
Disela - sela mama papa makan, aku sengaja memotret mereka cekrek, lalu ku posting di sosial media instragramku, dengan caption *malaikat tak bersayap*
3 menit kemudian ada yang mengomentari unggahanku, bernama M_Zafran_Abrisam yah dia adalah gus Zafran
"Sosweet"
akupun langsung kaget melihat nama yang mengomentari postinganku, lalu, dengan segera ku bukalah profilnya, dan ternyata benar, itu akun milik gus Zafran. lalu ku balas komentarnya
"banget 🤣🤣"
tidak lama kemudian gus Zafran masuk ruangan rawatku
ceklek
"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam warahmatullahi wa barrakatuh, gus mari gus ikut makan bersama" ajak papa dan diangguki mama,
"terimakasih pak" jawab gus Zafran malu malu
"udah jangan malu-malu, saya tau gus Zafran pasti belum makan, ayok makan dulu, biar kuat menghadapi para pasien ha ha ha"
tiba tiba terdengar suara keras banget
krucuk krucuk krucuk. akupun ketawa ngakak, untung gus Zafran gak ngeliat, kalau ngeliat malu nyaaaaa karena udah ngetawain dia. bisa bisa kualat juga aku
"udah udah jangan malu malu gus, kasian itu cacingnya sudah merongrong, mari mari sini"
"baiklah pak, kebetulan memang saya lagi laper, belum sempat makan dari tadi siang" ucap gus Zafran sambil nahan malu
"nih gus tadi bapak beli sate sama gulai, mau makan yang mana, ambil ambil semua"
"ini aja cukup pak" gus Zafran mengambil sate
"Sha Sha, tolong fotoin kami nak, jarang jarang bisa makan bareng gus Zafran" ucap papa
akupun langsung memotretnya
"udah pa" mereka pun asyik melanjutkan ngobrol
aku yang melihat papa mama akrab dengan gus Zafran tiba tiba merasa senang, seperti keluarga sendiri dan membayangkan kalau gus Zafran itu suamiku
"Astaghfirullah hal adzim mikirin apa si aku, inget Sha inget, fokus, fokus ngaji dulu, khatamin dulu Al-Qur'annya" sambil ku pukul pukul kepalaku
gus Zafran yang melihatku memukul mukul kepala langsung berdiri dan menghampiriku
"Nasha, kamu kenapa, mana yang sakit, saya periksa ya"
"waduhhh alamaaaaak. kegep gus Zafran isine reeek"
"oh enggak enggak gus, Nasha enggak papa. ini tadi cuma gatel aja kok, mangkanya Nasha pukul pukul"
"sejak kapan gatel dipukul pukul Sha, bukanya kalau gatel di garuk ya" jawab gus Zafran dengan tatapan bingung
__ADS_1
"mati aku kenapa bisa salah ngomong sii, malu kan" batinku
"heheheh"
"yasudah saya lanjut makan ya"
"akupun merasa ngantuk, dan sudah berada di alam mimpi"
"Assholaatu khoiru minan nauuuum" suara adzan subuh berkumandang, akupun yang merasa sudah kuat langsung turun dari ranjang dan jalan menuju kamar mandi untuk Sholat subuh, papa sepertinya sholat di mushola rumah sakit dan mama yang sedang halangan masih terlelap tidur.
aku yang keluar dari kamar mandi tiba tiba mama teriak
"Ya allah Nasha. kenapa gk bangunin mama si. nanti kalau kamu gimana gimana, gimana"
"apasi ma, gimana gimana gimana" tanyaku dengan wajah polos bingung
"nanti kalau kamu kenapa kenapa jatuh kepeleset atau yang lainya gimana, bilang si naak kalau mau kemana mana, bikin mama jantungan aja"
" ha ha ha lebay mama mah. Nasha tu dah kuat ma, rang cuma ambil wudhu doang kok, yaudah Nasha Sholat dulu ya"
sesudahnya aku selesai Sholat aku lanjut murojaah, rasanya udah lama aku gak murojaah di pesantren, tiba tiba aku merasa rindu dengan pesantren, tak lama kemudian papa pun datang
"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam"
"nak, semalem itu gus Zafran kesini memberikan hasil lab kamu ini, kata dia semuanya dah normal, dan kamu dah kelihat sehat dan kuat juga, pagi ini kamu bisa pulang. tak perlu nunggu sore"
"Alhamdulillah, oiya pa, Nasha langsung pulang ke pesantren aja ya, nasha udah ketinggalan banyak pelajaran pa"
"iya sayang, mama kuatir loh dengan keadaan kamu saat ini"
"ma pa, Nasha dah sehat dan kuat, dokter Zafran pun sudah menyatakan kalau Nasha sudah Sehat dan kuat kan"
"yasudah kalau begitu papa anter kamu ke pesantren, tapi kalau ada apa apa langsung kabarin papa ya"
kujawab dengan anggukan
"yaudah ayok ma siap siap, Nasha dah gk betah lama lama disini"
"semangat banget si anak mama mau pulang"
2 jaman perjalanan akhirnya kini mereka sudah sampai di halaman pesantren. Nasha pun segera turun dari mobil yang dibantu mamanya dan langsung masuk menuju ndalem abah ibu untuk izin masuk pondok
"Assalamualaikum"
"Waalaikumussalam"
"loh Nasha, kok kesini" tanya abah Labib
"iya bah Nasha udah sembuh"
"kenapa gak istirahat dulu di rumah biar pulih total"
__ADS_1
"anaknya gak mau bah, dah rindu dengan rumah keduanya ini"
"kamu yakin nak dah sembuh dah kuat"
"kalau masih sakit jangan dipaksain mondok dulu" jawab ibu Azizah
"Insya Allah Nasha dah sembuh, kuat dan sehat bu"
💦💦💦
kini Nasha sudah berada di Asrama dan di sambut oleh sahabat dan teman temannya
"Nasha ya Allah Nasha kamu sudah sehat?" tanya Mahira
"sudah"
"cepet banget Sha, baru juga kemaren kita jengukin kamu" tanya Ghina"
"ini semua berkat doa kalian mangkanya aku cepet sembuh"
"dan tentunya juga berkat perawatan khusus dari pak dokter" timpal ning Afra.
Aku pun bingung apa yang dimaksud perawatan Khusus,
"perawatan khusus gimana ning, sama aja kok dengan pasien pasien lain"
"ya khusus, diobati nya luar dalem, di doain nya siang malem,"
"kamu tau gak Sha, selama kamu dirumah sakit, Mas Zafran gak pernah pulang tau, dia pergi dari rumah sakit hanya pas ngajar doang, sisanya waktunya dia habiskan dirumah sakit untuk memberimu perawatan khusus" seketika membuat Afra Ghina dan Mahira ketawa ngakak, memang Ghina dan Mahira sudah tau juga kalau gus Zafran pernah berniat meminang Nasha namun Nasha tolak, seketika membuat wajah Nasha yang berkulit putih langsung merah seperti kepiting rebus.
"cie Nasha dapet perawatan khusus dari pak dokter, aku mau juga si dapet perawatan khusus" ucap Mahira
"udahlah Sha, jangan lama lama, kasian gus Zafran nya, kalau kamu gak mau buat aku aja ya Sha" ucap Ghina
"aku juga mau kok Sha dengan gus Zafran" ucap Mahira
"kalian fikirku masku piala bergilir gaes" ucap Afra
"he he he bercanda ning, #canda piala bergilir, habisnya aku gemes sama Nasha kenapa gak langsung terima aja si"
"ngaji dulu oi ngaji, khatamin dulu hafalannya, khatam aja belum udah terima terima aja" ucap Nasha sambil pergi meninggalkan mereka bertiga
"Sha sha tunggu. aku mau peluk" ucap Afra
"sini sini sisterlillahku" mereka berempat pun berpelukan
"au au au"
"maaf maaf Sha sakit ya, mana yang sakit"
"enggak kok, becanda, #canda sakit"
"ha ha ha. kurang ajar " jawab Mahira
__ADS_1
vote komen like ya guss heheheheh