Pesantren Love Story

Pesantren Love Story
83. Pulang


__ADS_3

"mz jangan pergi lagi, jangan tinggalin kita lagi maz huhuhu" ucap Nasha dengan berderai air mata.


"i- iya sayang" ucap Zafran lirih. namun bisa didengar oleh Afra dan Nasha.


"maz, Maz Zafran bisa ngomong" ucap Nasha yang kaget mendengar suara Zafran. Zafran mengangguk dengan masih mengeluarkan air mata dan memeluk kembali Nasha juga Afra.


Nasha merenggangkan pelukannya.


"dok, suami saya bisa bicara dok" ucap Nasha dokter pun menganggukan kepala.


"memang kesehatan fisik dan kesehatan mental itu sangat berpengaruh, pk Zafran ini sakit di kedua duanya, fisik juga mental. mental akan sehat jika suasana hatinya tenang dan bahagia. jika mentalnya sehat, fisiknya pun juga berpengaruh akan ikut sehat." tutur dokter menjelaskan.


"bu Nasha, sepertinya ibu dan keluargalah obat untuk pak Zafran, maka saya izinkan pak Zafran untuk ibu bawa pulang dan ibu rawat dirumah" ucapan sang dokter membuat Nasha juga Zafran bahagia. akhirnya kini mereka benar benar bisa berkumpul kembali.


setelah mengurus semua urusan di tempat terapi dan mengucapkan terimakasih pada Fahmi juga Aisyah kini Zafran Nasha dan rombongan kembali pulang ke Malang untuk bertemu dan berkumpul lagi bersama Abah Labib dan Ibu Aminah.


Seperginya rombongan Nasha kini hanya tertinggal Fahmi dan Aisyah yang masih melihat kepergian sebuah keluarga yang sudah lama terpisah.


"kamu gak papa dek" tanya Fahmi, Aisyah menggelengkan kepala.


"abang kira kamu menyukai gus Zafran" ucap Fahmi lalu mendapat tatapan tajam dari Aisyah.


"enggak lah bang, abang tau sendiri bagaimana masa lalu Aisy, sangat sulit untuk Aisy jatuh cinta lagi, apalagi jatuh cinta pada orang asing yang belum Aisy ketahui bagaimana karakternya bang" tutur Aisyah yang mengingat masa lalunya yang pahit.


"yakan siapa tau seperti drama drama korea atau cerita dinovel novel itu, seorang gadis yang jatuh cinta pada pemuda yang ditolongnya hahahah" Fahmi tertawa terbahak bahak mengingat dulu Aisy sering menangis tertawa dan emosi sendiri tiap nontom drakor dan baca Novel Novel yang bergenre romantis.


"sejak kapan abang tau tentang cerita drama korea dan novel" tanya Aisyah polos.


"sejak kamu patah hati" jawab Fahmi singkat.


"dah yuk pulang Aisy pengen mandi"


💦💦💦💦💦

__ADS_1


kini Nasha bersama rombongan sudah sampai dihalaman rumah keluarga Abah Labib, sepanjang perjalanan tadi Zafran tidak melepaskan pelukannya pada Nasha dan Alif. rasa semangatnya untuk sembuh terus membara, Zafran ingin kembali melindungi keluarga kecilnya.


dirumah abah Labib kini sudah berkumpul abah Labib ibu Aminah kedua orangtua Nasha dan kedua orangtua Imron.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumussalam" seketika suasana hening lalu Zafran memeluk ibu Aminah dan abah Labib.


kita skipp aja ya Lur, intinya pertemuan Zafran dengan kedua orangtuanya kembali haru dan mengeluarkan air mata.


saat ini semua orang yang datang tadi sudah pulang tinggalah Nasha, Zafran dan Alif dikamar.


"mz sekarang sudah pulang, kamar kita masih sama seperti dulu tidak ada yang berubah mz. mandi dulu ya Nasha siapin baju gantinya" ucap Nasha saat menidurkan Alif diatas ranjangnya.


"ki kita mandi bareng yuk" ucap Zafran lirih dan terbata bata sambil memeluk Nasha dari belakang, Nasha pun mengangguk karena dia juga sangat rindu dengan suaminya. dulu mereka sering mandi bersama dan makan satu piring bersama.


setelah mengangguk Nasha langsung membantu Zafran berjalan ke kamar mandi. disana mereka tidak hanya mandi tapi juga melakukan proses pembuatan adik untuk Alif. maklum lah rindu setengah mati.


"makasih ya sayang, kamu masih setia sama mz masih mau nunggu mz" ucap Zafran lirih sambil meneteskan air mata.


cup


Zafran kembali mencium bibir Nasha yang sudah lama tidak dia rasakan, rasanya masih sama, lembut dan manis. setelah lama bergulat dalam ciuman kini mereka segera mengakhiri acara mandi mandiannya.


"Mas minum obatnya dulu ya sebelum tidur" Nasha menyodorkan obat dan air minum dengan segera Zafran menerimanya.


"sayang, maz ingin dengar kamu cerita tentang hidup kamu selama kita terpisah".


Nasha merebahkan tubuhnya ditengah tengah antara Zafran dan Alif dengan bersender pada dada Zafran.


"awalnya Nasha shock dan gak bisa nerima kepergian Mz Zaf, semenjak maz Zaf pergi Nasha tinggal dirumah papa sampai Alif berumur dua bulan. setelah itu Nasha minta kembali tinggal disini dan memulai melanjutkan usaha butik maz untuk menyambung hidup Nasha juga Alif, awalnya mama papa abah dan ibu tidak mengizinkan tapi Nasha berhasil memberi pengertian pada mereka, semenjak mz Zaf pergi kesehatan ibu menurun jadi Kadang kalau Nasha kerja Alif Nasha titipin pada mama, mbk santri kadang juga Nasha bawa Alif kerja"


Zafran merasa hatinya sakit mendengar perjuangan Nasha dengan mengusap kepala Nasha Zafran kembali menangis.

__ADS_1


"Mz jangan nangis, kalau nangis Nasha berhenti nih ceritanya. ini tu baru pemanasan ceritanya" ucap Nasha yang semakin cerewwet , entah kenapa semenjak punya anak Nasha nambah cerewet.


"maaf ya mz gak nemenin Nasha pas lahiran Alif" Zafran tidak menyangka Nasha benar benar seorang istri yang dewasa dan tangguh.


"iya gak papa mz, dengan kembalinya mz sekarang sudah menganggantikan waktu yang dulu pernah hilang"


"yaudah lanjut ceritanya"


"waktu itu butik hampir bangkrut mz, Nasha berjuang kembali hingga akhirnya keadaan kembali stabil tapi datang lagi ujian, kami ditipu oleh cilent lalu Nasha bangkit lagi setelah stabil kembali, pabrik kebakaran. saat itu Nasha benar benar buntu dan hilang semangat. lalu papa dan abah datang memberikan suort pada Nasha. papa juga meminjami Nasha modal untuk merintis kembali dan Alhamdulillah setahun ini butik lancar dan nambah maju mz" lagi lagi Zafran semakin mempererat pelukannya dan mencium bibir Nasha. bibir Nasha bagaikan candu untuk Zafran.


"mz sudah yuk tidur, Nasha capek" ajak Nasha lalu membaringkan tubuhnya dengan saling berpelukan dengan Nasha. Alif cuekin dulu ya Lif heheheh.


"mz benar benar bangga punya istri sepertimu sayang" bisik Zafran ditelinga Nasha.


"Nasha juga bangga dengan mz Zaf, besok gantian mz Zaf ya yang cerita ya" Zafran mengangguk.


pagi harinya Alif terbangun terlebih dahulu, melihat Nasha dan Zafran berpelukan membuat Alif menangis dan memukul lengan Zafran yang sudah tak sekekar dulu.


"umiku umiku hua hua hua, jangan peluk peluk umiku, abah jahat abah ambil umiku" Alif terus meronta berusaha melepaskan tangan Zafran dari tubuh mungil Nasha. Zafran dan Nasha pun langsung bangun.


"ya Allah sayang jangan pukul pukul abahnya nak gak boleh" ucap Nasha sambil memeluk Alif.


"ini umiku" ucap Alif


"ini istri abah" goda Zafran.


"hua hua umi, abah jahat umi" Alif semakin histeris. melihat Alif semakin nangis histeris membuat Zafran ssmangat menggoda Alif dengan memeluk dan menciumi kepala Nasha.


"hua hua abah jahat, abah ambil umi dari Alif hua hua hua" sambil mukul mukul Zafran.


"mas Zaf diem dulu dong, jangan godain anaknya" ucap Nasha sambil menjauhkan dirinya pada Zafran, Zafran hanya tertawa kekeh melihat adegan pagi ini.


mampir yuk kenovelku yang satunya hehehe

__ADS_1



__ADS_2