Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu

Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu
54. Pria Kaya


__ADS_3

Menjalani hari yang sangat sibuk membuat otak Mike sangat lelah, di tambah lagi pertengkaran kecil bersama Miki tadi malam membuatnya semakin gusar. Seharian penuh dia selalu terpikirkan dengan perkataan Miki semalam. Selama berada di dalam mobil Mike hanya duduk tenang di kursi belakang seraya berpikir keras.


Pertengkaran kecil ini membuatku pusing. Jika aku tidak mengambil tindakan terhadap masalah Cindy secepatnya, kemungkinan besar Miki akan mempersulitku nantinya. Batin Mike.


“Mr. Fred, pukul berapa kelas memasak Miki selesai hari ini?”


“Pukul lima sore Tuan, memang ada apa Tuan?”


Mike berpikir sesaat seraya menyandarkan punggungnya dengan nyaman di kursi belakang. Hampir beberapa menit berpikir keras dan akhirnya dia selesai berpikir.


“Mr. Fred, bisakah kau menyetir mobilnya lebih cepat?”


“Kenapa Tuan?”


“Karena kita harus cepat sampai di Villa, saya ingin mengurus masalah Cindy secepat mungkin sebelum menjadi masalah besar seperti masalah Katie sebelumnya.”


“Baik Tuan.”


Fred mempercepat mobilnya seperti yang di minta Tuannya itu padanya. Butuh waktu sepuluh menit mereka sudah tiba di Villa.


“Silakan Tuan,” ucap Fred seraya membukakan pintu mobil untuk Mike.


“Terima kasih Mr. Fred.”


Kemudian Mike melangkah keluar dari mobil dan berdiri tegap di depan pintu mobil seraya merapikan jasnya. Sebelum melangkah masuk Villa Mike melihat beberapa pelayan dan Bret sudah berdiri seraya menundukkan kepala untuk menyambut kedatangannya.


Tanpa tersenyum Mike melangkahkan kakinya mendekati Bret yang berdiri tepat di samping pintu yang terbuka.


“Nyonya Bret, apakah Cindy berada di kamarnya?”


“Ia Tuan, Nona ada di kamarnya sekarang.” jawab Bret seraya menundukkan kepalanya.


“Baiklah Nyonya Bret tolong kau bereskan semua barang-barang miliki Cindy, setelah selesai tolong perintahkan pada pelayan dan sopir untuk memasukkannya ke dalam mobil dan minta pada sopir siapkan mobilnya sekarang juga.” Perintah Mike.


“Baik Tuan, saya akan melaksanakannya.” Ucap Bret kemudian pergi menjalankan perintah Tuannya.


“Dan Mr. Fred, tolong siapkan semua berkas hutang kedua orang tua Cindy, termasuk surat perjanjian jaminan, pokoknya semua yang berkaitan tentang Cindy bawah semua padaku sekarang juga.”


“Baik Tuan.” Ucap Fred yang kemudian pergi melaksanakan perintah Mike padanya.


Setelah memperintahkan bawahannya, kemudian Mike melangkahkan kakinya masuk ke dalam Villa, Lalu dia berjalan menuju ke kamar Cindy. Saat berada di depan pintu kamar wanita itu Mike langsung membuka pintu kamar wanita itu tanpa permisi terlebih dahulu.

__ADS_1


Brakkk…


Pintu terbuka begitu saja. Cindy yang duduk di atas sofa refleks beranjak berdiri dan terkejut melihat Mike masuk ke dalam kamarnya tiba-tiba.


Dengan langkah kaki tertatih Cindy melangkah maju untuk memperkecil jarak di antaranya dan Mike.


“Stop, tetap di situ. Jangan mendekat.” Perintah Mike.


Langkah Cindy tertahan, kedua tangannya bergetar saat melihat ekspresi wajah Mike yang dingin dan angkuh saat menatapnya.


“Ada apa kau datang ke kamarku?” tanya Cindy lirih.


“Mr. Fred!” teriak Mike.


“Ya Taun,” jawab Fred yang terbirit-birit melangkah masuk ke dalam kamar Cindy.


“Mana berkas yang saya minta?”


Mike menadahkan tangan kanannya meminta berkas tersebut pada sekretarisnya itu. Fred yang melihat tangan Tuannya menadah di depannya kemudian dia meletakkan semua berkas yang dia pegang di atas tangan Tuannya itu.


“Ini Tuan semua berkas yang Anda Minta.” Ucap Fred kemudian melangkah mundur beberapa langkah dari Tuannya.


“Ambil ini,” perintah Mike pada Cindy.


Cindy melangkah maju dan mengambil semua berkas yang ada di tangan Mike. Setelah berkas tersebut berada di tangannya, Cindy kembali mundur ke posisi sebelumnya.


“Itu semua berkas hutang dan surat perjanjian antara aku dan kedua orang tuamu untuk memberikanmu sebagai jaminan hutang mereka.”


“Terus kenapa kau memberikannya padaku?”


“Aku memberikannya padamu karena aku tidak ingin memiliki hubungan apa pun lagi terhadapmu dan kedua orang tuamu. Kau boleh menghancurkan semua surat-surat itu, kau dan kedua orang tuamu aku bebaskan, tetapi dengan satu syarat kau harus pergi dari hadapanku dan Villa ini sekarang juga.”


“Kenapa kau lakukan semua ini? Apakah kau melakukan semua ini karena Miki?” Tanya Cindy.


“Cindy jangan pernah kau berpikir untuk menyalahkannya, dan asal kau tahu saja aku membebaskanmu itu karena dia. Jika bukan karena Miki, kau dan keluargamu sudah lama aku singkirkan begitu saja. Kau dan keluargamu beruntung masih bisa hidup dalam kemewahan tanpa harus membayar hutang kalian. Jika bukan karena Miki aku sudah membuat kau dan keluargamu mati kelaparan di dalam penjara seumur hidup. ”


Mendengar apa yang di katakan Mike, membuat kedua tangan Cindy bergetar. Dia tidak akan mengira jika Mike akan setega itu padanya dan keluarganya.


“Begitu bencinya kau padaku sehingga kau tega ingin melakukan semua itu padaku dan keluargaku?” lirih Cindy.


Mike enggan menjawab, dia memilih untuk menutup mulutnya dari pada menanggapi perkataan Cindy padanya.

__ADS_1


“Tidakkah kau harus bertanggung jawab atas semua perbuatanmu padaku, semenjak kau mengambilku secara paksa empat tahun yang lalu semua kebebasan dan kebahagiaan yang aku miliki hilang begitu saja. Saat kau memberikan perhatian lebih, aku mulai jatuh cinta padamu, tapi kenapa saat aku sudah memberikan seluruh hatiku kau malah memperlakukan aku tidak adil seperti ini.”


“Hahaha, aku hampir saja percaya dengan sandiwara yang barusan kau mainkan.” Ucap Mike yang tidak percaya dengan apa yang di katakan Cindy.


“Apakah kau sungguh tidak melihat ketulusanku terhadapmu selama ini?” tanya Miki.


“Maaf Cindy, aku tidak bisa melihatnya walaupun hanya sedikit. Sejujurnya aku membawamu dan tinggal bersamaku bukan untuk menjadikanmu sebagai wanitaku, tetapi sebagai jaminan hutang agar kedua orang tuamu mau bekerja keras untuk melunasi hutang-hutang mereka padaku. Sebelumnya kau bilang aku harus bertanggung jawab atas kesalahanku padamu. Tapi aku pikir aku tidak pernah melakukan kesalah terhadapmu, apa kau lupa jika selama empat tahun ini kau hidup dengan menggunakan uangku, kau hidup mewah selama tinggal di sini, dan satu lagi aku tidak pernah meminta kau untuk jatuh cinta padaku. Mengerti.”


Cindy diam seribu bahasa, dia tidak bisa menjawab perkataan Mike karena apa yang di katakan pria itu memang benar. Selama ini dia hidup dengan begitu baik dan berkecukupan. Urusan dia jatuh cinta pada pria itu adalah masalahnya sendiri. Tidak seharusnya dia memaksakan perasaannya terhadap pria yang tidak sedikit pun mencintainya. Jadi inti dari semua masalah ini ada pada dirinya sendiri, bukan terhadap Miki maupun Mike. Semua ini hanyalah cinta sepihak yang di rasakan oleh dirinya sendiri.


“Sebelum kau pergi tolong kau tuliskan surat permintaan maaf kepada Miki, aku tidak mau Miki berpikiran jika aku membuatmu dan keluargamu menderita.” Pinta Mike pada Cindy.


Tanpa menolak Cindy menuruti semua permintaan Mike padanya. Dia menuliskan surat permintaan maaf pada Miki di sebuah kertas putih, semua yang dia rasakan saat ini Cindy tuliskan di sana. Setelah selesai menuliskannya Cindy memasukkan surat itu dalam sebuah amplop berwarna merah mudah, kemudian dia berikan pada Mike.


“Selamat tinggal Mike.” Ucap Cindy seraya melangkah keluar dari kamarnya. Dengan sangat terpaksa dia harus merelakan semua kenangannya selama dia tinggal di sini dan pergi begitu saja.


Selamat tinggal semuanya, aku akan sangat merindukan tempat ini. batin Cindy.


Cindy terus melangkahkan kakinya hingga di pintu keluar Villa dan hanya tinggal memasuk ke dalam Mobil.


“Tunggu sebentar.” Ujar Mike di depan pintu.


Cindy menghentikan langkah kakinya seraya menghadap ke arah Mike. “Ada apa?”


“Terima kasih, terima kasih untuk semuanya.” Ucap Mike seraya tersenyum pada Cindy.


Apa yang di katakan Mike berhasil membuat Cindy tersenyum lega saat meninggalkan Villa. Dia merasa bahagia dengan sikap Mike saat dia hendak pergi, apa yang di lakukan Mike membuatnya kembali bersemangat.


“Sama-sama.” Jawab Cindy dengan tersenyum.


Kemudian dia masuk ke dalam mobil yang sebelumnya di siapkan untuk mengantarnya pergi.


Maaf Cindy, hanya ini yang dapat aku lakukan untukmu. Semua ini demi dirimu sendiri, agar ke depannya kau bisa hidup tanpa mengharapkan cinta dariku. Kau layak untuk mendapatkan pria yang lebih baik dariku di luar sana. Batin Mike.


Pada akhirnya semua yang di lakukan Mike demi kebaikan semua pihak. Demi wanita yang dia cintai kini cara pikir Miki sedikit demi sedikit mulai berubah. Hadirnya Miki di dalam kehidupan Mike membuat semua yang ada pada diri pria itu berubah.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2