
Nasha yang masih dalam pelukan Zafran, perlahan melepaskan dengan memandangi wajah Zafran dengan tatapan kosong.
"kenapa, ngeliyat mas seperti itu" tanya Zafran dengan lembut, tapi Nasha hanya diam. lalu dia berjalan menuju tempat tidur dan masih terdiam tidak bersuara.
suasana dikamar Zafran dan Nasha nampak hening, pandangan Nasha terlihat kosong, Nasha hanya diam dan tidak bergerak
"sayang, kamu kenapa kok diam saja, jangan melamun ya" ucap Zafran dengan memandangi wajah Nasha dan mencium kepala Nasha, tapi Nasha hanya diam tidak merespon Zafran
"maz, Sholat Isya dulu ya, tadi mz belum sholat"
Zafran langsung mengambil air wudhu dan solat dikamar, ketika Sholat Zafran dirakaat terakhir Nasha terdengar menggarangkan suaranya
"heeeeh heeeeeeh hheeeeh"
Zafran yang mendengar suara aneh Nasha langsung segera menyelesaikan Sholatnya, setelah salam Zafran menoleh kearah Nasha yang sudah berada diatas kasur dengan posisi sujud dengan menggarangkan suaranya "heeeeh heeeeeh heeeeh"
"Astaghfirullah Adzim sayang, kamu kenapa sayang" ucap Zafran yang memeluk tubuh Nasha namun Nasha memberontak, entah ada kekuatan dari mana, tapi kekuatan Nasha kali ini benar benar terasa kuat
Nasha terus terusan menggarangkan suaranya dan tiba tiba ketawa
"hihihihihihi"
Zafran nampak panik tapi juga merasa aneh
"Ya Allah apa Nasha kesurupan" batin Zafran dan Zafran mulai membacakan surat Alfatihah dan Ayat kursi
"hey, Zafran loe fikir gue kesurupan hihihihi, gue gak kesurupan" ucap Nasha tapi Zafran terus membaca surat surat Al-Qur'an dan Nasha malah mengikuti Zafran, Zafran baca Al-Fatihah Nasha ikut baca Al-Fatihah Zafran baca ayat kursi Nasha juga ikut baca ayat Kursi sampe Zafran merasa kesal sendiri. bukannya setannya keluar dari tubuh Nasha malah Setannya ikut ngaji dan membacanya pakek lagu lagu qori'ah
"oalah kamu ini jin Muslim ya, oke aku tantang kamu ngaji ya" ucap Zafran dan Nasha langsung ngaji dengan lagu diqori'
Audzubillahi mina Syaitonnirrojiim Bismillahirohmanirrohim. Alhamdulillahi robbil alamiin, arrohman nirohiim, maalikiyaumiddin, iyaa kana'budu wa iyya kanasta'in
Nasha pun mengikutinya dengan sangat fasih
Zafran sangat khawatir dan takut dengan kondisi Nasha, dia hawatir jin atau setan yang masuk kedalam tubuh Nasha dapat membahayakan nyawa Nasha dan kandungannya
"ya Allah Sha, maz gak ngerti lagi harus gimana" batin Zafran yang bingung dan kasihan melihat keadaan Nasha
hingga akhirnya Zafran memutuskan untuk meminta tolong ke abah Labib.
"Assalamualaikum bah, abah sudah tidur belum" ucap Zafran didepan pintu kamar abah Labib, dan tidak lama kemudian abah Labib membukakan pintu bersama ibu Aminah
__ADS_1
"ada apa Fran" ucap abah Labib
" bah Zafran boleh minta tolong" ucap Zafran terlihat panik
", minta tolong apa, kenapa kamu panik"
"Nasha bah"
"kenapa dengan menantu ibu Fran" ucap ibu Aminah
"Nasha sepertinya kesurupan bu dan sudah satu jam jin nya belum mau keluar, Zafran sudah bacakan suratan tapi dia malah ikut ngaji juga sampai Zafran kualahan, mana suara qori' nya bagus lagi bah, Zafran hawatir dengan kandungan Nasha bah, Zafran bingung harus bagaimana bah" tutur Nasha
ucapan Zafran yang terlihat panik membuat abah Labib dan ibu Aminah ikut hawatir dan panik juga.
"yasudah ayo kita lihat" ucap abah Labib dan mereka bertiga langsung menuju kamar Nasha
"ya Allah nak kamu kenapa" tanya Ibu Aminah yang hawatir melihat Nasha terlihat lemah dan langsung memeluk Nasha
ingin sekali Nasha melepaskan pelukan ibu Aminah
abah Hasan langsung membacakan Surat surat dan Nasha langsung terdiam, dan perlahan dia sudah tenang dan tidur
seperginya abah Hasan dan Ibu Aminah Nasha nampak lega dan Zafran langsung menutup pintu
"Astaghfirullahal adzim, niatnya mau ngeprank mz Zafran, malah aku yang ke prank Abah, malunya aku sampai abah turun tangan langsung" batin Nasha
"Nasha sanyang kamu gak papa, mau minum" tanya Zafran yang tidak berhenti memandangi Nasha dan mengusap kepalanya
Nasha hanya diam menahan malu campur ketawa
"kenapa"
Nasha hanya menggelengkan kepala
"kenapa" Zafran mulai memeluk Nasha
"huahahahahah" aku gak kuat nahan ketawa mz
Zafran bingung dengan ucapan Nasha
"kamu kenapa Ketawa Sha" tanya Zafran bingung dan Nasha masih tetap ketawa
__ADS_1
"kamu gak kesurupan ya"
"heheheh" Nasha mengangguk
"kamu ya, jail banget bikin mz khawatir" ucap Zafran dengan ketawa dan mengelitikin badan Nasha
"maz ampun maz ampun, jangan" ucap Nasha mohon ampun sambil menahan geli
"biar apa. heem biar apa prank maz kayak gitu" tanya Zafran menghentikan kelitikannya
"aku kesel aja sama maz, udah tau istrinya nyidam pengen Lihat Dr Rizal nikah sama Mahira, malah nemenin Dr Rizal meminang gadis lain. jadi, yaudahlah aku kesurupan aja" ucap Nasha sambil cemberut, Zafran hanya menggelengkan kepala
"kesurupan bohongan" ucap Zafran sambil ketawa
"Nasha, maz bukannya gak mau nururin nyidam Nasha, mas mau, maz akan lakukan apapun untuk Nasha, tapi untuk satu hal ini mas gak bisa sayang, karena itu menyangkut perasaan dan hidup orang lain, menikah itu sekali untuk selamanya. gini deh, sekarang maz nanya ke Nasha, kalau Nasha dipaksa menikah dengan orang yang tidak Nasha cintai bagaiamana rasanya" ucapan Zafran mengingatkan tentangnya terdahulu, dimana pernikahan mereka terjadi karena kesalah pahaman yang hingga akhirnya dimanfaatkan oleh kedua orangtua mereka untuk menikahkan mereka, dan dulu Nasha belum mencintai Zafran. berat memang rasanya, menjalani hidup dengan orang yang tidak kita cintai
"tapi maz, seiring berjalannya waktu pasti rasa cinta itu akan timbul, kalau kata orang jawa tresno jalaran songko kulino, contohnya Nasha eh kita" jawab Nasha
"iya, bener, tresno jalaran soko kulino. tapi tetap saja Sha, kita tidak bisa mengatur hidup orang lain, orang lain berhak bahagia dengan pilihannya sendiri" tutur Zafran dengan lembut
"sekarang maz nanya sama Nasha, kalu Nasha maz atur sesuka maz, bahkan hal yang gak Nasha sukai tapi mas atur atur, gimana rasanya" tanya Zafran
"ya gak maulah maz, enak aja mau ngatur ngatur semau maunya" jawab Nasha dengan kesal
"nah, itu juga kaitanya dengan nyidam Nasha, jangan lagi yah nyidam yang seperti itu, kasian kamunya, kasian babynya juga kasian orang lain yang Nasha libatkan" Nasihat Zafran membuat Nasha sadar kalau nyidamnya memang tidak baik
"mas, besok mz libur kan, kita jalan jalan sore yuk lihat sunsite" ajak Nasha, Zafran langsung mengangguk
"tapi jangan lagi pura pura kesurupan ya, kesurupan bohongan" Nasha menggangguk
"maaf" ucap Nasha manja
"maz Maafin tapi Nashai setoran hafalan dulu sama mas, sudah seminggu belum setoran hafalan"
"maz aku pengen, kalau anak kita lahir aku sudah hatam hafalannya" ucap Nasha sambil mengelus perutnya
"Aamiin semoga bisa ya, Nasha yang giat dan bener bener hafalannya, biar cepet hatam" jawab Zafran dan mereka tenggelam dalam melantunkam ayat ayat suci Al-Qur'an
Para hafidz/ penghafal Al-Quran akan mendapatkan pertolongan (syafaat)
hadits-nya, dari Abi Umamah ra, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW berkata, “Bacalah Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafal).” (HR. Muslim).
__ADS_1