
tiga hari kemudian keadaan rumah abah Labib sangat sepi, Zafran kerja abah Labib mengisi pengajian ditemani ibu Aminah. Nasha yang merasa bosan akhirnya pergi keasrama Mahira dan Ghina.
"Assalamualaikum" ucap Nasha
"Waalaikumussalam" ucap Ghina dan Rania
"kebetulan kamu kesini Sha" ucap Ghina yang terlihat panik
"kamu kenapa Ghin" tanya Nasha yang heran melihat ekspresi Ghina dan Rania sama sama panik.
"kita hawatir dengan Mahira" ucap Ghina yang mendekati Nasha
"memangnya Mahira kenapa, terus dimana dia sekarang" tanya Nasha sambil celingukan
"Nasha ada di belakang lemari, dari tadi pagi dia diem aja kayak orang linglung. diajak ngomong diem bae" jawab Ghina sambil nunjuk kearah Lemari
"lah kok bisa Ghin, Ran"
"gatau mbak, tadi itu dia masih becandaan sama kita, lalu dapet telpon dan setelah dapet telpon pulang keasrama sudah seperti itu mbk" tutur Rania pada Nasha.
Nasha yang mendengar cerita Rania langsung menghampiri Mahira.
"Ra" ucap Nasha pelan dan duduk disamping Mahira. Mahira pun menoleh dan memeluk Nasha sambil menangis tersedu sedu "huaaaa huaaa"
"kamu kenapa Ra, ada apa?" tanya Nasha yang bingung. Ghina dan Rania juga tak kalah bingung.
"kamu si Sha pakek nyidam aneh aneh" ucap Mahira
"maaf ya Ra, kalau nyidamku membebani mu, tapi aku sekarang sudah gak pengen itu kok" tutur Nasha
"telat Sha telat, huhuhu" ucap Mahira tambah menangis
"telat bagaimana maksudnya" tanya Nasha yang panik
"Dokter Rizal sudah meminang ku, dia tidak hanya datang kerumah, tapi dia datang juga menemui abah Labib" ucap Mahira bercerita
"hah, serius kamu Ra" ucap Nasha kaget
"jadi tiga hari lalu Dokter Rizal katanya mau meminang gadis yang ditemani mz Zafran, gadis itu kamu Ra" ucap Nasha dijawab anggukan oleh Mahira
"ini mah namanya jodoh gak kemana Ra" ucap Ghina
"jadi gadis pujaan bang Rizal yang sering diceritain ke aku itu embak Mahira. ya Allah Alhamdulillah" ucap Rania yang kaget tapi juga bahagia karena memang dari lama dia ingin menjadikan Mahira kakak iparnya
"Dokter Rizal cerita sama kamu, tunggu tunggu deh memang Dokter Rizal siapa kamu Ran" tanya Ghina yang bingung
__ADS_1
"Dokter Rizal itu abang aku mbk, abang kandung" tutur Rania
"jadi kakak kamu yang sering kamu ceritain itu Dokter Rizal, calon suaminya Mahira" ucap Ghina dijawab anggukan oleh Rania
"Astaghfirullah, alangkah sempitnya dunia ini" jawab Ghina sambil menepuk jidat
"mb Mahira mau ya jadi ipar aku" Rania mengatakan dengan semangat pada Mahira dan Mahira hanya diam
"terus kapan akadnya Ra" tanya Nasha
"dua minggu lagi" jawab Mahira dan membuat Nasha, Ghina dan Rania bahagia
"Alhamdulillah" ucap mereka bersamaan
"yah entar gue sendirian dong disini tanpa kalian berdua" ucap Ghina yang merasa sedih
"kan masih ada aku mb" ucap Rania dengan memeluk Ghina
"iya si" kata Ghina
"bang Rizal itu baik kok mbk penyayang, dia kalau sudah cerewet sama orang tandanya dia sayang" tutur Rania yang paham dengan karakter Rizal
"dari mbk sakit, dirawat Dokter Rizal dia sudah cerewet Ran, mangkanya mbk gak suka " jawab Mahira dengan nada kesal
"ya itu artinya Dokter Rizal sayang dan suka sama kamu sudah dari lama Ra" ucap Nasha
"Assalamualaikum, kenapa Ra kok Video call" tanya Nasha
"lagi diasrama ya Sha"
"iya Fra " jawab Nasha dan menunjukan wajah teman temannya kelayar telpon
"hayy Ning" ucap mereka semua
"yaudah aku nyusul kesana" ucap Afra lalu mematikan telpon
sepuluh menit kemudian Afra sampai
"Assalamualaikum" ucap Afra dan dijawab seisi asrama
"lagi pada kumpul ya, ada cerita apa ni" tanya Afra yang sudah terlihat gendut dengan kehamilannya
"Mahira mau nikah ning" ucap Ghina
"oh iya, sama siapa Ra" jawab Afra
__ADS_1
"sama kakak ku ning" jawab Rania
"kakak kamu, siapa Ran" tanya Afra menyelidik
"dokter Rizal Fra" jawab Nasha
"Dokter Rizal sahabatnya mz Zafran" tanya Afra pada Nasha dan Nasha mengangguk
"Masya Allah Alhamdulillah, selamat ya Ra, jodohmu ternyata orang terdekat maz Zafran, tetap bisa bersama sama lah kita" ucap Afra. Namun Mahira hanya diam dan menampakan wajah kesalnya
"kok kesal sih, kayak gak suka gitu, kenapa" kata Afra sambil tersenyum
"gak sabar dia mau jadi pengantin" goda Ghina, dan Mahira melempari Ghina dengan jilbab
"diem Ghin" ucap Mahira dengan jutek dan membuat Nasha Afra Ghina dan Rania ketawa
"akad nikahnya kapan Ra" tanya Afra
"dua minggu lagi huaaaa huaaa" jawab Mahira dan terisak
setelah dua jam mereka menghabiskan waktu bersama, Afra dan Nasha pulang untuk istirahat, ibu ibu hamil cepet pegel kalau duduk lama lama
"Sha, kok bisa si Rizal sama Mahira" tanya Afra pada Nasha saat mereka berjalan kerumah
"tanya tuh, sama mazmu" jawab Nasha sambil nunjuk Zafran yang baru sampai
"kenapa Sha, kok nunjuk maz" tanya Zafran yang bingung baru dateng sudah seperti tersangka
"mz udah tau kan kalau gadis yang akan dipinang Dr Rizal itu Mahira, tapi kenapa mz gak kasih tau Nasha" ucap Nasha membuat Zafran ketawa dan membuat Afra bingung
"ini ada apasih, kalian kenapa" tanya Afra
"sini sini duduk sini semuanya" ucap Zafran meminta dua bumil ini duduk disofa ruang tengah
"Jadi beberapa waktu yang lalu Nasha nyidam pengen jodohin Rizal dan Mahira, sebenernya Sha maz sudah tau dari lama kalau Rizal itu menginginkan Mahira, secara mz inikan tempat curhatnya Rizal. maz cuma pengen Nasha itu nyidamnya yang wajar, belajar menurunkan ego jangan sesuatu yang diinginkan dijadikan alasan nyidam. Nasha gk boleh memaksa orang lain dengan berdalih nyidam, intinya mz ingin Nasha belajar kalau lagi nyidam atau pengen apa apa itu ya sewajarnya saja. jangan sampai merugikan orang lain" tutur Zafran dan Nasha nampak malu mengingat perbuatannya yang meminta Mahira dan Rizal menikah
"tunggu tunggu, jadi Nasha nyidam pengen njodohin Rizal dan Mahira tapi tidak diiyakan sama mereka, dan ternyata malah bener Qabul keinginan Nasha" ucap Afra Zafran dan Nasha mengangguk
hahahahahahah Afra ketawa
"nyidam yang tertunda judulnya" ucap Afra
"Sha Sha lagian kamu ada ada aja si nyidamnya. perasaan aku nyidam juga masih yang wajar wajar" ucap Afra dan Nasha makin malu
"sudahlah gak usah dibahas, malu aku mz, Fra" jawab Nasha dengan wajahnya yang cemberut.
__ADS_1
selamat malam guys, semoga kalian tidak bosan dengan karyaku ya, maaf kalau uploudnya jarang 🙏 yuk mampir kekaryaku satunya guys yang berjudul BIANDRA dan mohon dukungannya ya, dengan lupa komen juga vote. haturnuhun🙏