
"Res, tunggu. Hei, tunggu." Boy mengejar Resti yang berlalu masuk kedalam kantor.
Dia masuk dan menutup pintu dengan kasar, namun ditahan oleh kaki milik Boy. "Tunggu dulu, kenapa marah?. Kamu cemburu!!"
Resti bersedekap dada dan menatap sinis Boy "Aku,,,, cemburu. Buat apa?, kita ini bukan siapa-siapa."
"Kalau begitu kenapa kamu tiba-tiba pergi." Boy berjalan mendekati Resti.
"Aku capek mau istirahat." Resti menjatuhkan diri ke sofa.
"Ya udah kamu istirahat, lagian siapa suruh kamu capek-capek heh!!" Boy duduk disebelah Resti.
"Awas ih, jangan dekat-dekat. Aku gerah tau gak?" Resti mendorong tubuh Boy.
Boy memicingkan matanya "Gerah!!, kamu gak salah. Acnya on loh ini. Apa kamu gerah karena deket sama aku ya."
"Apa sih gak jelas banget."
"Mau aku ambilkan minum?" tawar Boy lembut.
"Gak usah." tolak Resti ketus sambil memalingkan wajahnya.
Boy tersenyum tipis melihat raut wajah kecemburuan yang ditampilkan Resti walaupun dia mengelak tapi tetap saja dapat terlihat oleh Boy.
"Res." panggil Boy, namun tidak diindahkan oleh Resti.
"Resti." panggilnya manja.
"Sayang." Boy berbisik di telinga Resti.
Resti menoleh dan menatap tajam Boy "Apa sih?"
__ADS_1
"Kamu jangan salah paham dulu."
"Salah paham!!, ngapain aku mesti salah paham."
"Aku akan jelasin semuanya ke kamu." ucap Boy lembut.
"Jelasin apa?, aku gak perlu penjelasan apapun. Aku cuma mau kakak pergi, aku capek mau istirahat." usir Resti.
Boy bergeming tak menghiraukan ucapan Resti "Aku tau kamu pasti mikir aku yang macem-macem, sekarang aku mau kamu dengerin apa yang mau aku omongin ya." Boy menghela nafas sesaat "Jujur, dulu aku sering kesini untuk menemani Rena saat dia hamil dulu. Aku akui aku emang suka dan tertarik sama kakak kamu, tapi itu dulu, dan juga. Aku membantu dia karena rasa kasian sebagai teman sewaktu Roby masih di Amerika.
Kamu tau, Rena menanggung semua bebannya seorang diri. Dia bahkan rela pergi merantau ke daerah yang asing baginya hanya agar kamu dan ibu kamu tidak mengetahui apa yang terjadi sama dia. Itu kenapa aku mau membantu dia dengan berpura-pura menjadi suaminya.
Rena itu wanita yang tegar, mandiri dan pantang menyerah. Dia banyak berkorban untuk Roby saat itu."jelas Boy.
Resti menoleh sesaat dan tersenyum sinis "Ya lalu, apa maksud kak Boy ngomong gini sama aku. Aku terima kasih atas kebaikan kak Boy pada teteh, jadi sekarang sudah gak ada yang perlu di omongin lagi kan."
"Masih ada."
"Semua itu adalah masa lalu, dan sekarang aku sudah berpindah ke lain hati pada wanita polos, cerewet nan jutek. Aku benar-benar kacau belakangan 6, karena teringat wanita itu. Dan wanita itu adalah kamu."
"Heh!!, bulshit."
"Kamu gak percaya sama aku?, apa yang harus aku lakukan biar kamu percaya kalau aku serius sama kamu."
"Kakak gak perlu lakuin apapun, dari sikap kakak aja aku udah tau kalau kakak itu masih punya perasaan sama teteh. Dan aku gak mau jadi pelampiasan kamu."
"Pelampiasan!!, kenapa kamu bisa mikir kaya gitu."
"Kalau bukan pelampiasan, apa namanya?. Setelah kamu tau kalau aku adalah adik dari wanita masa lalu kamu, kamu langsung pergi begitu aja. Tanpa kabar, tanpa pamit dan berita. Kamu kecewa kan, setelah tau yang sebenarnya."
Boy tersenyum "Oh jadi ceritanya kemarin kamu kangen cariin aku ya."
__ADS_1
"Aku gak butuh laki-laki plin plan kaya kamu, aku cuma gak habis pikir kalau ternyata kamu itu pengecut."
Boy menghela nafas panjang, dia tak menjawab ucapan Resti dan mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang lewat panggilan video.
"Hai mom."
"Hai son." jawab ibunya Boy.
"Aku mau memperkenalkan wanita yang kemarin aku ceritakan pada kalian." ucap Boy seraya melirik Resti yang menatap Boy dengan raut wajah bingung.
"Oh ya, mana dia." tanya sang ibu antusias.
Boy mengarahkan kameranya pada Resti, dan mau tidak mau dia berbicara dan mengobrol dengan kedua orang tua Boy.
Setelah puas berbicara, panggilan telepon terputus dan Resti menyerahkan kembali ponsel milik Boy.
"Sekarang kamu udah percaya belum?"
Resti bergeming dan akhirnya Boy menjelaskan apa yang terjadi selama sebulan kemarin.
"Res, i Will always for you honey."
...----------------...
...----------------...
Hari ini dikit dulu ya, yang penting update rutin.
Jangan lupa votenya dan likenya ya.
Next
__ADS_1
👏👏👏