Pembalasan Mafia Dari Masa Depan

Pembalasan Mafia Dari Masa Depan
nyawa di balas nyawa


__ADS_3

"hanya itu saja kan? berarti sekarang aku boleh makan aku sangat lapar karena belum sempat makan siang" ucap Amora


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"yah silahkan makan" ucap kaisar mempersilahkan untuk mereka semua mulai makan malam.


SKIP


setelah semua nya selesai makan malam tiba-tiba pangeran Ian bertanya kepada Amora.


"putri apakah kau benar benar tidak menginginkan pertunangan ini bukankah dulu kau sangat menyukai nya?" tanya pangeran Ian penasaran dan di angguki oleh semua nya


"aku? menyukai nya? itu dulu lagi pula jika aku memaksa untuk bertunangan dengan nya kekasih putra mahkota Chris akan mencoba membunuh ku lagi" ucap Amora dengan sedikit melirik ke arah putri Raina


"apakah benar bahwa putra mahkota Chris mempunyai kekasih? dan mengapa ia mencoba membunuh mu?" kali ini yang bertanya bukan pangeran Ian melainkan putra mahkota Marchelino


"yah awal nya aku tidak tau siapa kekasih nya


setelah aku tau itu siapa aku jadi tau kenapa ia berniat membunuh ku. dia sangat iri akan hidup ku yang begitu indah sehingga ia mencoba menjatuhkan ku bahkan menghasut orang orang terdekat ku agar menjauhi ku dan mengabaikan ku" ucap Amora yang lebih tepat nya menyindir putri Raina


Braak


"APA MAKSUD MU DENGAN MENGATAKAN BAHWA AKU IRI TERHADAP MU ?!" teriak putri Raina sambil menggebrak meja yang sudah kehabisan kesabaran karena diri nya terus saja di hina oleh Amora.

__ADS_1


dan itu membuat semua orang yang berada di dalam ruangan menoleh dalam hati Amora tertawa karena dapat mudah untuk membuat Putri Raina emosi.


"Riana di mana sopan santun mu kita di sini sedang berbincang bincang mengenai kekasih nya putra mahkota Chris kenapa kau seperti tidak senang akan hal itu. karena kau bersikap tidak sopan maka kau kuberi hukuman menyalin buku tentang sopan santun sebanyak lima kali!" ucap kaisar yang tidak suka dengan sikap putri Raina yang kurang sopan menggebrak meja dan berteriak padahal diri nya adalah seorang kaisar


"ma-maaf a- ayahanda aku tidak sengaja a-aku tidak bermaksud untuk bersikap lancang" ucap putri Raina dengan menunduk ketakutan


"adik kenapa kau teriak dan tidak senang seperti itu ketika aku membicarakan tentang kekasih putra mahkota Chris dan berkata bahwa aku mengatakan kau iri terhadap ku" ucap Amora dan kemudian berpura-pura terkejut "apa kau juga termasuk kekasih nya putra mahkota Chris yang IRI terhadap ku" ucap Amora lagi dengan menekan kan kata IRI


"a-apa ma-maksud kakak a-aku bukan kekasih nya tapi jika benar putra mahkota Chris mempunyai kekasih bukankah seharus nya kakak tidak membicarakan tentang nya takut nya putra mahkota mendengar kan nya dan akan marah pada mu" elak putri Raina dengan sedikit terbata-bata


"oh ya? aku kira kau termasuk kekasih nya. lagi pula putra mahkota Chris tidak ada di sini dan jika dia marah terhadap ku aku tidak masalah" ucap Amora acuh tak acuh "ini sudah larut aku ingin istirahat terlebih dahulu aku sangat lelah hari ini" ucap Amora


"baiklah kau boleh istirahat kalian semua juga kembali lah kekediaman masing masing!" perintah kaisar


setelah mengatakan itu kaisar pun keluar terlebih dahulu dan meninggalkan ruangan tersebut dan di susul oleh putra mahkota Marchelino dan pangeran Ian dan tersisa lah selir Riu, putri Raina dan Amora. Amora berniat untuk kembali kekediaman nya dan saat melewati selir Riu dan putri Raina ia berkata


sedangkan untuk kedua nya mereka terdiam untuk beberapa saat setelah kepergian Amora


"ibu apa maksudnya? apakah nanti ia akan membongkar semua nya dan menghabisi kita berdua?" tanya putri Raina sedikit cemas jika nanti nya ucapan Amora benar


"heh, kau tenang saja ia tidak akan bisa berbuat apa-apa dia hanya berbicara omong kosong dan membuat kita takut jika dia memberi tau kaisar dia tidak punya apa-apa untuk dijadikan bukti. seminggu lagi ulang tahun kaisar sebaik nya kau siap kan dirimu akan hal itu" ucap selir Riu yang merasa bahwa Amora hanya berbicara omong kosong saja walaupun ada sedikit keraguan di dalam hati nya namun ia mencoba untuk meyakinkan semua bahwa tidak perlu takut akan ancaman Amora


"baik aku akan kembali kekediaman bu" ucap putri Riana

__ADS_1


"hmm, kembali lah" jawab selir Riu


...----------------...


Di kediaman Amora


"nona bagaimana makan malam di sana pasti sangat menyenangkan akhirnya nona bisa makan bersama lagi ayah dan kakak kakak nona" ucap Weiwei dengan antusias karena ini hal langka untuk nona nya terakhir nona nya ini makan malam dua tahun yang lalu itu pun karena ada urusan


huft Amora membuang nafas kasar


"makan malam tersebut sangat membosankan dan penuh drama aku lebih menyukai makan bersama mu dengan masakan yang kita buat sendiri" ucap Amora sambil merebahkan diri nya di atas ranjang untuk saat ini ia merasa sangat lelah mungkin karena terlalu memikirkan bagaimana cara nya untuk membalas kan dendam membuat ia kekurangan istirahat untuk sekarang ia harus beristirahat untuk melewati hari esok


"kenapa nona bilang begitu bukankah nona dari dulu sangat ingin makan malam bersama dengan yang mulia kaisar, putra mahkota dan pangeran kedua" ucap Weiwei dengan ekspresi kebingungan dulu ketika nona nya di ajak makan malam ia selalu semangat dan ceria


"yah itu dulu, dulu aku sangat lemah dan terlalu mudah di bodohi tapi sekarang aku berbeda kau tidak perlu khawatir kan diri ku dan jika ada yang mengganggu mu katakan saja padaku jangan menutupi apa pun dari ku" ucap Amora dengan memejamkan mata nya karena mulai merasa kantuk


"baik nona akan aku lakukan apa pun perintah nona" ucap Weiwei


"yah sekarang kau kembali lah ini sudah larut dan kau harus istirahat untuk menghadapi hari esok" ucap Amora yang masih dengan mata tertutup


"baik nona Weiwei pamit dulu untuk beristirahat" ucap Weiwei


"hmm silahkan" balas Amora

__ADS_1


setelah selesai bercakap Amora pun mulai tertidur dan memasuki alam mimpi nya. rencana nya besok ia akan membuat markas untuk kelompok mafia White Fox agar kelompok mafia nya itu tempat untuk tinggal agar tidak ada yang mendapat kan data tentang kelompok mafia nya termasuk keluarga pasukan dan keluarga nya bahkan orang orang kerajaan pun tidak punya hak untuk mencampuri kelompok mafia White Fox hanya diri nya sendiri ketua nya yang punya hak atas kelompok mafia White Fox


...****************...


__ADS_2