Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 70


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pagi-pagi sekali Amora, Weiwei dan Alex sudah siap untuk melakukan penyelidikan tapi rencananya mereka akan bertemu dengan Putra Mahkota Deoland terlebih dahulu mungkin Putra Mahkota Deoland mau bekerja sama dengan mereka tapi jika ia menolak juga tidak masalah.


Agar menghemat waktu Amora hanya memberi saran agar Alex saja yang menemui Putra Mahkota Deoland Amora dan Weiwei akan berangkat lebih dulu dan menyelidiki sisi-sisi ke-dua desa itu sebelum semakin masuk ke dalam.


"memang nya apa yang akan kalian selidiki di sisi-sisi ke-dua desa itu?" tanya Alex menurut dia lebih baik langsung menyelidiki dalam nya saja.


"kita harus menyelidiki secara menyeluruh agar saat besok malam kita dapat mengantisipasi adanya bahaya" ucap Amora,


saat ini Amora memakai baju zirah nya dengan tas berisi perlengkapan senjata di dalamnya dan Rambut nya yang ia ikat kuncir kuda ke atas agar rambutnya tidak menghalangi pandangan nya dan menganggu aktivitas nya nanti, begitu pun dengan Weiwei. Namun mereka memakai penutup wajah sampai bawah mata, seperti cadar namun dengan jenis dan bahan yang berbeda.

__ADS_1


"baiklah hati-hati! aku akan menyusul secepatnya" ucap Alex, mereka bertiga pun berpamitan menuju tempat tujuan masing-masing.


Amora dan Weiwei telah sampai di desa Xanthi dan Taxia, mereka berdua memasuki desa Xanthi terlebih dahulu dan melihat-lihat dan mencari beberapa hal yang bisa di jadikan petunjuk. Kemudian setelah di rasa cukup mereka mengambil beberapa Sempel alam yang akan Amora pelajari di kediaman nya, begitupun dengan desa Taxia.


Untuk Alex saat ini ia sedang dalam perjalanan ke desa tersebut bersama Putra Mahkota Deoland dan yang lainnya. Saat sampai dan bertemu dengan Putra Mahkota Deoland Alex pikir Putra Mahkota Deoland tidak akan mau bekerja sama dengan dia yang hanya orang asing dan pendatang baru. Namun setelah berdiskusi beberapa saat dengan Putra Mahkota Deoland sesuai yang di ucapkan Amora ternya Putra Mahkota Deoland menerimanya tanpa basa-basi dan memakan waktu lebih lama. Setelah sepakat mereka akhirnya pergi menuju desa itu tentu saja saat pengambilan keputusan Putra Mahkota Deoland juga sempat berdiskusi sebentar dengan tim nya.


Mereka semua melakukan perjalanan memakai kuda karena tidak ingin merasa kerepotan dan juga agar bisa berjalan dengan cepat. Sesampai nya di sana mereka bertepatan dengan Amora dan Weiwei yang baru saja selesai dengan sisi-sisi ke-dua desa tersebut.


Saat ini kedua wanita tersebut memakai penutup wajah sehingga sedikit susah di kenali namun karena Alex sudah mengenal dan tahu bahwa itu Amora dan Weiwei ia langsung memanggil mereka berdua untuk mendekat padanya.


"ya kami baru saja selesai, lalu apakah Putra Mahkota Deoland mau bekerja sama dengan kita?" tanya Amora yang kemudian menatap dalam Putra Mahkota Deoland yang membuat Putra Mahkota Deoland menyadari nya dan berbalik menatap Amora dengan dalam juga.

__ADS_1


"ya, Putra Mahkota perkenalkan ini kedua rekan saya yang bernama Amora dan yang di samping nya bernama Weiwei" ucap Alex memperkenalkan Amora dan Weiwei pada Putra Mahkota Deoland.


Putra Mahkota Deoland nampak terkejut dengan ucapan Alex yang memperkenalkan Amora dan Weiwei. Ia kemudian menelisik kembali Amora dari atas sampai bawah.


"nona Amora bisakah kita berdua berbicara sebentar?" tanya Putra Mahkota Deoland dimana membuat semuanya menatap aneh kepadanya dan bertanya-tanya kenapa Putra Mahkota Deoland ingin berbicara bersama Amora, dan sepenting apakah yang di bicarakan sehingga membuat nya ingin berbicara dengan Amora berdua saja. Bukankah mereka baru bertemu? lalu ada urusan apa memang, jika tentang penyelidikan Alex sudah menjelaskan nya selain itu mereka tak punya hubungan apapun.


"maaf tapi sepertinya lebih baik kita melakukan penyelidikan terlebih dahulu jika ada yang ingin Putra Mahkota Deoland bicarakan nanti malam kita akan bicarakan nya karena tidak baik menunda waktu lebih lama takutnya kita bekum selesai dengan penyelidikan dan hari sudah gelap" ucap Amora yang menunda ajakan Putra Mahkota Deoland untuk berbicara berdua, walaupun sebenarnya ia pun penasaran dengan Putra Mahkota Deoland karena melihatnya seperti tak asing baginya namun tujuan mereka sekarang bukan itu jadi Amora memutuskan untuk di tunda saja.


"baiklah tidak apa-apa kita langsung saja melakukan penyelidikan nya, lakukan penyelidikan sedetail mungkin karena aku tidak ingin ada yang terlewat" perintah Putra Mahkota Deoland dan di jawab anggukan oleh mereka semua.


Mereka masuk ke dalam kedua desa itu dengan membagi menjadi 2 kelompok, kelompok satu di pimpin oleh Putra Mahkota Deoland dan Amora kelompok dua dipimpin oleh Alex dan Weiwei.

__ADS_1


...****************...


_To Be Continued_


__ADS_2