
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mereka semua nya pun berjalan beriringan menuju tempat makan malam, kali ini yang memasak makanan nya adalah Amora. Walaupun dia tadi sudah makan tapi rasa lapar nya muncul lagi akibat menangis tadi, dia harus bisa bangkit lagi dan semangat untuk menjalani hidup barunya. Tuhan sudah sangat baik masih memberikannya kesempatan hidup untuk kedua kalinya.
Semua makanan sudah siap di sajikan, di meja terdapat banyak makanan yang terlihat sangat enak dan lezat. Mata semua orang kecuali Amora terlihat seperti kelaparan saat melihat makanan-makanan ini. Mereka juga sedikit bingung dengan makanan ini karena terlihat asing bagi mereka. Tentu saja karena yang di masak semua nya adalah menu dari masa depan, tempat Amora tinggal sebelum nya.
"menu makanan apa ini? apa ini boleh di makan"
Amora yang mendengarnya tersenyum tipis "ini menu makanan dari tempat ku dulu, tentu saja ini bisa di makan" ucap Amora lalu duduk di kursi yang kosong di sana.
Mendengar ucapan Amora, mereka mulai mencicipi makanan tersebut dan saat makanan itu menyentuh lidah mereka mata mereka langsung melotot. Rasanya memang asing di lidah mereka namun perpaduan rasa yang ada dalam makanan itu terasa sangat enak. Mereka pun memakan makanan itu dengan sangat lahap. Amora yang melihat reaksi mereka hanya tersenyum dan menggeleng kan kepalanya, menurut Amora makanan ini adalah makanan yang sederhana dikarenakan bahan-bahan yang ada di masa ini bahan makanan tidak selengkap di tempatnya dulu, jadi ia memasak dengan bahan seadanya.
"kau sangat pintar memasak. Apa di tempat mu dulu kau juga suka memasak seperti ini?"
"sebenarnya tidak terlalu sering hanya saja di sana aku terbiasa hidup sendiri dan membuat ku harus bisa memasak untuk diriku sendiri" ucap Amora.
__ADS_1
"kenapa kau hidup sendiri?" tanya Kaisar Wei.
"bukan karena apa-apa hanya saja dulu aku sangat di manjakan dan di perhatikan oleh keluarga ku, namun terkadang perhatian keluarga ku sedikit berlebihan membuat ku merasa terkurung dalam rumah. Itulah sebabnya aku memilih untuk tinggal sendiri di sebuah apartemen milikku sendiri" ucap Amora dengan jujur, walau ia sedikit menyesal karena telah melakukan hal itu. Dan yang pasti telah membuat keluarga nya kecewa dengan pilihan nya itu.
"apakah saat pergi keluarga mu tahu?"
"ya, hanya saja mereka tidak tahu kunci untuk membuka pintu apartemen ku, jadi jika ada salah satu dari mereka datang berkunjung pasti menghubungi diri ku terlebih dahulu. Aku cukup menyesal karena lebih memilih pergi" ucap Amora dengan wajah sendu.
"aku yakin mereka bisa memahami mu. Sekarang waktu nya untuk kita semua pergi beristirahat, karena kalian semua pasti lelah karena hari ini" ucap Kaisar Wei dan di turuti oleh semua orang.
Mereka akhirnya tertidur lelap menyelami alam mimpi nya. Keesokan paginya, semua berjalan seperti biasanya tidak ada hal apapun namun hari ini dan seterusnya hubungan mereka semakin erat menjadi keluarga yang harmonis.
Kini mereka sedang bersantai di gazebo dekat danau yang indah dan menenangkan. Di sana ada Amora, Kaisar Wei, Putra Mahkota Marcellino, Pangeran Ian, dan Weiwei. Sebenarnya Weiwei tidak ingin bergabung bersama mereka karena merasa tak enak hati karena merasa dirinya yang hanya seorang pelayan tidak pantas untuk bersama mereka. Tapi Amora menahannya dan mengatakan bahwa sekarang mereka adalah keluarga, tidak ada alasan untuk keluarga merasa tidak enak ataupun tak nyaman berkumpul dengan keluarga nya sendiri.
"Amora" panggil Pangeran Ian.
__ADS_1
Amora pun menoleh dan menatap pangeran Ian lalu bertanya. "ada apa?"
"apa kau mempunyai seorang kekasih di sana? karena sepertinya kau tidak menyukai seseorang yang datang ingin melamarmu?" tanya pangeran Ian.
"ya, di sana aku punya. Tapi aku tidak tau apa yang sekarang sedang ia lakukan sekarang. Aku juga tidak tahu apa di sana dia sudah mempunyai pengganti ku atau belum" ucap Amora dengan kepala menengadah menatap ke arah langit yang cerah.
"aku yakin orang itu belum bisa mendapatkan pengganti mu. Karena ku lihat kau seperti wanita kuat, cerdas, dan mandiri. Walau sikap mu kadang dingin namun kau tetap mempedulikan orang yang ada di sekitar mu" ucap Putra Mahkota Marcellino yang ikut dalam perbincangan itu.
"Di sana banyak sekali wanita yang mungkin lebih cantik, kuat dan cerdas seperti ku. Tapi aku selalu berharap bahwa dia akan datang pada ku. Apa aku egois meminta hal itu?"
...****************...
_To Be Continued_
hai semuanya, hari ini aku mau ngasih tahu ke semua kalau kemungkinan aku gak bakal bisa update satu Minggu dari tanggal 28-33 karena aku bakal ada ujian akhir semester.
__ADS_1