
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pohon-pohon menjulang tinggi menutupi sebagian cahaya matahari yang masuk, saat melihat dari luar pasti banyak yang beranggapan bahwa tempat itu adalah sebuah hutan. Namun semakin dalam kita memasuki hutan itu bukan hanya pohon-pohon itu yang menjadi aneh tapi semakin banyak hal aneh yang di dapat dari tempat itu.
Putra Mahkota Deoland dan Amora yang memimpin kelompok 1 untuk memasuki desa Xanthi merasa asing dengan desa ini, karena dari luar saja desa ini berbeda dengan desa pada umumnya belum lagi aura yang terasa saat memasuki desa ini sangat aneh. Seperti ada kekuatan besar di dalam nya namun mereka tidak tahu pasti nya seperti apa. Mereka memulai penyelidikan di sumber air yaitu sungai desa tersebut, sungai nya sederhana namun jika di lihat dari atas sungai itu seperti menyerupai bentuk wajah namun tidak ada yang tahu. Saat mendekati sungai itu Putra Mahkota Deoland dan Amora melihat tanda yang berbentuk tulisan di sana namun tulisan itu memakai bahasa asing yang semua orang tidak tahu.
"apa kita harus mengangkat nya untuk di selidiki?" tanya Putra Mahkota Deoland yang meminta pendapat Amora.
"sebaiknya jangan merubah apapun keadaan desa ini termasuk tata letak benda nya, kita salin saja tulisan dan ambil sedikit bagian tanda itu untuk di selidiki bahannya terbuat dari apa" ucap Amora yang merasa lebih baik tidak merubah tata letak pada desa itu.
"baiklah, ku rasa memang lebih baik seperti itu" ucap Putra Mahkota Deoland yang setuju dengan pendapat Amora.
__ADS_1
Mereka pun melakukan apa yang tadi di bicarakan kemudian menyelidiki sungai nya, saat melihat air sungai tidak ada yang aneh dan nampak seperti air sungai biasa. Namun ketika Amora semakin mendekat dan ingin melihat bayangan nya di air tiba-tiba Amora seperti melihat sekelebat bayangan hitam yang lewat di depan mata nya. Amora mengedarkan pandangannya tapi ia tak menemukan bayangan itu.
"ada apa?"
"tidak, lanjut kan saja ambil Sempel air sungai dan tumbuhan yang tumbuh di daerah situ dan juga tanah yang dekat dengan sungai untuk di selidiki lagi" ucap Amora.
Amora pun melihat ke arah air lagi ia melihat bayangan dirinya namun samar-samar tidak terlaku jelas, Amora memicingkan mata nya dan tiba-tiba bayangan itu berubah sekejap dan kembali lagi ke bayangan Amora. Amora nampak terkejut dengan perubahan itu lalu meminta Putra Mahkota Deoland untuk mencoba hal yang sama dan jawaban nya sama dengan Amora.
"ku rasa desa ini bukan bersangkutan dengan seseorang yang haus akan kuasa materi, tapi lebih ke seseorang yang ingin kekuasaan dari semua nya entah bersifat materi atau lainnya" gumam Amora yang merasa ini kejadian aneh, seumur hidup pun ia belum pernah mengalami kejadian seperti ini.
Amora hanya menggeleng kan kepala nya "ini sangat rumit dan seperti nya tidak semudah yang ku bayangkan saat datang ke sini"
__ADS_1
"ya kasus ini berbeda dengan kasus lain yang biasa di tangani seperti nya banyak orang yang tidak mengetahui desa ini jadi akan sangat sulit mendapatkan informasi yang akurat tentang desa ini"
"semangat ku rasa untuk besok malam nya kita tunda dulu yang ini saja belum tentu selesai sebelum matahari terbenam jadi jika sudah melihat matahari hampir terbenam kita harus segera pergi dari sini tanpa meninggalkan apapun dan tanpa membuat keributan"
Mereka semua melanjutkan penyelidikan nya di berbagai tempat seperti rumah-rumah yang terlihat kosong dan terbengkalai, tempat-tempat umum yang kemungkinan dulu nya sering di pakai untuk berkumpul, mata air bangunan-bangunan yang ada di sana, tanaman-tanaman yang tumbuh di sana pun mereka selidiki. tidak boleh ada yang terlewat apapun itu karena kemungkinan satu saja terlewat maka dapat membahayakan mereka semua. Mereka melakukan nya tanpa ada suara ribut atau berisik karena takut ada yang terganggu dan rencana mereka malah gagal.
...****************...
Untuk Alex dan Weiwei mereka juga melakukan hal yang sama seperti Amora dan Putra Mahkota Deoland yaitu menyelidiki banyak hal di desa Taxia, mereka sudah di beri pesan oleh Amora sebelum memulai penyelidikan agar tidak ada yang terlewat dari desa itu namun di lakukan dengan tenang dan tidak merubah apapun pada desa itu termasuk tata letaknya. Jika ingin menyentuh sesuatu mereka harus hati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus yang Amora berikan.
Banyak hal aneh yang mereka temukan dan yang terjadi pada mereka semua, namun dari semua itu mereka masih belum bisa memahami nya dan belum menemukan jawaban nya. Hal ini terlihat biasa namun jika di kerjakan akan sangat sulit.
__ADS_1
...****************...
_To Be Continued_