
"aku? putrimu? bukankah kau bilang jika kita bertemu dan tidak ada orang luar yang melihat anggaplah kita hanya ORANG ASING!! jadi jangan berbicara aneh lebih baik aku pergi daripada buang-buang waktu ku yang berharga untuk bersama ORANG ASING!!" ucap Amora penuh penekanan terutama pada kata 'orang asing'
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
kaisar Wei terdiam mendengar kata-kata yang membuat hati nya meras seperti ditusuk ribuan belati panjang ia ingat kapan pernah berbicara seperti itu. sungguh saat ini ia benar-benar menyesal karena telah mengabaikan putri kecil nya yang seharusnya ia rawat dan jaga penuh kasih sayang. tapi semuanya terlambat! ia sadar selama ini telah menyakiti hati putri nya.
"tidak bisakah kau memberiku kesempatan untuk ku memperbaiki semuanya?" cicit kaisar Wei dengan pelan.
"tanyakan pada dirimu sendiri tentang hal ini!! seharusnya kau lebih tau akan hal ini jika kau merasakan nya!! saya pamit undur diri" ucap Amora kemudian pergi meninggalkan kaisar Wei yang termenung dengan tatapan kosong. dengan pikiran yang mengingat-ngingat apa yang telah ia lakukan pada putri mahkota Moralysya.
DIKEDIAMAN AMORA
setelah pergi dari ruang kerja kaisar Wei Amora langsung berdiam diri di kamar nya dan enggan untuk melakukan apapun lagi. hal itu membuat Weiwei kebingungan dan juga bingung harus melakukan apa. kerja? sudah tidak ada lagi yang bisa dikerjakan. di dalam hati yang paling dalam ia ingin sekali bertanya apa saja yang dilakukan Amora tadi, namun ia juga merasa takut membuat mood Amora buruk dan dia marah padanya. apalagi tadi setelah sampai ia langsung diam dengan posisi tengkurap di atas ranjang, membuktikan bahwa Amora tidak ingin di ganggu terlebih dahulu.
__ADS_1
"nona apa kau tidak berniat untuk ke markas lagi?" tanya Weiwei mencoba mengalihkan pikiran Amora.
"hari ini aku ingin terus begini sepanjang hari. jangan sampai ada yang mengganggu ku jika itu tidak terlalu penting!! jika sampai ada maka aku langsung memenggal kepala nya dan memberikan tubuh nya pada lion ku di markas!!" ucap Amora membuat Weiwei tidak bisa berbuat apa-apa lagi jadi dia hanya terus melihat Amora yang masih dengan posisi yang sama.
hari terus berlanjut bumi terus berputar pada poros nya di mana membuat waktu terus berjalan. di kekaisaran selatan tepat nya di kediaman yang Amora tempati sedang terjadi perseteruan antara pelayan dan majikan nya.
"ayolah nona kau harus makan terlebih dahulu ini sudah mau masuk waktu sore kau belum makan siang tadi pagi pun kau hanya sarapan sedikit. aku sudah memasak nya dengan sepenuh hati ku" ucap Weiwei yang terus berusaha membuat Amora bangun dan memakan makanan nya.
"apa tidak ada hal yang bisa kau lakukan? aku sedang tidak ada selera makan. kau makan saja sendiri, lagi pula tidak ada yang menyuruh mu untuk memasak makanan buat ku" ucap Amora lagi-lagi menolak permintaan Weiwei.
"baik baiklah aku menyerah aku akan makan tapi tidak ku habiskan" ucap Amora yang akhirnya menyerah karena ia tidak bisa menolak permintaan Weiwei.
"tidak apa-apa asalkan nona sudah makan" ucap Weiwei dengan senyum lebar dan dengan antusias ia pun langsung menyiapkan menu untuk makan siang Amora.
__ADS_1
"bagaimana dengan restoran? kalau sudah mengecek nya?" tanya Amora ia sudah tidak memikirkan hal-hal yang negatif dan mencoba untuk mengontrol emosi nya agar lebih stabil.
"sudah nona. restoran nya selaku ramai dan tak pernah sepi pengunjung karena harga nya yang pas dan makanan nya yang selalu enak. bahkan banyak pengunjung dari luar kekaisaran yang sempat makan di restoran nona" ucap Weiwei langsung memberikan laporan tentang restoran Amora.
"bagus kau terus cek dan berikan laporkan nya pada ku. tapi saat aku tidak ada kembalikan lagi ke restoran dan jangan menyerahkan dan memberitahukan kepada siapapun tentang ini" ucap Amora
"baik nona. lalu sekarang apa yang harus aku lakukan?" tanya Weiwei jujur ia tidak tau lagi harus melakukan apa setelah ini.
"kau pergi dan temu Alex dengan diam-diam. kau tunggu di dekat danau kediaman selir Riu dan beritahukan pada Alex agar ia saja yang datang padamu. karena dia lebih ahli bersembunyi daripada diri mu dan jangan sampai ketahuan" ucap Amora memberikan tugas. sebenar nya hari ini ia uang ingin mengambil laporan dari Alex secara langsung namun karena tidak ada mood jadi dia menyuruh Weiwei saja.
"baik nona. itu saja?" tanya Weiwei lagi
"jika kau ingin benar-benar ku berikan tugas maka aku akan kirimkan engkau ke markas untuk latihan dengan para anggota White Fox mau?" ucap Amora supaya Weiwei tidak bertanya lagi
__ADS_1
"ah tidak perlu, tidak perlu aku akan menjalankan tugas ini saja dan menjaga nona." ucap Weiwei menggeleng cepat karena ia pernah mencoba latihan di markas. yang mana latihan nya berat-berat membuat Weiwei sangat kelelahan dan tidak mau lagi untuk mencoba latihan di sana.