Pesantren Love Story

Pesantren Love Story
89. Hadiah untuk Nasha


__ADS_3

Tepat pukul 00.00 WIB Zafran terbangun dari tidurnya. Zafran mencium bibir ranum Nasha yang berwarna merah muda tanpa lipstik lalu membisikan doa ditelinga Nasha.


"Barrakallah fii umrik uminya Alif istrinya Zafran. Semoga kamu bahagia selalu jadilah ibu dan istri yang selalu setia untuk kami" Zafran mencium bibir Nasha kembali lalu mencium kening.


Nasha yang tertidur merasa terganggu kening dan bibirnya terasa basah, perlahan Nasha membuka mata.


"mmmmm mz Zaf, belum tidur" tanya Nasha sambil membuka matanya.


"sudah tadi" jawab Zafran sambil memeluk Nasha dan menyangga kepalanya dengan satu tangan. Nasha nampak melihat kesisi kanannya mencari keberadaan Alif.


"Alif mana mz" .


"dikamar mama, tidur sama mama". jawab Zafran sambill memandangi wajah cantik Nasha.


"mama?" Zafran mengangguk.


"Astaghfirullah Nasha lupa kalau malam ini kita menginap dirumah mama maz".


"Barrakallah fii umrik sayang" bisik Zafran Nasha tersenyum.


"terimakasih mz Zaf, mz ingat?" Zafran mengangguk.


"nih" Zafran memberikan kotak berisi cincin berlian pada Nasha.


"apa ini" jawab Nasha sambil mengambil kotak itu.


"buka aja" Nasha membukanya dan betapa bahagianya dia mendapat hadiah cincin berlian.


"mz kapan belinya?".


"tiga tahun yang lalu tepatnya dua bulan sebelum ulangtahun kamu, sebelum mz kecelakaan mz sudah siapin ini untuk ulangtahun kamu tapi belum sampai kamu ulangtahun mz mendapat musibah" Nasha tersenyum haru.


"Nasha suka?"


"suka mz makasih ya" Zafran mengangguk.


"sini mz pakaikan" Zafran mengambil cincin itu lalu memasangkan kejari manisnya Nasha.


cup


Nasha mencium kening Zafran.


"kok itu aja si" ucap Zafran lalu memajukan bibirnya, Nasha malah tertawa.


"kamu gatau ya dimana maz nyimpen cincin ini" Nasha menggelengkan kepala.


"dimana mz, apa dikamar kita. kok Nasha gak pernah liyat selama ini mz".


"mz Narok didalam jaz pernikahan " .


"oalah pantes Nasha gak tau, Nasha gak pernah menyentuh barang barang maz".

__ADS_1


"iya mz tahu itu, dari terakhir mz pergi sampai maz kembali letak dan susunan baju baju maz masih sama".


"makasih ya udah setia sama maz" Nasha mengangguk Zafran langsung mencium bibur Nasha lalu turun keleher Nasha lalu berbisik.


"bikin adeknya Al yuk" ucap Zafran.


"Nasha halangan maz" jawab Nasha sambil nahan tawa karena melihat perubahan ekspresi Zafran yang tadinya senyum bahagia menjadi kecewa.


"sejak kapan, tadi masih Sholat Maghrib. jangan bohong ya sayang".


"tadi pas baru sampai rumah mama, kan Nasha gak Sholat Isya".


"Hufttt, yaudah yuk tidur sambil peluk tapi ya" ucap Zafran yang kecewa, Nasha memeluk Zafran dan memcium bibir nya.


"Sayang jangan mancing mancing Mz jadi pengen. mau kamu tanggung jawab" Nasha tertawa karena Nasha sengaja mengerjai Zafran.


"mz" ucap Nasha lirih.


"kenapa sayang" .


"anna uhibbuka mz" ucap Nasha.


"Anna uhibbuki Nasha " jawab Zafran.


"Inna fatahna Qolbi laka ya habibie" (sesungguhnya aku hanya membuka hatiku untukmu wahai kekasihku).


"iya mz tau sayang mz percaya ucapan Nasha" jawab Zafran.


"jangan pergi lagi ya mz, Nasha mau kita selamanya seperti ini" Zafran mengangguk mempererat pelukannya pada Nasha dan mereka tertidur sampai pagi dengan posisi saling memeluk erat.


"pagi ma" ucap Nasha pada mama lalu mencium pipi mamanya.


"mentang mentang ulangtahun bangunnya siang amat uminya Alif" ucap Mama menggoda Nasha.


"heheh mumpung halangan ma, mumpung ada yang jagain Alif juga. kapan lagi coba" jawab Nasha.


"dasar kamu ini yah kebiasaan dari gadisnya gak pernah hilang, tiap halangan selalu sengaja bangun siang". ucap mama sambil menyubit hidung mancung Nasha.


"itu berlaku kalau dirumah mama aja ma, kalau dirumah mertua gak berani Nasha" jawab Nasha sambil tertawa.


"oh, jangan sampai fergusso. jangan sampai kamu berbuat seperti itu dirumah mertua, sungguh memalukan" ucap mama.


"mama kenal sama fergusso ma"


"kenal lah, akrab malah" mereka berdua tertawa bersama.


"oiya Alif mana ma".


"itu lagi sama abah dan opanya ngasih makan ikan" ucap mama sambil nunjuk ke arah kolam ikan.


"Barrakallah fii umrik ya anak mama" ucap mama sambil mencium pipi Nasha.

__ADS_1


"makasih ya mam". jawab Nasha sambil senyum.


"oiya Sha kamu hubungi mertua ipar dan temen temen kamu ya untuk dateng nanti malem kita adakan syukuran kecil kecilan ulangtahun kamu" .


"mama kok repot repot si ma".


"hei anak mama, kamu ini anak mama satu satunya mama gak pernah merasa direpotin sama kamu. justru mama seneng bisa kumpul dengan besan dan orang orang terdekat, bagi mama kamu ini tetap Nasha gadis kecil mama yang manja yang selalu minta dirayakan setiap ulangtahunya dengan nasi tumpeng".


"gak kerasa ya ma, sekarang Nasha udah jadi ibu udah malu juga kalau mau manja manja sama mama sama papa".


"iya, waktu terasa cepat berputar ya Sha" Nasha mengangguk .


"ma ini udah semua". ucap Nasha nunjuk menu sarapan pagi ini yang berada di pantri.


"udah kamu bawa ke meja makan lalu panggil mereka untuk sarapan".


"siap bos" setelah selesai menyiapkan sarapan Nasha lalu menghampiri para lelaki tercintanya untuk sarapan.


"pa, mz anak umi sarapan yuk udah siap" ucap Nasha.


"Ayok Alif kita sarapan dulu" papa menggendong Alif dan Zafran berjalan dibelakangnya dengan masih membawa penyangga untuk jalan.


pagi itu hari minggu papa Nasha berada dirumah sarapan bersama keluarga papa Nasha terasa harmonis dan hangat. seusainya sarapan mereka ngobrol ringan masih dimeja makan.


"sha ini buat kamu nak" papa Nasha memberikan sebuah kotak berisikan kunci mobil beserta surat suratnya.


"apa ini pa". jawab Nasha saat mengambil kotak itu dari papanya.


"itu mobil hadiah ulangtahun untuk kamu, besok kan zafran sudah kembali masuk kantor biar mobil Zafran dipakai Zafran dan kamu pakai ini untuk keperluan kamu" Nasha menoleh kearah Zafran seolah bertanya boleh tidak Nasha menerimanya. Zafran mengangguk dengan senyum.


Nasha langsung memeluk papanya.


"Barrakallah fii umrik anak papa" .


"terimakasih ya pa, ma" papa mama Nasha mengangguk.


"opa hadiah buat Alif mana, masa cuma umi yang dikasih hadiah". ucap Alif yang ingin diberi hadiah juga.


"sini ikut opa, hadiah buat Alif ada didepan" Alif langsung menengadahkan tanganya tanda minta gendong.


"hap" ucap papa Nasha lalu berjalan ke garasi.


"niih hadiah buat Alif. Alif suka? warnanya sama seperti punya umi" ucap papa Nasha.



"suka opa, Alif mau naik opa".


"boleh ayuk kita naik" papa Nasha meletakan Alif kedalam mobil barunya.


"opa terimakasih ya opa".

__ADS_1


"iya cucu opa".


jangan lupa like komen votenya luuurrrr😁😁


__ADS_2