Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
episode 75


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sekitar pukul 2.00 siang penyelidikan pun selesai semua dari desa Xanthi dan Taxia semuanya telah mendapat beberapa petunjuk namun belum seluruhnya, tapi bagi mereka itu semua sudah cukup dan tinggal mengantisipasi untuk besok malam nya. Weiwei dan Alex sudah pergi duluan, mereka bilang mereka akan pergi ke suatu tempat dulu berdua, para ksatria dan prajurit istana juga sudah kembali ke istana, kini yang tersisa hanya tinggal Amora dan Putra Mahkota Deoland.


Mereka berdua akan melanjutkan pembicaraan mereka yang kemarin malam terpotong karena Amora pergi lebih dulu karena waktu nya sudah malam.


"kau benar-benar ingin tahu maksud ku yang semalam bukan?" tanya Amora pada Putra Mahkota Deoland dan di jawab anggukan oleh nya.


"ikut aku!" ucap Amora kemudian menarik salah satu tangan Putra Mahkota Deoland dan menuntun nya ke suatu tempat yang hanya di ketahui oleh nya saja.


Mereka memasuki semak-semak dan juga pepohonan tinggi kemudian Amora berhenti di beberapa tumpukan dedaunan yang gugur membuat Putra Mahkota Deoland bertanya-tanya dalam benaknya namun ia akan tetap mengikuti Amora.


Amora berjongkok lalu mengambil kunci dari saku nya dan memasukan nya di antara dedaunan itu, ternyata di sana ada sebuah jalan yang menuju ruang bawah tanah, Amora pun masuk dengan tetap menuntun Putra Mahkota Deoland. Di bawah sini banyak alat-alat elektronik yang canggih dengan sumber energinya dari air dan sinar matahari yang membuat Putra Mahkota Deoland sedikit terkejut melihat benda-benda ini.


"duduklah" ucap Amora menyuruh nya untuk duduk di kursi berhadapan dengan Amora.


"aku yakin kau sudah tidak asing dengan benda-benda ini"

__ADS_1


"ya, benda-benda ini sangat banyak di tempat ku"


"sebelum aku menjawab semua pertanyaan mu, bolehkah aku menanyakan satu hal dulu pada mu?" tanya Amora


"apa?"


"bisa kau ceritakan secara garis besar nya saja tentang kisah hidup mu di sana" ucap Amora


"untuk apa?"


"agar aku bisa mengenal mu dan tahu jawaban apa yang ku berikan pada mu" ucap Amora dan Putra Mahkota Deoland mengangguk ia rasa tidak masalah.


"cara bicara dan tatapan mu pertama kali bahkan sama dengan tatapan nya saat pertama kali bertemu dengan ku. Namun saat aku bertemu dengannya dengan maksud memberikan hadiah ulangtahun untuk nya aku tidak menyangka jika itu adalah pertemuan terakhir ku dengannya. Huft... aku sangat hancur saat mendapatkan kabar tentang nya. aku merasa sangat..."


"cukup! tidak usah di ceritakan jika kau memang tidak sanggup, aku mengerti bagaimana kelanjutan nya dan terimakasih sudah mau menceritakan itu" ucap Amora memberhentikan ucapan Putra Mahkota Deoland atau bisa di sebut Deon yang bercerita panjang tentang hidup nya di tempat tinggal nya dulu sebelum memasuki tubuh Putra Mahkota Deoland.


"tidak usah bersedih lagi, kau seperti nya sangat menyayangi gadis itu. Tapi apa kau sudah mengenal kekasih mu itu?" tanya Amora lagi.

__ADS_1


"apa maksud mu? tentu saja, dia adalah gadis baik walau terkadang ia sedikit liar namun dia tetap seorang gadis baik" ucap Deon atau Putra Mahkota Deoland (Putra Mahkota Deoland sekarang di panggil Deon aja biar lebih simple) merasa sedikit kesal karena ucapan Amora seakan-akan dirinya tidak tahu apapun tentang kekasihnya itu.


Amora membuka penutup wajah nya dan memperlihatkan wajah mulus dan bersih nya yang sangat cantik.


"kau ternyata tdiak berubah yah Deon, tetap menjadi serigala kesayangan ku" ucap Amora sambil tersenyum manis membuat Deon terkejut dengan ucapan Amora ini dia bahkan hampir jatuh dari tempat nya.


"a... apa maksud mu?"


"Amora Velmord Berliana seorang putri satu-satunya dari keluarga Berliana, kekasih dari Deon Kendrick Allansky berumur 21 tahun dan pemilik restoran Vellan. Gadis yang suka sekali membuat ulah namun dengan wajah datar dan liar terhadap lingkungan nya dan juga bekerja sebagai desainer ternama di tempat nya. Benar bukan?" tanya Amora masih dengan senyum manisnya entah mengapa membuat Deon sedikit salah tingkah


"kau tahu semuanya dari mana? siapa kau sebenarnya?"


"gadis yang selama ini kau cari, lihat!" ucap Amora lalu mengeluarkan kalungnya dan menyatukannya dengan kalung yang di pakai di leher Deon membuat pemiliknya tersentak.


"kau...?"


...****************...

__ADS_1


_To Be Continued_


__ADS_2