Pesantren Love Story

Pesantren Love Story
19. Paket Komplit


__ADS_3

seusainya Sholat Ashar gus Zafran, bu Azizah dan kedua orangtua Nasha kembali berjalan menuju ruang ICU Nasha dan suara Handphone gus Zafran berbunyi


tring tring tring


"Assalamualaikum dek, gimana"


suara Afra menjelaskan masalah yang menimpa Nasha, dan gus Zafran pun menyampaikan ke orangtua Nasha


"yasudah gus, biarkan saja dulu, kita tunggu Nasha sadar, biar Nasha yang memutuskan, karena Nasha anaknya gk suka memperpanjang masalah dan selalu memaafkan kesalahan orang lain" ucap papa Nasha


"iya pak" jawab gus Zafran


"ternyata tidak hanya cantik wajahnya, tapi juga hatinya, ya Allah berilah kesembuhan untuk Nasha, cepet sadar ya Sha cepet sembuh" gumam gus Zafran


kini Zafran kembali ke ruangan kerjanya, ibu Azizah pamit pulang, dan mama papa Nasha masih menunggu di depan ruangan Nasha


💦💦💦


Malamnya dipondok pesantren Mengadakan do'a bersama untuk kesadaran dan kesembuhan Nasha yang dipimpin langsung oleh abah Labib


"anak anaku semua mari kita berdo'a bersama untuk kesembuhan saudari kita ananda Nasha Razeta" ucap abah yai dan mulai mengomat ngamitkan mulutnya bertawasul lalu membaca surat Al-fatihah, surat Al-Anbiya ayat 83, dan Sholawat tibil qulub 1000 kali. yang diikuti oleh seluruh Santri


di rumah sakit


malam itu Zafran sengaja tidak pulang karena dia ingin menjaga Nasha, kalau tiba tiba Nasha kenapa kenapa biar langsung bisa dia tangani.


satu minggu telah berlalu Nasha belum juga sadar dan selama satu minggu itu juga dipondok terus mengirimkan doa setiap malam selesai diniyah. tidak ketinggalan juga Zafran mama papa Nasha yang ada di rumah sakit terus mengirimkan do'a untuk kesadaran dan kesembuhan Nasha.


setelah maghrib itu mama Nasha mengaji didekat Nasha dan tiba tiba tangan nasha bergerak. mama Nasha pun langsung berhenti mengaji dan langsung memanggil dokter.


tak lama kemudian dokter Zafran masuk dengan dua orang suster.


setelah dicek cek perlahan mata Nasha mulai kebuka, dilihat sekelilingnya ruangan yang sangat terang dan di pandangi wajah mama nya, seketika mama Nasha berkata


"Alhamdulillah kamu sudah sadar sayang, kamu ingat mama sayang, ini mama nak. mama kamu" ucap mama Nasha sambil meneteskan air mata


nasha pun tetap diam dan memandangi mamanya


"gus, bagaimana Nasha gus. kenapa dia masih diam saja. apa Nasha benar benar hilang ingatan gus" tanya mama Masha pada dokter Zafran


"kondisinya normal tan, kita tunggu ya, dia masih menyesuaikan penglihatannya"


Nasha : "Ma mama, mama kenapa nangis" ucapku lirih


dalam fikiranku aku dimana, sepertinya ini bukan asrama, bukan juga kamarku, lalu ini dimana, dan gus Zafran, kenapa gus Zafran ada disini, kenapa pakaiannya seperti dokter. ah masak iya. dia kan guru, ustadz kondang, juga pengusaha, masak iya dokter. kalau benar benar dokter alamaaaak alangkah sibuknya dia, bagaimana dia membagi waktu kerjanya, apa gak pusing itu otaknya ya,

__ADS_1


tiba tiba lengan tanganku ada yang megang dan terucap suara


"Nasha, apa kamu ingat sesuatu"


yah suara itu, aku mengenali suara itu, suara gus Zafran,


dengan kebingungan ku pandangi wajahnya sebentar


"ganteng banget ternyata gus Zafran ini, wajahnya terlihat mulus dan kumis tipisnya menambah karismatik nya, Astaghfirullah mikirin apa si aku ini"


lalu ku alihkan mataku memandang wajah mama yang terlihat sendu dan sembab, sepertinya mama habis nangis, mama mah cengeng


"Nasha apa kamu baik baik saja" tanya gus Zafran


"Aku pun mengangguk, "ini dimana" tanyaku


"kamu di rumah sakit nak" terdengar suara mama


tiba tiba aku mengingat, kalau tadi aku dijambak sama mbk Naila dan aku jatuh, oalah aku pingsan tooo


Zafran : " Alhamdulillah akhirnya kamu sadar Sha , dan kamu tidak Amnesia, aku bahagia sekali kamu sadar. gumamku dalam hati


lalu satu suster menyadarkan lamunanku


"Dok, pasien dipindah ruangannya atau biarkan tetap disini"


"pindahkan ke ruang VIP melati sus"


"baik dok akan saya siapkan" dan suster itu keluar dari ruangan Nasha saat ini


"tan, Nasha kita pindah ruangan ya"


"iya gus, tante ngikut saja" jawab mama Nasha


"gus nitip Nasha dulu ya, saya mau nelphone papa nya dulu"..lalu kujawab dengan anggukan


"silahkan"


"Nasha sudah terlihat tidak begitu lemah, lagi lagi ku ucap syukur pada Allah telah menyadarkan Nasha"


tak lama kemudian mama Nasha masuk kembali dan disusul oleh suster yang tadi ku mintai tolong menyiapkan ruangan Nasha


pov author


"Alhamdulillah nak, akhirnya setelah satu minggu kamu sadar juga" ucap mama Nasha

__ADS_1


"mama ini ada ada saja Nasha kan cuma pingsan sebentar, kok dibilang seminggu" jawab Nasha


"namanya orang koma mana ingat Sha, tau gak kamu ini koma selama seminggu, habis rasanya hati mama teriris iris melihat kamu terbaring lemah selama seminggu ini".


"apa ma, Nasha koma, seminggu?" tanya Nasha


"iya sayang kamu koma selama seminggu. gk percaya, nih tanya gus Zafran, beliau yang mengoperasi dan mengobati kamu" ucap mama nasha sambil nunjuk ke arah Zafran dan agak kesal dengan Nasha yang ngomng koma seminggu dibilang pingsan sebentar


Zafran yang melihat perdebatan mama dengan anaknya nya pun senyun senyum sendiri sambil sesekali menggelengkan kepala.


"gimana, enak gak koma seminggunya" ucap Zafran ledek


nampak wajah Nasha merah merona karena malu dan mengalihkan wajahnya


setelah menyuruh suster menyiapkan ruangan Zafran pun pamit keluar untuk memeriksa pasien lain.


💦💦💦


kini Nasha sudah pindah ruangan ke VIP Melati, ruangan yang disiapkan husus oleh Zafran untuk Nasha


Nasha : "ma, gus Zafran itu dokter ya"


"iya sayang, hebat ya gus Zafran itu, guru iya, ustadz iya, pengusaha iya dokter juga iya, udah gitu sholeh, ganteng , baik, bener bener paket komplit, menantu idaman mama Sha" ucap mama sambil memotong buah apel


"apaan si ma paket komplit, emangnya ayam geprek yang komplit dengan sambel, lalapan, sayur asem dan es teh" jawabku sambil melotot


mama pun malah ketawa


"udah si Sha terima aja niat baiknya gus Zafran, kapan lagi dapet paket komplit" ucap mama


tapi kalau di fikir fikir iya juga ya, paket komplit hahahah kenapa dulu aku tolak niat baiknya ya gumam ku dalam hati


"Astaghfirullah mikir apaan si sa, ingat sa fokus, fokus khatamin dulu ngajinya, perbaiki dulu akhlaknya pantaskan diri dulu Sha, kalau jodoh gak akan kemana" ucapku sambil memukul mukul kepala.


"Sha kamu kenapa, kok kepalanya dipukul pukul sakit ya" tanya mama


"hehh enggak kok ma, cuma gatel"


"gatel digaruk sayang jangan dipukul, tambah sakit nanti"


"iya ma", jawabku sambil mengangguk, malunya ke gep mama


Happy reading guys jangan lupa tinggalkan like komen dan Votenya ya


kira kira seperti ini suasanya doa bersama untuk Nasha dipondok yang dipimpin abah kyai

__ADS_1



__ADS_2