
"Kau, sudah mengerti?" Nicko yang mengajarkan beberapa hal tentang tata cara menjadi asisten pribadi seseorang Lion light Kato.
Lolly hanya mengangguk paham dan tersenyum manis yang memamerkan deretan gigi putihnya, namun ada yang membuat Nicko terpukau di balik senyum gadis itu, yaitu kedua pipinya terdapat lubang dan gigi ginseng yang membuat gadis itu terlihat manis nan imut.
"OH Tuhan, kau akan membuatku diabetes setiap harinya nona, β"
"Lolly white," sela Lolly yang tersipu.
"Nama yang imut, seperti bentuk wujudnya," Seloroh Nicko yang masih menatap Lolly tanpa berpaling.
Gadis yang berada di hadapan Nicko hanya bisa tertunduk, menyembunyikan wajahnya meronanya.
"Astaga, kau terlihat makin menggemaskan!" Seru Nicko dengan suara gemes dan kedua tangannya menggantung di depan wajah Lolly.
Ingin rasanya, Nicko meraup wajah menggemaskan Lolly yang kemerah-merahan itu.
"Maukah, kau menjadi kekasihku?" Seloroh Nicko dengan wajah mendamba.
Lolly melebarkan kelopak matanya dan berkedip-kedip lucu dengan mulut terbuka menyerupai huruf O.
"A-apa?! Cicit Lolly.
"Kau, sudah berhasil memalingkan duniaku, nona manis. Membuat hatiku bersorak-sorai dengan iringan bunga-bunga dan kupu-kupu," sambung Nicko dengan wajah konyolnya.
__ADS_1
"Maukah, kau menjadi kembang indah di dalam kebun hatiku?" Nicko meraih vas bunga yang ada di atas meja dan berlutut dibawah kaki Lolly.
Terang saja gadis imut itu semakin bingung dengan ekspresi yang membuat Nicko semakin menggila.
"OH, Lolly pop, cinikini. love, love, love, permen hatiku. Terimalah aku sebagai perasa mu, untuk menikmati kemanisan Lolly love di hati mu." Nicko terus mencoba mengeluar seluruh kata-kata ajaibnya, yang mampu membuat para kaum hawa terharu.
Namun tidak dengan gadis lugu seperti Lolly yang hanya tercengang dengan raut wajah bingung.
"Astaga, ternyata kau masih Lolly kids." Nicko bangkit dengan wajah tersirat kekalahan.
"Tutup mulutmu!"
"Hap"
Lolly pun segera menutup mulutnya saat tangan Nicko mengisyaratkan menutup mulutnya.
Pria itu lantas melanjutkan, mengajari Lolly beberapa hal yang sangat penting, untuk menjadi asisten pribadi Lion.
Tidak mudah untuk menjadi asisten pribadi Lion, karena pria itu sangat anti kepada wanita. Selain beberapa wanita yaitu, keempat saudara kembarnya, mommy dan teman wanitanya.
Lolly terlihat serius menyimak segala yang diajarkan Nicko. ia pun mencatat poin-poin yang dianggap penting.
Gadis itu juga terlihat memperagakan hal-hal yang diajarkan Nicko, seperti, cara menyapa, Lion, meletakkan berkas dan juga cara bersikap profesional di hadapan pemimpin perusahaan agensi light Hugo itu.
__ADS_1
"Kat! Sentak Nicko, ketika melihat cara Lolly meletakkan sebuah cangkir di depannya.
"Ingat, Lolly love. Kau, harus menegakkan wajahmu dan perlihatkan senyuman mu," ujar Nicko, sembari menirukan cara bersikap profesional di depan Lion.
"Jangan gugup, jangan kaku, dan jangan cemas, karena β kau akan selalu berada di hatiku," goda Nicko di akhir kalimatnya.
Membuat Lolly, lagi-lagi merona dan tersipu malu.
Nicko meletakkan dagunya di telapak tangannya yang bertumpuk di meja dengan menatap wajah imut Lolly.
"Bolehkah, aku memanggilmu, sweety?" Ujarnya dengan senyum tampan mengembang di sudut bibirnya.
"Sweety?! Lolly membeo.
"Hm! Karena, namamu terlalu manis untuk diucapkan. Aku takut, mulutku akan terus-menerus mengeluarkan kembang gula." Monolog Nicko dengan nada bagaikan penyair handal.
"Apakah? Saripati murni kedua orangtuamu bercampur madu dan sedikit perasan air tebu? Sehingga, melahirkan makhluk terlampau manis sepertimu?" Ungkap Nicko asal.
Lagi, Lolly hanya bisa berkedip-kedip lucu mendengar ungkapan Nicko.
"Anda sehat, tuan?" Tanya Lolly lugu.
"Hm! Gumam Nicko dengan ekspresi kesedihan.
__ADS_1
"Mulai sekarang, aku menjadi penderita diabetes akut, karena terlalu banyak memandang wajah, manis mu."
"Oh, Lolly love, obati hatiku dengan, love, love mu."