
"kalau untuk hari ini tidak ada namun besok istana akan kedatangan keluarga kekaisaran barat. kata nya untuk membicarakan tentang pertunangan antara putri Raina dengan putra mahkota Chris.
"ouh begitu pantas para pelayan sekarang sedang sibuk. apa kau juga sibuk kakak?" tanya Amora.
"yah sebenarnya aku juga di tugaskan untuk membantu namun jika adik membutuhkan sesuatu aku pasti akan langsung menghampiri adik" ucap Weiwei
"baiklah lanjutkan pekerjaan mu akan aku panggil lagi nanti"
"baiklah
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
semua orang yang ada di istana tengah di sibukkan untuk persiapan kedatangan anggota kekaisaran barat untuk membicarakan tentang hubungan putra mahkota Chris dan putri Raina. termasuk putri Raina sendiri yang sedang berdandan untuk dapat menarik perhatian putra mahkota Chris supaya dia dapat terus menjerat hati putra mahkota Chris di pelukan nya. beda dengan seorang gadis yang tengah menikmati mimpi nya di atas kasur. meski hari sudah sore tapi gadis itu tetap nyenyak tidur, pagi-pagi sekali ia bangun dan ke markas White Fox karena ada nya penyerangan di sana sehingga ia juga turut membantu.
tadi nya Amora berniat untuk istirahat di markas nya saja namun ia yakin Weiwei pasti mencarinya karena tidak sempat memberitahu tentang apa yang terjadi pagi ini.
"adik .... adik bangun" Weiwei mencoba membangun kan putri tidur yang seperti nya tidak terganggu dengan kehadiran nya.
__ADS_1
"adik apa kau tidak bersiap-siap untuk nanti malam?" ucap Weiwei
"memang nya ada acara apa nanti malam?" tanya Amora ia seakan lupa bahwa malam ini akan di adakan pertemuan dengan anggota kekaisaran barat.
"kemarin aku sudah bilang nanti malam akan di adakan pertemuan dengan anggota kekaisaran barat untuk membicarakan hubungan antara putri Raina dan putra mahkota Chris" jawab Weiwei memberikan penjelasan ulang pada adik angkat nya ini.
"oh .. hanya itu saja? untuk apa aku bersiap-siap memang nya aku di undang ke sana?" tanya Amora ia sangat malas menghadiri acara yang kurang penting menurut nya.
"ya tadi pagi ada surat dari kaisar Wei kalau kau harus ikut juga dalam pertemuan kali ini. karena anggota kekaisaran barat meminta untuk kau juga hadir di pertemuan tersebut" jelas Weiwei ia menyampaikan pesan dari pengawal yang membawakan surat tadi kepada Amora.
"hmm, ayolah apa tidak bisa jika aku di sini saja aku sangat malas menghadiri acara itu" ucap Amora lalu menaikan selimut nya sampai menutupi tubuh Amora dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"kakak tidak bisa kah kau membantuku dengan berbicara kepada kaisar Wei bahwa aku sedang sibuk" ucap Amora meminta permohonan pada Weiwei.
"tidak bisa! sudah jangan merengek terus kau harus terlihat menarik di acara itu" ucap Weiwei
"baiklah ... baiklah" akhirnya Amora mengalah dan menuruti keinginan Weiwei untuk menghadiri acara pertemuan yang menurut nya tidak penting dan membosankan.
__ADS_1
setelah perdebatan kecil itu Amora pun sudah siap dengan pakaian yang sederhana namun sangat elegan berwarna biru laut yang sangat pas di tubuh nya membuat ia sangat cantik dan di tambah dengan hiasan kepala yang warna nya sama dengan pakaian tersebut.
"kakak tidak usah berdandan seperti ini saja lagi pula hanya pertemuan bukan pernikahan" ucap Amora ia lebih suka seperti ini karena tidak suka berdandan di kehidupan nya yang lalu ataupun sekarang.
"tapi bukankah adik lebih cantik jika di tambah polesan sedikit saja" ucap Weiwei mencoba membujuk Amora.
"tidak! kau lebih suka wajah ku natural dan fresh seperti ini. jika aku berdandan aku tidak usah datang ke acara tersebut" ucap Amora memberikan ancaman kecil kepada Weiwei.
"baiklah tidak apa-apa kau memang begini saja sudah cantik. apa kau yakin begini saja tak ada hiasan lain?" tanya Weiwei
"tidak ini sudah pas terlalu banyak hiasan sangat merepotkan" ucap Amora.
mereka sangat suka berdebat dengan hal-hal kecil dan sepele. namun mereka tetap saling menyayangi satu sama lain setiap hari hubungan mereka semakin dekat persis seperti kakak dan adik sungguhan. tidak seperti pertama kali yang sangat kaku. setiap hari apapun yang mereka lakukan selalu bersama. kecuali saat Amora sedang mengerjakan sesuatu atau ke markas mereka berpisah.
kemudian setelah berdebat untuk kesekian kali nya mereka pun sudah siap dengan Weiwei yang nampak antusias sedang kan Amora sangat malas. Amora sendiri bingung kenapa Weiwei begitu bersemangat padahal ia yang harus menghadiri acara tersebut. namun Amora tak ambil pusing ia pun melangkah dan sampai di depan pintu aula tempat pertemuan. saat masuk dan mendorong pintu semua orang terpesona dengan Amora yang sangat-sangat cantik.
__ADS_1
_To Be Continued_
...****************...