Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 26


__ADS_3

kemudian kaisar Wei pun menceritakan semua nya dari niat awal nya yang ingin mengunjungi Amora dan perkataan Amora yang begitu menyakitkan di dada nya sampai ia tidak terlalu fokus mengurus beberapa hal. hal itu membuat putra mahkota Marchelino bertanya-tanya mengapa ayah nya mau berkunjung ke kediaman Amora?


"untuk apa ayah pergi ke sana bukan kah ayah sangat membenci nya. dia yang telah membuat kita kehilangan ibunda permaisuri Lea? lalu untuk apa ayah repot-repot untuk mendatangi nya?" tanya putra mahkota Marchelino.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kaisar Wei pun menunduk terdiam ia mengingat kembali perlakuan diri nya kepada putri nya. dia sadar sudah banyak melakukan kesalahan, ia mengerti mengapa Amora sampai bersifat dingin dan tak tersentuh seperti itu kepada diri nya. dulu ia juga sangat dingin kepada putri mahkota mora yang seharusnya di berikan kasih sayang dari seorang ayah. tanpa sadar air mata nya kembali menetes...


"kita semua salah. aku juga salah. seharusnya kita tidak memperlakukan dengan buruk seperti itu. ibunda mu sudah berjuang untuk dapat melahirkan putri mora, tapi kita malah mengabaikan bahkan menyakiti nya. sama saja kita mengabaikan dan menyakiti apa yang telah di korbankan ibunda mu putra ku" ucap kaisar Wei mata nya lurus ke depan. ia mengingat lagi apa saja yang di ucapkan permaisuri Lea kepada nya semalam.


mendengar perkataan ayah nya kaisar Wei, membuat putra mahkota Marchelino terdiam otak nya masih mencerna semua perkataan yang di lontarkan dari bibir ayah nya. ia sadar mungkin memang diri nya salah. seharusnya ia tidak memperlakukan adik kecil nya yang dulu sangat ia ingin kan dengan buruk seperti ini. ya, putra mahkota juga mengingat kembali saat kecil dulu ia sangat menginginkan adik perempuan dari ibunda nya. namun setelah putri mora lahir ia malah mengabaikan bahkan menyakiti nya hanya karena diri nya menganggap bahwa kematian ibunda nya adalah karena adik nya.

__ADS_1


"ayah benar kita seharusnya tidak boleh bersikap seperti itu. tapi kita harus bagaimana. mungkin putri mahkota juga tidak akan menerima kita lagi. apa lagi sekarang sifat ia berubah tidak seperti dulu. sekarang ia sangat dingin dan tak tersentuh sulit untuk kita agar dapat di beri maaf oleh nya" ucap putra mahkota Marchelino. ia juga bingung harus bagaimana di ingat lagi sikap adik perempuan nya yang satu itu berubah dan bukan seperti adik nya yang ia kenal dulu.


"kita tidak boleh menyerah begitu saja. entah sampai kapan kita harus bisa untuk mendapatkan maaf dari nya. dulu dia juga tidak pernah menyerah untuk dapat menarik perhatian kita. namun kita malah mengabaikan nya dan selalu bersikap dingin pada nya" ucap kaisar Wei dia juga tidak boleh menyerah begitu saja dia harus bisa meskipun ini sangat terlambat.


"yah kita akan mencoba nya lagi. kita harus yakin bisa. tapi apakah ini sangat terlambat untuk memperbaiki semua nya?" tany a putra mahkota Marchelino.


"ya ini memang sangat terlambat namun tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini" ucap kaisar Wei


kemudian mereka pun sedikit berbincang lagi dan setelah itu mereka berpisah untuk mengerjakan tugas mereka masing-masing. sebagai kaisar dan calon kaisar masa depan mereka tidak boleh mengabaikan tanggung jawab juga untuk mengurus masalah negara.


'DI TEMPAT AMORA BERADA'

__ADS_1


Amora termenung dalam diam ia mencerna apa yang terjadi pada pagi ini. merasa aneh mengapa kaisar Wei sampai berkunjung kemari dan meminta maaf pada nya. apakah kaisar sudah sadar dengan apa yang di lakukan diri nya kepada putri nya sendiri? meskipun begitu Amora sudah menganggap nya tidak penting karena itu sudah terlambat. andai kaisar minta maaf di saat putri mahkota mora masih ada mungkin kaisar akan langsung di maaf kan. tapi sekarang berbeda putri mora sudah tiada dan itu juga salah kaisar sendiri yang mengabaikan putri nya.


"adik ... adik baik-baik saja kan?" tanya Weiwei membuyarkan lamunan Amora sehingga membuat Amora kaget karena mendengar suara Weiwei tiba-tiba.


"yah aku baik-baik saja mungkin karena terlalu banyak pikiran. oh ya kak, apa nanti tidak ada acara di istana?" tanya Amora ia berfikir mungkin saja kaisar bersikap seperti itu karena akan ada acara nanti nya supaya image kaisar tidak turun sebagai ayah yang tak berguna karena ia melihat para pelayan yang sedang sibuk menyiapkan sesuatu. walaupun sebenarnya tidak.


"kalau untuk hari ini tidak ada namun besok istana akan kedatangan keluarga kekaisaran barat. kata nya untuk membicarakan tentang pertunangan antara putri Raina dengan putra mahkota Chris.


"ouh begitu pantas para pelayan sekarang sedang sibuk. apa kau juga sibuk kakak?" tanya Amora.


"yah sebenarnya aku juga di tugaskan untuk membantu namun jika adik membutuhkan sesuatu aku pasti akan langsung menghampiri adik" ucap Weiwei

__ADS_1


"baiklah lanjutkan pekerjaan mu akan aku panggil lagi nanti"


"baiklah


__ADS_2