Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
membuat usaha


__ADS_3

baiklah terserah kau saja kau boleh pergi" ucap kaisar Wei ia sebenarnya sedikit curiga biasanya putri Moralysya sangat menyukai saat-saat seperti ini meski ia tidak suka keramaian namun jika menyangkut tentang diri nya ia tidak pernah mau pergi sebentar pun


"*terimakasih" ucap Amora sedikit menunduk lalu berjalan menuju pintu saat ia akan melewati putri Raina ia tersenyum penuh arti dan mengatakan..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"jika ingin mempermalukan seseorang lihat dulu siapa orang nya. kau tidak akan pernah berhasil jika ingin menjatuhkan ku" ucap Amora lalu berjalan seperti biasa menuju ke kediaman nya. putri Raina yang mendengar itu merasa geram tangan nya terkepal kuat mata nya merah menatap nyalang ke arah Amora pergi.


.


.


.


.


.


.


huh! kenapa di zaman ini orang orang begitu naif. aturan nya pun sangat aneh. ucap Amora di dalam hati yang sebenar nya ia sedang merindukan keluarga dan sahabat-sahabat nya di sana.


setelah sampai di kediaman nya Amora langsung mengganti pakaian nya dengan pakaian laki-laki dan siap untuk pergi ke markas White Fox dia lebih baik di sana karena kalau tetap di sini membuat mood nya memburuk dan pasti ada yang mengganggu.

__ADS_1


di lihat nya lingkungan markas tampak damai. semua nya berjalan dengan lancar dan lebih baik dari perkiraan nya ia pikir jika membuat kelompok mafia akan menyusah kan namun ia malah mendapat keuntungan dari beberapa pihak uang pun dia bisa mendapatkan nya walau hanya duduk di kursi sungguh seperti CEO saja mengingat nya ia jadi ingin membuat usaha agar tidak terlalu mengandalkan white fox terus menerus.


"tapi usaha apa yah? yang bisa menarik konsumen datang keahlian ku di jaman modern salah satu nya adalah ...." Amora menjeda perkataan nya memikirkan yang bisa di buat usaha di sini "ah... kafe aja gak sih lumayan kan bikin nya juga gak terlalu ribet. oke kita finally bikin kafe" ucap Amora menemukan ide nya.


"Alex ... Alex" ucap Amora memanggil Alex dengan sedikit berteriak beberapa saat kemudian orang yang di panggil nya pun muncul.


"iya Queen ada perlu apa?" tanya Alex


"apakah kau tidak memiliki kesibukan selain menjaga markas saat ini?" bukan menjawab Amora malah bertanya balik kepada Alex.


"emmm sebentar. aku ingat ingat dulu. seperti nya tidak ada memang kenapa Queen menanyakan itu?" ucap Alex


"hmm baiklah aku hanya ingin minta tolong pada mu. bisakah kau mencari tempat atau restoran yang sudah tidak terpakai?" tanya Amora


"aku ingin membuat sesuatu jika kau ada kesibukan suruh yang lain juga bisa tidak harus kau yang mencari nya" ucap Amora


"tidak perlu aku juga sedang bosan tidak melakukan apa-apa selain mengawasi markas lebih baik aku mencarinya saja memang nya apa yang ingin kau lakukan jika aku sudah dapat tempat nya?" tanya Alex


"aku hanya ingin mencoba membuat usaha dengan menjual makanan yang bisa aku masak" ucap Amora.


"kau bisa masak? kupikir kau hanya bisa membunuh orang saja" cibir Alex


"aku ini ahli dalam bidang apa saja hanya saja aku terlalu malas untuk melakukan sesuatu. karena aku bosan saja makanya aku ingin mencoba siapa tau usaha ku dapat berkembang lumayan uang nya dapat ku gunakan untuk sesuatu" ucap Amora mata nya sedang melihat lihat berkas laporan yang ada.

__ADS_1


"baiklah, sekarang?"


"bukan satu abad lagi" ucap Amora dengan ketus sedang kan Alex hanya cengengesan tidak jelas.


"eh .. eh tunggu!" ucap Amora menghentikan langkah Alex yang akan pergi meninggalkan ruangan pribadi Amora.


"ada apa lagi?"


"begini saja aku ingin yang lain saja yang mencari tempat tersebut. tapi aku beri kau tugas semoga bisa selesai cepat sesuai kemampuan mu saja. aku ingin kau cari bukti kejahatan selir Riu dan putri Raina bisa?" ucap Amora


"kenapa? bukan kah itu ibu dan saudara mu? untuk apa kau mencari kejahatan nya?" tanya Alex


"ibuku hanya ibunda permaisuri Lea dan aku tidak pernah mempunyai saudara seperti dia jika kau sudah menemukan bukti nya aku yakin kau akan mengerti yang penting kau cari saja. aku sedang malas untuk melakukan apapun sekarang" ucap Amora


"memang nya untuk apa bukti itu?"tanya Alex lagi


"untuk ku perlihatkan ke semua orang agar mata mereka terbuka. sudah jangan banyak tanya lagi lakukan saja atau kau tidak mau melakukan nya?" ucap Amora dengan mata memicing menatap Alex.


"tidak, tidak, tidak usah aku saja"ucap Alex menggeleng cepat.


"baiklah aku pergi" sambung Alex


"yah silahkan"

__ADS_1


...****************...


__ADS_2