tubuh nya mulai memudar dan perlahan-lahan menghilang, semua nya tak rela jika Putri Mahkota Mora pergi meninggalkan mereka, termasuk Amora karena sebenarnya ia sangat ingin ikut bersama Putri Mahkota Mora namun permintaan nya ini mungkin sedikit tidak masih akal untuk ia minta jadi dia hanya diam saja di sudut ruangan itu.


"selamat tinggal!"


hari sudah gelap pertanda matahari sudah berganti dengan bulan dan menandakan ini sudah malam. Semua nya masih termengu di tempat nya tanpa ada yang mengeluarkan suara, mereka terlihat tidak bersemangat malam ini setelah semua yang terjadi. Namun tidak mungkin juga mereka tetap seperti itu selamanya.

__ADS_1


"kita tidak boleh terus bersedih, bukankah kalian tidak ingin jika Putri Mahkota Mora sedih di sana setelah meninggalkan kita. Ini memang sudah takdir nya seperti ini, yang lalu anggaplah sebagi pelajaran untuk kita semua" ucap Amora yang mengeluarkan suara pertama dan membuat semua orang menoleh dan tersenyum tipis.


"yah, jika adikku melihat kita bersedih seperti ini aku takut ia akan kecewa dan marah pada kita karena tidak mengikuti kata-kata nya" ucap Putra Mahkota Marcellino yang menimpaku ucapan Amora.


"kita semua di sini belum ada yang makan malam bukan? sebaiknya kita harus makan malam terlebih dahulu untuk menambah energi kita yang terkuras hari ini" ucap Amora


"apa kau sudah baik-baik saja?"


"ya aku baik-baik saja mungkin ini memang sudah takdir ku" ucap Amora.


"apa no..."


"panggil saja aku Amora, itu memang nama ku. Aku bukan Putri Mahkota Mora" ucap Amora yang memperkenalkan nama nya.


...****************...


_To Be Continued_

__ADS_1


__ADS_2