
"afwan ayah ibu,umi dan pak kiyai bukan ana menolak ber ta'aruf,tetapi ana belum siap untuk membina rumah tangga apalagi dengan anak dari pengurus pesantren,ana tidak pantas ayah ibu bersanding dengan gus auladi"kata rahma dengan perasaan kecewa karena di usianya dia harus menikah dini.
"ukhty ana tidak memaksa antum untuk menyetujui ta'aruf ini,tapi ana pengen tau jawaban ana,ana tau antum masih belum siap,akan ana tunggu jawaban dari antum,ana tidak akan menyerah begitu saja,karena kalau jodoh tidak akan kemana"kata auladi.
"bener nak yang di katakan gus begini saja ayah sama pak kiyai gk butuh jawaban sekarang,akan ayah kasih waktu dulu untuk memikirkan ini semua,gimana pak kiyai apa setuju dengan usul saya"kata ayahnya.
"insyaallah ayah ibu pak kiyai dan umi,ana akan kasih tau jawabanya besok karena nanti malam ana akan melakukan sholat istikharoh dulu"kata rahma.
"iya nak,kalau begitu ayah dan ibu pulang dulu ya nak"kata ibu.
"jangan pulang dulu pak fadil besok saja nginap disini besok kan rahma menjawab pertanyaan yg tadi,biar tidak kesini bolak balik"kata umi dan pak kiyai.
"iya ayah ibu nginap sini yah,plisss"kata rahma .
"ya sudah ayah nginap sini" kata ayah.
"alhamdulillah,ayah ibu rahma balik ke asrama yah soalnya waktu mengaji"kata rahma.
"iyah nak yg giat mengajinya"kata ayahhnya.
Sesampai di asrama rahma dan yang lain bersama sama berangkat ke aula untuk mengaji bersama dari selesai sholat magrib sampai jam 10 malam.
__ADS_1
Setelah semua balik keasrama,mereka bersiap siap untuk tidur,tapi tidak dengan rahma,rahma masih memikirkan apa yang di beritahu tadi sama keluarganya.
Waktu menunjukan pukul 2 pagi rahma melakukan sholat tahajud,selesai sholat tahajud rahma langsung sholat istikharoh minta petunjuk sama allah untuk jawabannya besok.
Adzan shubuh berkumandang semua santriwan dan santriwati bersiap siap melaksanakan sholat berjamaah.
selesai sholat shubuh mereka membersihkan kamar mereka masing masing,tetapi ke 4 sahabat rahma bingung dengan sikap rahma yang pendiam melamun seperti banyak beban,mereka pun bertanya.
"rahma kenapa antum dari tadi kita perhatikan melamun terus pendiam lgi apa ada masalah?ceritalah"kata putri.
"ana bingung kenapa ana di suruh berta'aruf secepat ini,sedangkan ana baru saja merasakan hidup mandiri di pesantren ini"kata rahma.
"afwan sahabatku tetapi ana belum siap untuk itu semua,ana pengen menuntut ilmu di pesantren ini"jawab rahma.
"rahma ada saatnya kita semua berpisah kita nggak akan bisa bersatu seperti ini lagi 1 tahun lgi ana keluar dari pesantren,karena ana menikah"jawab zoya.
"yg bener antum mau menikah?"jawab rahma.
"na'am rahma,ini perintah orang tua ana jadi ana harus menurutinya"jawab zoya.
"kita semua juga sama rahma,tetapi kita masih 2 tahun lagi"jawab ke 3 sahabat .
__ADS_1
"kenapa kalian menikah secepat itu?"jawab rahma.
"rahma itu sudah adat di kota kami jadi harus di patuhi,di umur 19 tahun kita harus berumah tangga."kata ke 4 sahabat .
setelah selesai sahabat itu berbicara,rahma menemui ayah dan ibunya di rumah pak kiyai,tetapi gus auladi menghadang di depan pintu pagar masuk rumah.
"ada apa sih gus ngehalangin jalanku"kata
rahma.
"yah nanya jawaban antum"jawab gus
"kenapa gk sabar sih,yaudah buka pintunya jawabanya dalam rumah."jawab rahma.
"silahkan masuk" kata gus.
"na'am terima kasih"jawab rahma.
Rahma masuk rumah pak kitai dengan mengucapkan salam langsung di suruh duduk pak kiyai.
Akhirnya rahma menjawab tawaran ta'aruf .
__ADS_1