
MIKE duduk tepat di depan Bar tender yang hanya melayani dan menyajikan Minuman untuk dirinya. Terbiasa hidup mewah dan bebas Mike selalu berada di Bar ini jika sedang memikirkan sesuatu yang tak dapat dia pecahkan. Menghabiskan lima botol Diva Vodka tak juga membuat dirinya menghilangkan apa yang sedang dia pikirkan sekarang. Wajah wanita itu selalu berputar-putar di kepalanya. Semenjak pulang dari pantai dua hari lalu Mike tidak bisa menyingkirkan wajah tersenyumnya Miki di kepalanya. “Apakah kau tahu kenapa aku terus melihat wajahnya setiap saat?” tanyanya pada pelayan yang berada di hadapannya.
“Bisa Tuan katakan padaku wajah tersebut seorang wanita atau pria?” pelayan itu menanggapi pertanyaan Mike.
“Dia seorang wanita, dia cantik, baik, dan paling penting dia wanita pemalu.” Jawab Mike yang setengah mabuk.
“Apakah kau menyukainya?” tanya pelayan itu kembali. Mike tertawa mendengar pertanyaan yang di lontarkan pelayan tersebut.
“Aku tidak tahu. Tetapi saat aku melihatnya hatiku terasa sangat ringan sekali, dan aku tidak bisa berada jauh darinya walaupun hanya sedikit. Kehadirannya seperti narkotika yang membuat diriku selalu membutuhkannya.” Mike tersenyum seakan dia melihat wajah Miki di kepalanya.
“Tuan boleh aku katakan sesuatu padamu?” seru pelayan tersebut dengan berhati-hati.
“Silakan katakan apa yang ingin kau katakan padaku,” Mike memberi izin pada pelayan tersebut.
“Tuan saat ini Anda sendang mengalami jatuh cinta.” Pelayan tersebut mengatakan pendapatnya. Mata Mike terbuka lebar saat mendengar apa yang di katakan pelayan tersebut padanya.
“Bagaimana bisa kau tahu jika aku sedang jatuh cinta? Sedangkan diriku saja tidak tahu.” Mike menatap serius pelayan tersebut.
“Itu sangat mudah Tuan. Dulu aku juga pernah mengalami apa yang Tuan alami, setiap kali aku menutup mataku wajahnya selalu dapat aku lihat. Baik aku menutup dan membuka mataku aku selalu melihat wajahnya. Saat dia tidak ada aku merasa khawatir dan kehilangan. Dan yang paling penting aku tidak bisa berada jauh darinya walaupun hanya untuk sesaat.” Pelayan itu mengatakan gejala yang dia rasakan saat pernah jatuh cinta.
Mike hanya diam saja saat mendengarkan cerita pelayan tersebut. Apa yang di rasakan pelayan tersebut sama persis yang dia rasakan saat ini. Dia sangat paham dengan apa yang di katakan oleh pelayan tersebut. Mike masih tidak percaya jika dirinya sedang jatuh cinta. Menurutnya itu mustahil karena bisa saja apa yang dia rasakan hanya untuk sesaat.
♥♥♥
__ADS_1
Miki kembali mengalami gejala tidak bisa tidur. Kali ini dia memiliki alasan kenapa dia tidak bisa tertidur. Dia selalu mengingat apa yang terjadi di pantai dua hari yang lalu. Mata pria itu selalu mengganggunya, di dalam mata itu ada sesuatu yang tak bisa dia abaikan begitu saja. Memikirkannya saja membuat Miki tersenyum sendiri. Miki menggigit bibir bawahnya karena rasa yang tertahan dalam dirinya. Miki menahan dirinya dari rasa yang mulai tumbuh membungai hatinya. Dia ingin sekali menceritakan apa yang dia rasakan saat ini pada Lucy, tetapi apa daya dia tidak bisa karena jarak dan waktu yang tak mendukung.
Sudah hampir pukul dua malam Miki masih belum bisa tidur. Rasa kering di tenggorokan membuatnya membutuhkan air untuk di minum. Miki keluar dari kamar menuju dapur, dia membuka kulkas dan mengambil sebotol air mineral yang masih tersegel. Kemudian Miki duduk di kursi ruangan tamu tanpa menyalakan lampu. Dia tidak ingin cahaya mengundang orang lain.
Beberapa menit berada di ruangan tamu yang gelap tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka. Miki langsung berdiri sigap dan membentuk pertahanan diri jika ada yang datang dia bisa langsung menyerang. Suara langkah kaki tersebut terdengar seperti menggunakan sepatu hak tinggi. Jika memang benar yang di duga Miki berarti orang yang masuk ke dalam Villa adalah seorang wanita.
Suara hentakan kaki tersebut semakin mendekat dan jelas suaranya. Mendengarnya semakin membuat Miki menyiapkan dirinya. Saat Miki memasang kuda-kuda tiba-tiba lampu menyalah, dan yang muncul adalah seorang wanita cantik dengan berpakaian seksi. Apa yang di duga Miki suara langkah kaki tersebut adalah seorang wanita dan dia benar.
“Kau siapa?” seru Miki terkejut melihat wanita tersebut. Sedangkan wanita tersebut tersenyum canggung karena kedapatan oleh Miki.
“Aku juga tinggal di sini sama sepertimu,” jawab wanita seksi tersebut. Dia membuat Miki bingung dengan perkataannya.
“Apa maksudmu mengataka jika kau juga tinggal di sini?” tanya Miki bingung. Dia tidak mengerti kenapa wanita ini bilang dia juga tinggal di sini.
“Tunggu sebentar, tadi kamu bilang salah satu wanitanya Mike?” seru Miki pada wanita yang bernama Katie. Wanita tersebut mengiyakan dengan menganggukkan kepalanya pada Miki. “Jika kamu adalah salah satu wanitanya Mike berati masih ada Wanita lain yang tinggal di sini?” tanya Miki pada Katie.
“Benar sekali. Wanita yang tinggal di sini ada tiga termasuk dirimu.” Kata Katie yang membuat Miki sangat terkejut.
“Apa maksudmu termasuk aku?” tanya Miki bingung.
“Bagaimana cara menjelaskannya, bisa di bilang aku dan kamu adalah wanita yang di pelihara oleh Mike.” Katie menatap Miki dengan perasaan tak enak.
Seketika pikiran Miki kosong setelah mengetahui kebenaran tentang Mike. “Jika kau memang tinggal di sini kenapa aku tidak pernah melihatmu?” seru Miki seolah dia masih tidak percaya.
__ADS_1
“Sebenarnya Kami di larang oleh Mike untuk keluar dan bertemu denganmu.” Jawab Katie yang semakin membuat Miki tidak menyangka jika Mike seperti itu.
“Kenapa?” tanya Miki kembali. Dia ingin mengetahui semua yang tidak dia ketahui.
“Karena memang sudah aturan bagi kami jika ingin tetap tinggal bersama Mike. Kami di larang ikut campur dalam kehidupan pribadinya. Jika kami memaksa untuk mencampuri urusan pribadinya maka kami tidak bisa bersamanya lagi.” Kata-kata Katie membuat tangan Miki bergetar.
“Jika memang begitu kenapa kalian masih mau tinggal bersamanya?” Miki menanyakan hal yang sangat penting baginya untuk di tanyakan.
“Karena kami yang mau sendiri. Aku sangat mencintai Mike, aku tidak masalah jika dia memiliki banyak wanita dalam hidupnya.” Katie tersenyum saat mengatakan jika dia mencintai Mike.
Air mata Miki mengalir membasahi pipinya. Dia sangat terluka saat mengetahui kenyataan tentang Mike pada saat dia telah memiliki perasaan padanya. Hati Miki terpecah menjadi pecahan kecil sehingga tak dapat di kembalikan seperti semula lagi. Rasa sakit yang di rasakan Miki terasa sangat menyakitkan seperti luka sayatan yang tersiram air alkohol. Terasa sangat peri sekali sehingga bibir Miki membiru menahan sakit.
“Bisakah kau merahasiakan kalau kau tahu tentang keberadaan kami di sini?” pinta Katie pada Miki.
“Kenapa?” suara Miki parau.
“Karena jika Mike tahu kami akan di hukum dan keluarga kami akan menderita.” Kata-kata Katie semakin membuat Miki terkejut.
Miki tidak mengira jika Mike melakukan semua itu. Dia mengancam menggunakan keluarga untuk membukam mulut wanita-wanita ini. Mike adalah seorang Pria yang sangat mengerikan dan yang parahnya lagi dia memiliki perasa terhadap pria mengerikan ini.
.
.
__ADS_1
.