Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
kelompok mafia White Fox


__ADS_3

"*baik tuan saya akan berusaha mencari tahu tentang identitas gadis tersebut. apa tuan menyukai gadis itu?" tanya ksatria itu dia heran bukan kah dia sudah memiliki kekasih


"entahlah aku pun tidak tahu tapi aku senang bila ada dia"


......................


sementara di sisi Amora*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"dari wajahnya dia itu kalau tidak salah cowok yang di jodohin putri moralysya tapi karena si putri di rumorkan jelek, gak punya keahlian apa apa jadi dia gak suka dan berencana untuk menolak perjodohan nya bahkan dia berselingkuh dengan saudara nya berarti dia juga termasuk lawan" gumam Amora


saat ini Amora sedang berjalan jalan sekitar hutan karena gabut dan bosan serta tidak ada yang mau di lakukan. setelah selesai mengamati keseluruhan yang ada di dalam hutan ia pun hendak pulang ke paviliun namun saat di tengah perjalanan Amora di serang oleh beberapa orang yang ia yakini bahwa orang orang tersebut adalah para penjahat atau perampok.


"berikan barang barang berharga milik anda!" ucap pemimpin para penjahat tersebut.


"kenapa aku harus memberikan nya kepada kalian?" ucap Amora dengan wajah datar nya.


"jika kau tidak memberikan nya kepada kami maka kau akan kami serang dan tidak akan selamat!" ancam pemimpin itu lagi.


"silahkan saja kalian serang jika kalian bisa!" ucap Amora dengan seringaian kecil yang terbit di bibirnya.


"banyak omong kosong mari kita SERANG!" teriak pemimpin tersebut dengan marah.


semua penjahat tersebut mulai mengayunkan pedang nya dan menyerang Amora namun semua serangan bisa Amora Hindari dengan santai karena menurut nya serangan tersebut hanyalah serangan kecil. karena sudah mulai bosan Amora mencoba untuk menyerang balik mereka dan


*SRAAk...


...TAK......


DUGH*...


...AAGH......


bunyi tulang tulang patah dan teriakan para penjahat yang di patahkan langsung oleh Amora dengan satu serangan.


"kalian sungguh payah, kalian bilang akan menyerang lalu sekarang apa? kalian malah tertidur, sungguh membosankan" ucap Amora dengan santai padahal ia menyerang mereka bersamaan dan dengan waktu yang singkat


"ampun ..... ampuni kami nona. kami minta maaf telah menyerang. jangan bunuh kami nona" ucap pemimpin dan di angguki oleh semua penjahat itu ketika mereka melihat Amora mengambil dan mengacungkan pedang salah satu penjahat yang ia kalahkan.

__ADS_1


"hmm.... baiklah aku akan mengampuni kalian semua tapi ada syarat nya!" ucap Amora


"apa syarat nya nona kami akan melakukan apapun yang nona ingin kan" ucap pemimpin itu lagi.


"aku berniat untuk membuat kelompok mafia yang bernama White Fox yang akan di kenal banyak orang. tapi kita hanya akan menyerang dan menghukum siapa pun yang berbuat jahat dan menolong orang yang baik kalian akan aku latih bagaimana beberapa hari untuk meningkatkan kemampuan kalian sehingga kalian mampu untuk melindungi rakyat kekaisaran dan satu lagi ! kalian akan memanggil ku dengan sebutan Queen!" ucap Amora panjang lebar.


"baik Queen kami akan melakukan nya" ucap mereka semua serentak


"oh iya... siapa yang pemimpin di antara kalian semua" ucap Amora


"saya Queen" ucap pemimpin yang tadi maju


"baik kau akan menjadi ketua di dalam kelompok mafia White Fox untuk mengawasi mereka semua agar tidak melakukan kesalahan!" perintah Amora


"baik Queen" ucap pemimpin tersebut


"siapa nama mu?" tanya Amora


"Alex Queen" ucap Alex


"baik Alex karena sekarang hari sudah mulai gelap aku tidak akan lama apa kau punya sebuah alat untuk dapat langsung memanggil kalian kehadapan ku"


"ada sebentar!" ucap Alex sambil mengambil sesuatu di dalam kantung yang ia bawa


"baik terimakasih kalian semua pulang lah besok aku akan memanggil kalian semua untuk memulai latihan besok pagi " ucap Amora


"baik Queen tapi jika tidak keberatan apa bisa Queen membuka cadar dan mengenalkan nama?" tanya Alex sedari tadi dia penasaran dengan sosok gadis di hadapan nya yang dapat begitu mudah mengalahkan mereka semua. setelah mendengar ucapan Alex Amora pun perlahan membuka cadar nya dan berkata...


"aku putri Moralysya! putri mahkota Lea Moralysya" ucap Amora


mendengar perkataan Amora sontak semua yang ada di sana terkejut membelalakkan mata nya karena menurut rumor yang mereka dengar putri Moralysya terkenal buruk rupa dan tidak berbakat


"yah kalian mungkin tidak akan percaya tapi ini lah aku jadi jangan beri tahu siapa pun tentang ku. aku akan kembali kekediaman ku kalian kembali lah besok aku akan memanggil kalian untuk berlatih jadi semangat untuk esok hari" ucap Amora sambil menutup kembali wajah nya dengan cadar nya.


"mau saya antar Queen" ucap Alex setelah tersadar dari rasa terkejut nya


"tidak perlu aku bisa sendiri" ucap Amora dan berlalu pergi meninggalkan hutan tersebut


sebelum menuju kekediaman ia membeli beberapa pakaian untuk di pakai nya sehari hari dan beberapa pakaian yang untuk pesta atau acara formal lain nya

__ADS_1


...----------------...


di paviliun tempat Amora


Amora baru saja tiba di paviliun nya, walau terlihat tidak terlalu mewah dan jarang di kunjungi namun sedikit nyaman untuk di tempati berdua atau sendiri


"Weiwei..... Weiwei kau dimana?" panggil Amora


"saya di sini nona. nona sudah pulang?" tanya Weiwei yang baru saja datang di hadapan Amora


"yah kau lihat aku sendiri berarti aku sudah datang Weiwei ku sayang" ucap Amora


"hehheh iya nona" ucap Weiwei sambil cengengesan


"baik tolong siapkan air untukku mandi!" perintah Amora


"baik nona tunggu sebentar" ucap Weiwei


beberapa saat kemudian Weiwei datang kembali


"air sudah di siapkan nona" ucap Weiwei lagi


"baik kau kau tunggu disini ada sesuatu yang ingin aku tanyakan!" perintah Amora


"baik nona" ucap Weiwei sambil membungkuk sedikit


a few minutes later (beberapa menit kemudian)


Amora keluar dengan tampilan yang sangat cantik walau dia tidak memakai polesan atau make up apapun namun itu membuat siapapun melihat nya akan terpana akan kecantikan yang Amora miliki



"nona anda sangat cantik bagaimana bisa anda berubah hanya dalam beberapa Minggu" ucap Weiwei dengan tatapan memuja melihat majikannya keluar tanpa cadar yang biasa nya ia pakai


"itu rahasia tapi terimakasih atas pujian nya" ucap Amora dengan sedikit tersenyum


"oh ya tadi nona bilang ada yang ingin di tanyakan apa yang ingin nona tanyakan?" tanya Weiwei


" apa saat aku keluar tadi ada seseorang yang datang kemari?" tanya balik Amora

__ADS_1


"tadi ada...


...****************...


__ADS_2