Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 83


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


mereka hanya beristirahat sebentar saja karena semua nya belum usai begitu saja, mereka harus bisa mencari kunci cara agar tak ada lagi orang-orang yang muncul seperti orang berjubah putih itu karena mereka belum mengetahui makna dari ritual ini.


"kita harus bisa menyelesaikan masalah ini dengan tuntas sampai ke akar-akarnya, ini belum selesai. Karena orang-orang berjubah putih itu sedang kehilangan kekuatan mereka, maka kita mempunyai kesempatan agar dapat melawan mereka dan membuat semua orang tidak dapat menjalankan ritual lagi" ucap Amora, ia tidak ingin hal ini terjadi lagi pada orang lain. Bisa saja jika yang lain datang mereka tidak selamat.


"yah jangan sampai kekuatan mereka pulih sebelum kita dapat membuat tempat ini kembali menjadi sebuah desa yang damai"


setelah menyelesaikan masa pemulihan nya mereka pun langsung menyelesaikan titik masalah yg terjadi, semuanya bekerja tanpa terkecuali itulah perintah Deon pada semua prajurit nya dan ksatria nya.


Sudah setengah jam namun masih hanya sedikit petunjuk yang mereka dapat kan agar dapat memusnahkan ritual ini agar siapapun tidak bisa untuk melakukan ritual ini lagi. Mereka tidak pantang menyerah karena jika itu terjadi bisa saja mereka mendapatkan masalah lebih besar dari kejadian tadi.


"KETEMU!!" seru Weiwei yang pertama kali menemukan buku yang berisi informasi tentang ritual ini.


Semuanya mendekat ke arah Weiwei dan membaca isi dalam buku itu bersama agar lebih memahami apa yang tertulis dalam buku itu, dan lembaran terakhir buku itu sedikit susah untuk di baca karena terlihat sudah kusut dan kotor.


"Cepat kita lakukan hal itu, ini sudah 40 menit dari waktu mereka menghilang itu artinya 20 menit lagi mereka sudah pulih dan kembali menyerang kita" perintah Amora dan Deon yang spontan secara bersamaan.

__ADS_1


mereka mengambil posisinya masing-masing sesuai dengan petunjuk pada buku itu, walau hanya sekilas membacanya mereka semua sudah hafal dengan semua yang mereka baca tadi, itulah kelebihan dari prajurit dan ksatria Kekaisaran Timur yaitu memiliki daya ingat yang baik.


semuanya saling berpegangan tangan dan fokus pada tujuan sama agar semuanya berhasil sambil membaca mantra-mantra yang tertera pada buku. Terdapat beberapa benda sejarah yang di letakan di depan mereka.


Saat sudah hampir berhasil tubuh mereka melemah karena terkurasnya banyak tenaga dan yang pasti ada sosok yang ingin mereka semua menghentikan hal ini, namun tidak membuat mereka menyerah karena mereka tetap melanjutkan nya sampai tuntas.


"HENTIKAN!! KALIAN SEMUA, HENTIKAN APA YANG KALIAN LAKUKAN!!"


"JANGAN!!"


"AAAKH!! SAKIT"


hingga akhirnya mereka berhasil melakukannya dengan baik sehingga membuat mereka semua bersorak kegirangan karena dapat menyelesaikan misi yang rumit ini dengan kerjasama dan kekompakan mereka.


Saat semua nya sedang merasa senang di sisi Amora ia merasakan hal aneh dalam tubuh nya setelah berhasil. di beberapa bagian Amora merasakan nyeri dan rasa panas yang sangat menyakitkan. Tiba-tiba ia terbatuk dan mengeluarkan darah segar dari mulutnya.


"Uhuk ... uhuk"

__ADS_1


suara itu membuat Deon langsung menoleh dan mendapati sang kekasih sedang kesakitan dan mengeluarkan darah.


"Lia kau baik-baik saja? kau kenapa?" tanya Deon dengan panik dan sekaligus khawatir apalagi saat melihat wajah Amora yang sedang menahan sakit.


"aku tidak tahu, tubuhku tiba-tiba merasa sakit dan panas. ini menyakitkan" ucap Amora dengan terbata, bahkan saat ini terlihat Amora juga kesusahan untuk mengambil nafas.


Deon segera memberikan beberapa butir obat dan air yang kemungkinan dapat meringankan sakit yang Amora rasakan. Namun saat Amora sudah menelan obat tersebut tidak terjadi apa-apa malah semakin lama rasa sakitnya semakin menjadi.


Deon pun langsung panik sekaligus khawatir melihat hal ini, ia tak mengerti apa yang terjadi sekarang ini. Deon pun memanggil Alex dan Weiwei untuk membantu nya.


"apa yang terjadi? kenapa bisa seperti ini?" tanya Alex dan Weiwei yang terkejut saat Deon memanggil nya dan melihat Amora yang sedang kesakitan.


"aku tidak tahu kita sebaiknya membawa Lia untuk ke kerajaan, kita membutuhkan seseorang untuk dapat membantu Lia" ucap Deon saking paniknya ia sampai tak sadar jika air mata sudah membasahi pipi nya dan penampilannya pun berantakan.


akhirnya Amora pun di bawa menggunakan kereta kuda yang terletak di tempat ruangan bawah tanah daerah situ. Semuanya bergerak cepat membantu Deon. Sekitar 30 menit akhirnya mereka sampai di gerbang kekaisaran, Deon langsung berlari sambil menggendong Amora ke kamar terdekat dari kekaisaran itu.


...****************...

__ADS_1


_To Be Continued_


__ADS_2