
Sore harinya Nasha sudah siap untuk menemani Zafran ngaji ke pondok Kyai Ghofur dengan memakai hijab berwarna Navi senada dengan bajunya dan baju Zafran yang berwarna navi juga.
"loh mas, kok bisa senada gini si baju kita" ucap Nasha sambil memperhatikan pakaian Zafran yang baru keluar dari ruang ganti
"namanya juga jodoh" jawab Zafran sambil memakai peci warna hitamnya
"mas, Nasha udah dua malam lo gak ngaji, mana sebentar lagi akhirusanah, inikan hari hari terakhir Nasha ngaji di kelas ini mas"
"gak papa nanti mas ajarin,"
"ya bedalah mas, Nasha ngajinya jadi gak bareng temen temen Nasha dong"
"Nasha kehilangan moment bareng temen temen di akhir diniyah mas" Zafranpun merasa gemas dengan celoteh Nasha yang menurutnya lucu dengan ekspresi Nasha yang manyun dan bete
"jadi kamu gak mau punya moment berdua dengan mas, suamimu yang ganteng pakek banget ini"
"apaan si mas, pede banget bilang ganteng"
"jadi gimana, mau dapet pahala gk dengan membuat moment bersama mas"
"ya mauk mas, tapi sayang ngajinya loooh" keluh Nasha dan langsung mendapat ciuaman di keningnua dari Zafran
"yuk" ucap Zafran sambil menggengam telapak tangan Nasha
"dulu ku tolak pinangan kamu dengan alasan aku mau fokus ngaji mas, takut kalau nikah ngajiku jadi gak fokus, dan beneran kan yang aku hawatir kan terjadi, kalau aku nikah pasti aku gk fokus ngajinya" batin Nasha dan tiba tiba Zafran berhenti
"Nasha, gak usah menyesali pernikahan kita, ini semua sudah takdir, mau kita menolak kalau sudah waktunya bertemu jodohnya kita bisa apa, semua sudah diatur oleh Allah, dan masalah ngaji kamu gak usah khawatir, besok ba'da subuh mas akan ajari kamu sesuai pelajaran yang tertinggal dua malam ini" ucap Zafran sambil senyum dan kembali berjalan dengan menggandeng tangan Nasha
"Aduh, kenapa mas Zafran tau isi hatiku si, jangan jangan dia tau juga kalau aku sering menggerutui dia" batin Nasha dengan ekspresi malu dan bingung
💦💦💦
setelah ba'da Maghrib Zafran dan Nasha sudah sampai di Pondok Pesantren milik Kyai Ghofur. mereka pun mengobrol ringan dengan keluarga Kyai Ghofur di ruang tamu
"Zafran, adik kamu Afra apa sudah ada calon" ucap Kyai Ghofur yang duduk didepan Zafran
__ADS_1
"belum bah"
"Mron, Imron, kamu mau gak sama Afra adiknya Zafran, kalau mau besok kita kerumahnya Kyai Labib" ucap Kyai Ghofur dengan putranya Ali Imron yang duduk disampingnya
"dia udah khatam bil Ghoib, dan denger denger melanjutkan ke Sab'ah, apa benar Fran"
"benar bah" jawab Zafran
"tuh mron, mau gak. kamu mau nyari yang gimana mron mron, ditawarin banyak wanita kamu tolak terus, mbok ya jadi orang sadar diri dengan keadaan diri kamu, jangan terlalu tinggi kalau mencari istri"
ucapan Kyai Ghofur membuat Gus Imron terdiam dan berfikir
"gimana gus IMron, mau gak dengan adik saya, kalau mau saya sampaikan ke abah" ucap Zafran membangunkan lamunan Imron
"Imron nurut aja sama abah, Imron juga bingung mau nyari yang bagaimana lagi" jawab Imron sambil memandangi Kyai Ghofur
sementara di Pondok saat ini Afra sedang Muroja'ah dan tiba tiba fikirannya terlintas tentang sebuah pernikahan
"enak kali ya muroja'ah bareng suami, duduk di diruang keluarga sambil melantunkan ayat suci Al-Qur'an barsama" batin Afra sambil senyum senyum sendiri
"mmmm aku lagi bayangin muroja'ah bareng suami kayaknya asyik ya Ghin"
"bukan hanya asyik ning, tapi Asyik bin Sosweet wal Alhamdulillah banget ha ha ah" Afra dan Ghina pun ketawa
"Ghin siapa pun nanti yang akan datang duluan meminangku, aku langsung terima deh, biar cepet jadi asyik bin sosweet wal Alhamdulillah"
"cie ning Afra dah siap nyusulin Nasha, tinggal aku dan Mahira nih yang madesu"
"apatuh madesu"
"masa delan suram, belum jelas arahnya mau kemana"
"ha ha ha bisa aja kamu ngemeng"
"eh ning, gus Imron putra Kyai Ghofur yang waktu itu ngisi khataman disini masih single kan"
__ADS_1
"kayaknya"
"kamu sama dia aja ning, biar cepat terwujud asyik bin sosweet wal Alhamdulillah nya ning"
"siapa aku s Ghin, perempuan lain yang lebih dari aku aja ditolak, kamu inget kan kata Kyai Ghofur waktu itu pas dipanggung ngomongin gus Imron kalau dia banyak menolak"
"siapa tau yang dicari seperti kamu ning"
"hahah ngimpi"
"trua tipe kamu seperti apa ning" kepo Ghina
"seperti gus Imron si"
"yaudah ning besok kalau gus Imron ngelamar terima aja"
"hahah pasti dong Ghin, idaman" jawab Afra becanda
kembali lagi dengan keluarga Kyai Ghofur, saat ini Zafran sedang berada diatas panggung melantunkan ayat ayat suci Al-Qur'an, Nasha duduk di ditempat duduk tamu paling depan bersebelahan dengan istri Kyai Ghofur dan Imron sedang berada di dalam kamarnya, semenjak obrolannya diruang tamu bersama Kyai Ghofur dan Zafran membuatnya berfikir dalam kebimbangan
"Afra, adik Zafran, dia cantik, pintar, tapi benarkah aku akan menikah dengan nya, lalu gadis itu, gadis yang aku temui sedang mengaji di acara perpisahan sekolah milik Kyai Labib 4 tahunan yang lalu saat aku yang mengisi acara disana dan dia yang Qiro'ah, aku gak sempat melihat wajahnya, tapi suaranya, suara yang sangat merdu, halus dan mampu membuat hatiku tersentuh dan suaranya masih sangat jelas terngiang di telingaku, haruskah aku melupakannya dan berhenti mencarinya," gumam Imron dalam hati
selama ini Imron mencarinya dan dia tanyakan pada Zafran, diapun gak tau siapa yang Qiro'ah waktu itu, karena dia tidak menghadiri acara tersebut karena masih umroh, dan yang Zafran tau yang Qiro'ah itu pengganti dari yang diberi tugas aslinya, yang aslinya akan membacakan Qiro'ah mendadak sakit dan digantikan oleh orang lain.
Imron pun tidak putus asa, dia masih tetap mencari wanita yang Qiro'ah itu dengan bertanya pada guru guru dan panitia perpisahan itu, namun lagi lagi tidak ada yang mengetahuinya karena gadis itu memakai cadar saat tampil dan tidak ada satu orangpun yang mengenalinya.
"aku masih punya waktu semalam untuk meminta petunjuk dan kemantabpan pada Allah sebelum aku memutuskan ya atau tidak untuk meminang adik Zafran" ucap Imron dan langsung keluar dari kamarnya dan menuju ke tempat acara pengajian untuk bergabung dengan keluarganya
jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, like komen vote kalian penyemangatku nulis
bayangin aja Visual Zafran dan Nasha seperti ini heheheh
__ADS_1