Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 7


__ADS_3

setelah selesai bercakap Amora pun mulai tertidur dan memasuki alam mimpi nya. rencana nya besok ia akan membuat markas untuk kelompok mafia White Fox agar kelompok mafia nya itu tempat untuk tinggal agar tidak ada yang mendapat kan data tentang kelompok mafia nya termasuk keluarga pasukan dan keluarga nya bahkan orang orang kerajaan pun tidak punya hak untuk mencampuri kelompok mafia White Fox


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


keesokan hari nya


di paviliun mawar (tempat putri Moralysya)


"nona .... nona ..... bangun ini sudah pagi" ucap Weiwei mencoba untuk membangun kan Amora


"ehmm ... bentar lagi mom I'm still very sleepy later" ucap Amora dengan suara serak dan mata masih menutup.


yah Amora terkadang berbicara kepada orang tua nya menggunakan bahasa Inggris.


"nona … apa yang nona ucapkan" tanya Weiwei dengan wajah kebingungan dia sama sekali tidak mengerti apa dan bahasa apa yang di ucapkan nona nya.


"eh?!" kaget Amora yang spontan langsung duduk dari ranjang nya.


"kau? ah, iya maaf tadi aku sedang bermimpi. lupakan saja apa yang ku katakan tadi heheh" ucap Amora sambil cengengesan.


"ah ku pikir nona mengatakan sesuatu. oh iya air nya sudah aku siapkan jadi nona tinggal mandi saja" ucap Weiwei walau pun dia masih bingung tentang ucapan nona nya saat Amora di bangun kan tadi.


"huh! untung dia percaya. gue kok bisa lupa lagi menjalani hidup di jaman kuno yang merepotkan" batin Amora bernafas lega karena tidak di curigai oleh Weiwei.

__ADS_1


"iya kau siap kan saja pakaian ku. dan ganti juga baju mu itu sudah tidak layak aku membeli banyak baju kemarin kau ambil saja untuk mu" ucap Amora


"tidak per-"


"ambil saja aku tidak menerima penolakan kau tinggal siap kan untuk ku dan ambil beberapa untuk mu kau buang saja baju mu itu. aku ingin mandi dulu. aku ingin saat aku selesai mandi kau sudah tidak memakai pakaian tersebut!" perintah Amora dengan cepat memotong ucapan Weiwei yang hendak menolak perintah Amora.


"baiklah aku akan melaksanakan perintah nona" ucap Weiwei sedikit menunduk


"hmm" Amora berdehem lalu dia berjalan menuju kamar mandi.


setelah selesai membersihkan diri dan memakai pakaian ia berjalan ke halaman belakang nya untuk mengambil beberapa senjata untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu.


"Weiwei aku ingin pergi lagi mungkin nanti sore aku akan kembali ada urusan yang harus aku urus. jika ada yang datang bilang saja aku tidak ingin di ganggu" ucap Amora sambil mengecek perlengkapan yang ia taruh di pakaian nya.


"nona kau ingin pergi lagi? apa tidak apa apa jika nona pergi tanpa pamit dulu kepada yang mulia kaisar" ucap Weiwei dia tidak ingin ada masalah yang terjadi pada Amora.


yang menenangkan Weiwei ia tau bahwa pelayan nya itu mungkin mencemaskan diri nya. andai saja Weiwei tau bahwa nona nya sudah mati dan sekarang yang di hadapan nya yang di khawatir kan nya adalah jiwa seseorang dari masa depan yang sedang menempati tubuh nona nya ini. mungkin Weiwei akan memilih pergi dari sana karena alasan mengapa Weiwei selalu menjaga putri Moralysya itu karena dulu dia sempat di tolong oleh permaisuri Lea yang saat itu sedang hamil Amora dan saat ingin membalas budi dia tidak punya apa apa untuk di berikan kepada permaisuri Lea namun permaisuri Lea pergi berkata kepada Weiwei "kau tidak perlu memberikan apa pun pada ku untuk membalas budi mu lebih baik kau ikut aku ke istana nanti setelah anak ini lahir aku harap kau bisa menjaga nya dan akan terus selalu di samping nya saat aku tidak ada untuk menemani nya" kata kata itu lah yang selalu teringat oleh Weiwei jadi dia akan terus mengabdi kepada putri Moralysya entah sampai kapan ia juga tidak tau.


"Weiwei ... Weiwei .... hei!" dengan suara sedikit lantang.


"ah, iya nona, kenapa kau berteriak begitu aku tidak tuli aku masih mendengar mu tau" ucap Weiwei sedikit kesal karena Amora berteriak tepat di dekat telinga nya.


"oh ayolah. kau bilang kau tidak tuli aku sudah memanggil mu 100 kali tapi kau tidak menjawab panggilan ku ya sudah aku hanya menaikan sedikit suara ku" ucap Amora sambil terkekeh karena ekspresi wajah Weiwei saat kesal sangat lucu.

__ADS_1


"tidak mungkin nona memanggil ku sampai seratus kali" ucap Weiwei dengan wajah cemberut.


"hahahaha iya iya terserah kau saja. lalu apa yang kau pikirkan sampai kau tidak mendengar panggilan ku?" tanya Amora


"emm tidak aku hanya memikirkan makanan untuk makan malam nanti" bohong Weiwei.


karena dia tidak ingin membuat Amora bersedih karena mengingat ibu nya. meskipun begitu namun Amora tau bahwa di berbohong terlihat dari mata nya tapi Amora tidak ingin menanyakan itu lebih lanjut lagi.


"tidak usah di pikirkan nanti saja aku yang memasak makan malam seperti biasa. sekarang kau masuk saja jaga kediaman ku sampai aku kembali" ucap Amora


yah selama ini Amora tidak pernah memakan makanan yang di kirimkan istana oleh nya tetapi ia memasak sendiri dengan menu yang ada di jaman modern hanya satu kali Amora makan makanan jaman kuno itu dia makan ketika makan malam bersama kaisar itu saja hari-hari lain nya ia masak sendiri karena itu lebih enak, higienis, dan yang pasti tidak beracun.


"baik nona. hati-hati di jalan sekarang banyak kasus perampokan" ucap Weiwei


"iya" ucap Amora singkat


"orang rampok nya yang gue kalahin ya kali seorang Amora Velmord bisa kalah sama perampok doang" ucap Amora di dalam hati


Wusss


Amora pun langsung meloncat dan menghilang. setelah sampai di hutan tempat ia semalam yang ingin di rampok, Amora pun mengeluarkan alat komunikasi yang di berikan oleh Alex kemarin dia meniup tiga kali dan tak lama setelah itu datang banyak orang yang tiba-tiba muncul di hadapan Amora.


"baik karena semua nya sudah ada di sini pertama-tama kita akan membuat markas untuk kelompok White Fox di sini. aku sudah merancang nya jadi kita tinggal mengambil alat alat nya dan membuat nya. kalian bisa tinggal di sini tapi tidak boleh ada yang masuk ke sini termasuk keluarga kalian sendiri. tapi jika kalian tidak ingin berada jauh dari keluarga kalian. kalian bisa untuk membuat rumah dari sisa pembuatan markas tapi membuat nya harus di luar wilayah markas White Fox mengerti!" ucap Amora dengan tegas.

__ADS_1


"mengerti"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2