Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 17


__ADS_3

jika ingin berbicara dengan ku temui saja aku besok dan jangan menggangguku malam ini jika itu terjadi siapa pun itu aku akan langsung memenggal kepala nya" Amora pun berjalan masuk di ikuti Weiwei dan setelah memastikan Weiwei sudah masuk ia menutup pintu dengan kasar


Bruuuuuuk


semua orang terdiam di tempat dengan rasa terkejut ketika Amora dengan berani berbicara seperti itu dan berbuat kasar seperti itu. dari dulu tidak ada yang berani berbuat kasar seperti itu di hadapan kaisar Wei sedangkan Amora menjadi orang pertama yang berani seperti itu. kaisar Wei mematung di tempat ia merasa putri nya yang selalu ia abaikan bukan lagi diri nya yang dulu. setiap kata yang di ucapkan Amora sangat menyakitkan di hati nya. sedangkan selir Riu dan putri Raina tak kalah terkejut mereka tidak menyangka jika semua akan menjadi seperti ini.


"ya-yang mulia ..." ucap ksatria Barnard. ksatria sekaligus penasihat dan sahabat kaisar Wei.


"biarlah. mungkin sekarang bukan waktu yang tepat" ucap kaisar Wei.


"tapi yang mulia bagaimana dengan putri ku ia sudah menderita seperti ini apa yang mulia tega membiarkan ia seperti itu tanpa keadilan" bantah selir Riu ia tidak akan membiarkan Amora lolos begitu saja.


"apa kau tidak mendengar yang ku katakan tadi? mungkin sekarang bukan waktu yang tepat. besok akan aku bicarakan lagi dengan nya. sekarang lebih baik kita pergi dan kalian lanjut kan tugas kalian masing-masing. kau dan putri Raina kembalilah ke kediaman kalian" ucap kaisar Wei datar ia masih bingung dengan perasaan yang ada di hati nya dan ingin menyendiri.

__ADS_1


"ta-tapi .."


"kau masih mau membantah?" ucap kaisar Wei memotong ucapan selir Riu ia benar-benar butuh waktu sendiri dan tidak ingin berdebat.


"ba-baik yang mulia" ucap selir Riu menunduk dengan tangan terkepal baru kali ini kaisar Wei tidak menuruti keinginan nya yang selalu ia jadikan boneka hidup nya. dia ingin marah tapi tidak mungkin. jadi ia memendam rasa marah nya.


setelah itu semua nya pun bubar melakukan tugas nya masing-masing. kaisar Wei pergi ke tempat pribadi nya dan selir Riu serta putri Raina kembali kekediaman selir Riu mereka mencari cara supaya besok Amora mendapat hukuman dari kaisar.


DISISI LAIN Amora tengah membaca dan melihat beberapa bukti yang sudah ia dapat kan dari Alex dan memeriksa penyadap yang ia taruh di paviliun selir Riu dan putri Raina mungkin ia akan mendapatkan petunjuk di sana. saat mengecek semua percakapan yang terdengar dari sana tidak ada yang berkaitan tentang kasus pembunuhan permaisuri Lea. tetapi ia tak sengaja mendengar rencana yang akan dilakukan selir Riu dan putri Raina kepada Amora, membuat ia tersenyum miring.


"apa kau tau cara memakai nya sekarang Weiwei?" tanya Amora yah saat ini Weiwei harus terbiasa memakai alat-alat yang Amora kasih seperti kamera kecil, microphone, dan beberapa lainnya sehingga dapat lebih mudah mengawasi nya. semua itu sumber energi nya adalah cahaya matahari. jadi saat matahari terbit alat-alat tersebut di isi energi nya hingga penuh dan dapat di pakai lama.


"sedikit susah, namun aku pasti mengusahakan supaya dapat terbiasa dengan ini" ucap Weiwei terus mencoba agar terbiasa.

__ADS_1


"yah itu harus. kau juga harus banyak berkomunikasi dengan Alex jadi saat aku sedang tak bisa kau dapat menggantikan ku karena tidak mungkin aku setiap saat seperti ini." ucap Amora


"baik nona"


"sekarang kau istirahat ini juga sudah mau malam,kau di sana sudah makan malam kan?" ucap Amora


"sudah nona. kalau begitu Weiwei pamit istirahat selamat malam" ucap Weiwei setelah memberi hormat ia pun pergi.


"tugas ku di sini hanya ini bukan? lalu apa yang akan terjadi jika aku sudah menyelesaikan nya? apakah aku akan dapat kembali ke sana. sungguh aku slalu merindukan rumahku, keluarga ku dan orang-orang yang aku sayangi. bagaimana keadaan mereka apakah baik-baik saja setelah aku tidak ada?" gumam Amora memikirkan yang terjadi untuk ke depan nya. tak lama kemudian ia turun dan membersihkan diri nya karena sudah lengket seharian dan menuju ke ranjang dan tidur.


PAGI HARI


seperti biasa Amora selalu bangun pagi dan berolahraga. lalu mandi dan bersiap untuk sarapan, seperti biasa juga ia sarapan bersama Weiwei dan memasak nya sendiri. ketika sudah selesai dengan sarapan pagi nya Amora kedatangan ksatria Bernard di kediaman nya.

__ADS_1


"permisi. maaf nona aku di perintahkan yang mulia kaisar untuk menjemput mu dan membicarakan tentang kejadian kemarin"


__ADS_2