Perfect Husband 2

Perfect Husband 2
Episode 20


__ADS_3

“Semenjak bos tertangkap Dewa


kembali pada istrinya, aku jadi tidak bisa bertemu dengannya. Padahal sedikit


lagi aku bisa mendapatkan dia. Rey, bagaimana hasil penelusuranmu? Apa kamu


sudah menemukan tempat tinggal mereka di mana?” Rose sedang galau karena ia


tidak bisa bertemu dengan Dewa alias Andra dan dia menyuruh bawahannya untuk


mencari informasi tentang keberadaan lelaki yang telah membuatnya jatuh cinta


itu.


“Sudah, Rose. Tapi penjagaannya


sangat ketat. Ada banyak sekali pengawal profesional yang mereka sewa untuk


mengamankan rumah mereka. Akses masuk ke  sana pun sangat ketat. Sepertinya istri Dewa sangat trauma dengan


kejadian yang menimpa suaminya, kita hanya bisa berbuat sesuatu saat mereka


berada di luar rumah. Karena saat mereka keluar rumah, tidak mungkin akan


membawa seluruh pengawalnya,” ungkap lelaki yang di panggil Rey oleh Rose. Ia sudah


sempat menyelidiki di mana Andra dan Sila, tapi tidak berani berulah karena


rumah Sila yang di jaga ketat oleh beberapa polisi dan juga pengawal.


“Rey, aku mau merebut Dewa


kembali. Aku yakin ingatannya pasti belum kembali, karena pengaruh obat dosis


tinggi yang selalu di minumnya. Aku mau dia menjadi suamiku, aku sudah


terlanjur jatuh cinta padanya. Apakah kamu bisa memberiku ide, bagaimana


caranya bisa menguasainya lagi?” Rose memainkan pistol baru hadiah dari seorang


sahabatnya.


“Bagaimana kalau kita menghubungi


kakeknya? Bukankah kakek tua itu yang sebenarnya menjadi otak penculikan ini? Aku


kagum sekali pada bos yang bisa sesetia itu pada kakek tua bangka itu, dia


bahkan rela di penjara agar si tua itu tetap bisa bernafas dengan bebas,”  Rey tersenyum menghina. Ia menilai kakak Sesilia itu terlalu bodoh karena mau melindungi Kakek Andra.


“Bodoh! Kakek tua itu sudah


pernah bilang, jangan pernah libatkan dia secara langsung. Perdamaian alibinya


dengan Andra di tolak, dia tidak ingin cucunya itu semakin membencinya. Ia hanya


ingin memanfaatkannya sebagai penghasil pundi rupiah karena kecerdasan,


ketampanan dan pesonanya. Kita harus memiliki rencana tersendiri untuk ini,


lagipula, kali ini yang butuh dia adalah aku, bukan kakek itu,” Rose duduk di

__ADS_1


kursi favoritnya, membuatnya enjadi layaknya bos mafia. Ia memutar-mutar  kursi itu sambil memikiran hal apa yang bisa ia lakukan untuk mendapatkan Andra kembali.


“Brengsek! Aku lupa kalau si tua


itu pernah bicara begitu. Kalau begitu, kita harus mengawasi rumah Andra dan


Sila, lalu mencari kesempatan untuk menculik lelaki itu. Hanya cara itu yang


bisa kita lakukan, tidak ada cara lain lagi.” Rey mencoba memberikan masukan


kepada Rose. Jalan untuk membawa Andra ke markas mereka lagi adalah dengan


menculik Andra kembali. Markas utama mereka telah di segel polisi, sekarang


mereka hanya bisa mengandalkan markas cabang.


”Idemu boleh juga,  apakah kamu sudah menemukan siapa kepala


polisi yang mengepung markas kita?” Rose ingin tahu, siapa pimpinan polisi yang


menyerbu markas utama mereka.


“Namanya Robby, dia kepala polisi


yang mengepung markas dan menyegelnya. Selama ini dia selalu menyamar menjadi


orang biasa. Dia adalah kepala polisi terbaik di kota ini, telah banyak kasus


yang ia pecahkan, kita harus  berhati-hati."


“Apakah kita bisa menghabisinya? Aku


depan aman tanpa seseorang yang mengganggu,” Rose geram pada Robby, karena dia


berhasil menangkap bosnya.


”Sepertinya, ketika menemuinya,


kamu lebih suka menjadikan dia piaraan daripada membunuhnya,  wajahnya sangat tampan,  dia juga seorang duda,” Rey menggoda sahabatnya itu. Mereka telah bersahabat lama dan sering melakukan kerjasama


dalam bisnis dan berbagai tindak kejahatan.


“Cih! Apa yang sedang kau


katakan, Rey. Aku tidak mungkin akan jatuh cinta pad polisi. Sudah jelas,


aliran kami berbeda, aku mafia dan polisi, lucu sekali.” Rose tertawa


menanggapi godaan dari  Rey. Wanita itu


tidak pernah mimpi untuk memiliki hubungan dengan seorang polisi, bagaimanapun,


ia sadar diri bahwa dia berasal dari dunia hitam.


“Baiklah, aku hanya bercanda. Lagipula


aku tidak akan setuju, sahabatku, si ratu jahat ini menikah atau menjalin


hubungandengan orang lurus, aku takut kamu kehilangan sisi jahatmu, jika itu


terjadi. Kembali ke masalah Dewa, jika kamu setuju dengan ideku, kita harus

__ADS_1


segera menyusun cara untuk mendapatkan target,” Rey sudah tahu, Rose pasti akan


menerima usulnya. Pada dasarnya Rose adalah tipe orang yang akan melakukan


apapun untuk memiliki apa yang ia inginkan, termasuk jika harus membunuh, ia


juga akan melakukan itu.


“Aku setuju, kita harus segera


susun rencana. Aku ingin segera mendapatkan Dewa, bagaimanapun caranya, dia


harus bisa aku miliki,” Rose tersenyum jahat dan mencium ujung pistol yang ada


di tangannya.


“Wanita gila! Kamu memang selalu


menghalalkan segala cara ya, untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan, wah, aku


salut sekali padamu. Aku akan pikirkan nanti, tunggu saja info terbaru dariku. Aku


pergi dulu, aku tunggu juga job terbaru, kalau-kalau si tua itu memberikan kita


proyek besar lagi,” Rey beranjak dari kursinya dan berlalu.


“Baiklah, aku pasti akan


menghubungimu. Terima kasih banyak, Rey!”


HAI, HALLO PEMBACA SETIA PERFECT


HUSBAND & PERFECT HUSBAND 2 !!!


Masih akan banyak lagi tokoh yang


kita bahas di PH 2 bagian awal ini, diantaranya Bian dan Anita, dokter Affandi,


Robby yang ternyata kepala polisi dan beberapa tokoh baru lainnya. Jangan bosan-bosan


untuk memberikan dukungan kalian. Vote terus PH 2 agar penulis semakin


bersemangat untuk up setiap episodenya.


Di season ke dua ini ada banyak


perbedaan dengan PH yang pertama. Seperti  adegan-adegan dewasa yang akan di skip, karena


ternyata banyak sekali pembaca PH yang masih di bawah umur.   Perfect Husband memang novel dewasa tapi


perlu di garis bawahi semakin kesini Author semakin hati-hati, karena banyaknya


pembaca yang masih remaja. Tapi tenang saja, masih banyak kok adegan-adegan


romantis yang bisa dinikmati. Semoga para pembacaku mengerti.


Salam sayang untuk kalian semua. Maaf


untuk komen-komen yang belum sempat Author balas, tapi semuanya sudah aku baca


kok, I Love U all...

__ADS_1


__ADS_2