Pesantren Love Story

Pesantren Love Story
64. Di Ruqyah


__ADS_3

waktu sudah menunjukan pukul 23.00 WIB Nasha sudah berada dikamarnya, dengan perasaan kecewa karena nyidamnya tidak keturutan. Nasha mencoba menidurkan dirinya agar fikirannya bisa lupa dengan keinginan nyidamnya yang tidak terpenuhi, namun hal itu sia sia, sudah berkali kali dia memejamkan mata namun tidak bisa tidur. tidak lama kemudian Zafran pun masuk kekamar mereka


ceklek suara hendel pintu


Zafran yang baru masuk kamar dan melihat Nasha belum tidur langsung mempertanyakan kenapa Nasha belum tidur


"Assalamualaikum sayang, kok belum tidur" ucap Zafran yang meletakan Handphone dan tas kerjanya nya ke nakas dan juga mencopot jam tangan lalu diletakananya juga di nakas. Nasha tak menjawab pertanyaaan Zafran. hanya menjawab salam dan menggelengkan kepala.


Zafran yang baru pulang dinas dari rumah sakit, tidak mau langsung mendekat ke Nasha, takut membawa virus, Zafran langsung masuk kekamar mandi untuk membersihlan badan.


"Maz mandi dulu sayang" ucap Zafran yang sudah merasa badannya lengket, seperginya Zafran Nasha langsung berdiri menuju lemari ganti untuk mengambilkan pakaian ganti milik Zafra. dan merebahkan lagi tubuhnya keatas kasur. lagi lagi Nasha masih memikirkan nyidamnya dengan mengarahkan pandangannya ke atap kamar. sampai tak menyadari keberadaan Zafran yang sudah ada disampingnya.


"kamu kenapa sayang, mikirin apa" tanya Zafran yang berdiri disamping Nasha sambil memakai baju yang sudah disiapkan Nasha tadi, Nasha ingin sekali menceritakan perihal nyidamnya, tapi waktu sudah malam, mungkin juga Zafran sudah lelah.


"Sha, maz laper belum makan, maz makan dulu ya" ucap Zafran sambil mengelus elus kepala Nasha


"Nasha temenin ya maz" ucap Nasha dan langsung berdiri mengikuti Zafran menuju dapur


"tadi kenapa gak makan dirumah sakit mz" tanya Nasha yang menuangkan nasi kepiring Zafran


"gak sempet, tadi banyak pasien yang mz opresi, Nasha kenapa belum tidur, katanya tadi capek" tanya Zafran yang melihat ekpresi Nasha seperti sedang memikirkan sesuatu


"Nasha nyidam mz" jawab Nasha sambil mengelus elus perutnya dan duduk disamping Zafran

__ADS_1


"nyidam apa sayang". tanya Zafran yang merasa bersalah karena kurang perhatian kepada istrinya sampai membuat istrinya tidak bisa bisa tidur hanya karena memikirkan nyidam yang belum keuturutan


"Nasha nyidam menjodohkan Dr Rizal , Nasha ingin melihat Dr Rizal menikah dengan Mahira mz" jawab Nasha polos dengan memandangi wajah Zafran, Zafran yang sedang mengunyah makanan sontak kaget dan menyemburkan makanannya, Karena nyidam Nasha diluar dugaan dan tidak masuk akal menurutnya


"sayang kamu nyidam apa ini, jangan aneh aneh deh, itu gak mungkin sayang, lagian Rizal sudah ada pujaan hatinya sendiri, udah punya pilihannya sendiri, Nasha tau soal itu kan. dan besok Rizal akan meminang gadis itu sayang" tutur Zafran yang menceritakan apa yang diceritakan Rizal tadi siang kepadanya.


"tapi maz, Nasha rasa Dr Rizal cocoknya dengan Mahira mz, Mahira sahabat aku dan Dr Rizal sahabat maz" jawab Nasha antusias dengan membayangkan keseruan double date mereka


"terus apa hubungannya Sha" tanya Zafran yang mulai gak paham dengan jalan fikiran Nasha semenjak hamil fikiran dan tingkah lakunya semakin aneh aneh dan konyol


"karena kita pasangan yang bersahabat nanti kita bisa double date maz, uhhh pasti seru banget mas" tutur Naha dengan sumringah


"Nasha kamu sepertinya perlu diruqyah" ucap Zafran yang terheran heran dengan jalan fikiran Nasha


"apa si mz, diruqyah. emang aku kerasukan jin" jawab Nasha sambil cemberut, merasa sebal mendengar pernyataan Zafran


"Sha, denger mas baik baik. hilangin rasa nyidam itu, karena Rizal sudah memilih gadis pujaannya sendiri, nyidam nya diganti yang lain" ucap Zafran dengan mengelus elus tangan Nasha


"Nasha gak usah nyidam aneh aneh, kalau myidam aneh aneh lagi maz Ruqyah kamu" ucap Zafran dan malah membuat Nasha ketawa terkikik


"hahahah mas ni yang aneh, orang istrinya nyidam kok malah mau diruqyah. kayaknya mas deh yang harus diruqyah" ucap Nasha sambil ketawa dan membuat Zafran nambah bingung dengan sikap Nasha


"ya Allah lindungi istri dan calon anak hamba ya Allah, jangan beri Nasha nyidam yg aneh aneh dan bersikap aneh aneh" batin Zafran yang berdo'a karena merasa Nasha menjadi sangat aneh.

__ADS_1


"kalian ngobrolin apa to Fran, Sha, kok seru banget kedengernya" ucap Abah Labib yang akan memgambil minum didapur, melihat Zafran dan Nasha yang sedang duduk dimeja makan sambil ngobrol yang terlihat seru, Abah Labib pun langsung bergabung duduk dimeja makan.


Nasha yang sudah paham dengan apa tujuan abah Labib kedapur, langsung mengambil gelas berukuran besar yang diletakan abah Labib dimeja depan duduknya. Nasha langsung mengambilkan air minum dan meletakan lagi ditempat abah Labib meletakan tadi.


"Nasha bah, nyidam nya aneh aneh. masak nyidam ingin menjodohkan Rizal temen Zafran yang dokter itu, dengan salah satu santri sini, sahabat Nasha, rasanya pengen Zafran ruqyah Nasha ini bah" ucap Zafran dengan ekspresi kesal


Nasha yang mendengar penuturan suaminya hanya terdiam menunduk dan abah Labib hanya ketawa. hal itu membuat Zafran dan Nasha bingung dan langsung saling pandang sambil mengangkat kedua alisnya.


Abah Labib yang melihat anak dan menantunya memasang ekpresi bingung semakin mengencangkam ketawanya.


"Fran, Sha. nyidam itu hal wajar dialami perempuan yang sedang hamil, kalian tidak usah hawatir dengan nyidam Nasha itu, tidak perlu juga kamu meuruqyah istrimu Fran" ucap Abah labib santai masih dengan ketawanya lalu mengambil gelas didepannya dan berdiri pergi meninggalkan keberadaan Nasha juga Zafran sambil menggelengkan kepala


Nasha dan Zafran semakin bingung dengan sikap abah Labib yang tidak bisa mereka artikan. Namun Zafran masih dengan keinginnya yaitu meruqyah Nasha dengan bacaan bacaan ayat suci Al-Qur'an.


"ayok kekamar" ajak Zafran dan menggandeng Nasha, sesampainya dikamar Zafran langsung mengambil wudhu dan Nasha disuruh menunggu, duduk disofa. setelah berwudhu Zafran pun mulai berkomat kamit membacakan ayat ayat Al-Qur'an yang biasa dipakai untuk meruqyah


"maz apa apaan si, jangan aneh aneh deh, kok ya beneran kamu ini meruqyah akunya" ucap Nasha dengan nada kesal lalu berdiri ingin menjauhkan dirinya dari Zafran


."duduk dulu Sha. mas takut kamu ketempelan jin atau demit" ucap Zafran sambil menahan tubuh Nasha untuk pergi dan menyuruhnya kembali duduk cantik di sofa


"iya maz, jin dan demit yang nempelin aku itu namnya Zafran Abrisam" jawab Nasha lalu pergi dari hadapan Zafran dan membaringkan tubuhnya ke kasur.


"kok namanya sama kayak nama mas Sha, Zafran Abrisam" tanya Zafran yang belum menyadari maksud perkataan Nasha

__ADS_1


jangan lupa like komen dan votenya ya guys biar author makin semangat nulisnya๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿ˜‰


jangan lupa mampir di karyaku satunya ya guys dengan judul BIANDRA


__ADS_2