
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
melindungi diri kau bilang? jika melindungi diri putri mahkota Mora tidak akan sampai pingsan dan membuat pipi nya terlihat memerah. dan kau juga berkata jika putri mahkota Mora akan menyakiti putri Raina? jika benar kenapa putri Raina tidak mendapat luka? lalu jika ingin menyakiti kenapa harus di kediaman putri mahkota? kau jangan terus membela putri Raina seharusnya kau juga memperhatikan putri mahkota Mora. lagipula aku melihat dengan mata kepala ku sendiri saat kejadian bahkan ia berani berteriak dan menyebut putri mahkota Mora dengan sebutan anak ******? bahkan ia mengatakan nya dengan jelas tepat di hadapan ku" ucap kaisar Wei yang membuat selir Riu terdiam memikirkan kata-kata yang akan ia ucapkan agar kaisar Wei dapat membebaskan putri Raina dari hukuman nya.
"tapi yang mulia mungkin saja itu hanya akal-akalan …" ucapan selir Riu terpotong dengan cepat oleh kaisar Wei.
"kau ingin mengelak seperti apa lagi. lagipula itu hanya hukuman kecil. itu juga sebagai latihan agar dia dapat menjadi lebih baik lagi" ucap kaisar Wei yang terus saja menatap tajam selir Riu karena sudah benar-benar membuat mood nya buruk.
"sudahlah aku sedang tidak ingin di ganggu lebih baik aku pergi daripada aku mengusir mu dari sini secara tidak hormat" ucap kaisar Wei yang kemudian langsung masuk ke dalam ruang kerja nya lagi.
...----------------...
DI IBUKOTA yang begitu ramai dan padat oleh para penduduk. ada yang sedang liburan, ada yang sedang bertransaksi jual-beli, ada anak-anak yang sedang bermain. dan aktivitas lain nya. di sini adalah pusat dari kekaisaran selatan. yang di mana hari ini dua orang gadis dan satu pria yang sedang menikmati waktu nya dan akan makan siang.
"ibukota di kekaisaran selatan ternyata sangat ramai ya" gumam Amora saat melihat pusat ibukota dari kekaisaran selatan.
"yah setiap hari pasti di sini sangat ramai. entah itu hari biasa atau hari libur." ucap Weiwei yang mendengar gumaman Amora.
__ADS_1
"baiklah sudah melihat pemandangan nya. bukankah kita ke sini untuk makan siang" ucap Alex yang terlihat seperti kelaparan dan belum makan sejak pagi.
"seperti nya kau terlihat sangat lapar ya?" ucap Weiwei dengan nada mengejek.
"tentu saja aku lapar. aku selalu sibuk dengan pekerjaan ku tidak seperti mu yang hanya bisa malas-malasan.!" ucap Alex yang balik mengejek Weiwei.
"hei apa maksud mu? aku tidak malas, aku juga bekerja. pekerjaan ku itu melayani nona." ucap Weiwei yang tidak terima di bilang pemalas.
"sudah-sudah jangan terus mencoba beradegan romantis seperti itu aku bosan melihat nya" ucap Amora yang menengahi perdebatan antara Weiwei dan Alex.
"ha-ha-ha jika kalian seperti kalian terlihat semakin serasi dan kompak. sudahlah sekarang kita ke restoran AV saja untuk lunch bareng"ucap Amora yang tertawa melihat ekspresi wajah Weiwei dan Alex.
"lunch? apa itu lunch nona?" tanya Weiwei yang kembali merasa asing dengan kata yang Amora ucapkan.
"itu kata lain dari makan siang agar lebih simpel. baiklah ayo cepat aku juga sudah mulai lapar" ucap Amora yang di balas anggukan oleh kedua orang di samping nya.
kemudian Amora pun langsung menggunakan ilmu meringankan tubuh agar lebih mudah dan lebih cepat sampai di restoran tersebut. yang di ikuti juga oleh Weiwei dan Alex yang ada di belakang nya. setelah sampai mereka pun langsung berjalan masuk ke dalam restoran tersebut. di dalam bahkan terlihat sangat ramai dan penuh sampai ada yang berdesak-desakan.
__ADS_1
"sebaiknya kita ke lantai dua saja" ucap Amora yang tidak terlalu suka keramaian.
"kenapa tidak ke ruangan mu saja?" tanya Alex yang penasaran padahal Amora bisa saja ke lantai tiga ruangan pribadi Amora.
"tidak aku hanya ingin menilai banyak hal dari restoran ini. dan jangan panggil aku nona lagi sekarang di sini kita semua sama. kalian bisa memanggil ku adik atau Amora. terserah kalian yang menurut kalian lebih nyaman" ucap Amora kemudian berjalan menuju arah tangga.
di samping tangga tersebut ada seorang penjaga yang seperti nya menjaga area tangga tempat untuk orang yang akan masuk dan keluar nya. yah di situ memang ada pemeriksaan pada setiap orang yang masuk lantai dua.
"aku ingin memesan meja pesanan di lantai dua untuk tiga orang" ucap Amora yang berbicara pada penjaga tersebut.
lalu penjaga tersebut melihat dari atas sampai bawah seperti menilai penampilan Amora "maaf nona anda tidak di perkenankan untuk masuk ke lantai dua" ucap penjaga tersebut.
"kenapa tidak bisa?" tanya Amora
...****************...
_To Be Continued_
__ADS_1