
Rania, Ghina dan Nasha terus mencari keseluruh tempat yang ada dipesantren, sampai santri santri putri yang lain juga ikut mencari Mahira.
Nasha pun berjalan menuju Mushola
"lah itu seperti Mahira" ucap Nasha mendekati keberadaan Mahira yang ada di balik tiang mushola.
"Alhamdulillah akhirnya ketemu juga ra" ucap Nasha lega
"Ra, Mahira bangun Ra" ucap Nasha dengan lembut
"Mahira bangun yuk" ucap Nasha sambil menggoyangkan badan Mahira dengan sedikit cemas
"ya allah Mahira kenapa si, kok gak mau bangun bangun, biasanya gampang banget dibangunin" batin Nasha dengan sedikit ada rasa takut
"Ra, Ra bangun si Ra" ucap Nasha dengan sedikit mulai menangis
Nasha pun langsung keluar dari mushola dan mencari bantuan
"Nasha" teriak Ghina dari kejauhan
Nashapun langsung melambaikan tangannya, tanda meminta untuk Ghina menghampirinya
"Kenapa Sha" tanya Ghina yang ngos ngosan habis berlari menghampiri Nasha yang dilihatnya sangat cemas.
"itu Ghin, Mahira ada didalam, tapi aku bangunin gak bangun bangun dari tadi" jawab Nasha sambil gugup dan nunjuk ke arah Mahira
"Mahira kenapa" tanya Ghina pada Nasha yang sudah menangis dan berjalan menghampiri keberadaan Mahira.
"aku gak tau Ghin, aku nemuin Mahira sudah tergeletak disini, dari tadi aku bangunin gk bangun bangun" ucap Nasha dengan menangis
"Ra, Ra bangun Ra, soto mie ayam bakso tekwan somay, lah gak bangun juga ni anak"
"Ra ada tekwan bakwan prekedel pecel lele" ucap Ghina dan membuat Ghins sedikit khawatir, pasalnya dulu kalau Mahira tidur ada yang ngucap nama nama makanan dia langsung bangun. ini berkali kali Ghina ngucap makanan Mahira gak bangun juga, sementara Nasha sudah nangis tersedu sedu
"kamu tenang ya Sha. jangan nangis" ucap Ghina menenangkan Nasha dan dijawab anggukan oleh Nasha
"aku minta bantuan mbk mbk dulu untuk ngangkat Mahira" ucap Ghina dan langsung keluar mencari bantuan dan dijawab anggukan lagi oleh Nasha
__ADS_1
tak lama kemudian Ghina dan Tiga orang santri datang
"Mb Mahira kenapa mb" tanya salah satu dari tiga santri itu
"kita gak tau dia kenapa, dibangunin gak bangun bangun" jawab Ghina
"mb kita bopong Mahira ke asrama ya, kamu bagian kaki kamu bagian kepala dan aku sama Nala bagian badan tengahnya" ucap Ghina memberikan intruksi kepada ketiga orang santri tadi dan langsung membopong tubuh Mahira ke asrama.
ketika sudah diangkat dan baru sampai tengah perjalanan tiba tiba Rania datang
"mbk Mahira kenapa mbk" tanya Rania dengan suara tinggi dan membuat Mahira kaget dan dengan suara kerasnya dan membuat Mahira bangun
"hoamm, loh loh aku mau dibawa kemana ini" ucap Mahira kaget yang merasakan tubuhnya diangkat dan terbayang melayang
"Ghin Ghina berhenti Ghin" ucap Mahira sambil memukul tangan Ghina yang berada di atasnya
"loh Ra, kamu dah sadar" ucap Ghina dan langsung berhenti
"Alhamdulillah akhirnya kamu sadar juga Ra" ucap Ghina dan langsung memeluk Mahira
"lah emang aku kenapa si kok di bopong bopong segala" tanya Mahira dengan masih bingung
ha ha ha ha ha
"Beby aku gak kenapa kenapa, aku gak pingsan, tapi aku tadi tu tidur, aku capek banget rasanya malah ketiduran di Mushola" tutur Mahira dengan ketawa
"Astaghfirullah hal adzim Mahira, bener bener minta ditimpuk pakek ulekan kamu ya Ra bikin orang kecapean bopong aja" ucap Ghina dengan kesal
"hahahah ya salah siapa main bopong orang tidur"
" ya kamunya di banguning gak bangun bangun ya kita khuwatir lah Ra," ucap Ghina dengan jutek
"tau kalau kamu tidur tak lemparin ke kebon binatang kamu Ra" Timpal Ghina dengan kesal lagi
"tuh liyat tuh sahabatmu nangis aja dari tadi" ucap Ghina nunjuk Nasha yang ada di belakang Mahira
"dasar kamu ra, suka banget ngeprank orang" jawab Nasha kesal sanbil mengusap matanya
__ADS_1
"hmmm Mahira Mahira. bisa bisanya satu pesantren heboh nyariin. dinya molor gak bangun bangun " celetuk Nasha dengan kesal
"lagian biasanya kamu ni kalau tidur di bisikin makanan langsung bangun, lah ini sampe capek aku nyebutin makanan kamu gak bangun bangun" ucap Ghina dengan marah marah Mahira pun hanya ketawa.
pasalnya semenjak bangun dari koma, Mahira memang jadi susah dibangunin tidur. dan suka tidur di sembarang tempat.
"kalian lucu ya kalau berantem ha ha ha" ucap Rania
"diam Rania gak usah ketawa, gak lucu ya" jawab Ghina dan Rania langsung menutup mulutnya dan menahan ketawa..
"semenjak kapan si Ra jadi ngebo gini kalau tidur" ucap Nasha dengan kesel.
"semenjak koma aku jadi susah dibangunin Sha" jawab Mahira santui
"hahahah berasa di prank deh mbk, udah khawatir kenapa kenapa taunya molor, untung gk ngorok" ucap Rania sambil ketawa ngakak
"Diam Rania" ucap Ghina dan Nasha bersamaan dengan rasa kesal lalu pergi
sesampainya asrama Nasha dan Ghina yang kesal dengan Mahira langsung mengambil posisi tidur.
"Nasha, Ghina udah dong jangan ngambek, aku juga gak tau deh kenapa sekarang susah dibangunninnya" tutur penjelasan Mahira
Rania yang baru masuk asrama masih ketawa ngakak dengan kejadian yang dilihatnya barusan
"ha ha ha ha bisa bisa nya orang tidur dikira pingsan" ucap Rania dengan memegangi perutnya menahan sakit akibat ketawa.
"Rania, diam kamu" ucap Mahira tegas dan langsung membuat Rania terdiam dan berjalan perlhana ke tempat tidurnya.
Nasha dan Ghina pun hanya diam dan memilih memejamkan matanya. Mahira pun juga langsung ketempat tidurnya dan tidur.
tapi Rania masih saja menahan ketawanya
Brugh
sebuah bantal mendarat diwajah Rania.
"bisa diem gak, gk usah jegigisan. cepet tidur" ucap Ghina dengab kesal dan membuat Ranua diam pasalnya wajah Ghina sudah sangat kesal dan marah.
__ADS_1
maaf ya up nya sekarang lama lama. author mulai sibuk heheheheh🙏🙏