Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu

Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu
74. Pria Kaya


__ADS_3

Tidak lama setelah Lona pergi meninggalkan perusahaan Gibson, Kini Robert kedatangan tamu yang tak di undang. Kali ini Mike yang datang menemui Pria paru baya itu. dengan mengundang semua anggota keluarganya termasuk keluar dari Gibson itu sendiri.


Belum sempat bagi Robert untuk mencerna semua apa yang di katakana Lona padanya, dan kini Mike mengadakan pertemuan antara keluarga Gibson dan keluarga Sea. Setelah semuanya datang dan hadir di perusahaan Gibson tepatnya di ruangan Robert.


“Mike, kenapa tiba-tiba kau ingin kita mengadakan pertemuan ini?” Tanya Dalton.


“Kakek, ada yang ingin saya sampaikan kepada kalian semua tentang pernikahan antara aku dan Agatha.”


“Kenapa, apakah kau ingin menikahi aku secepatnya dan menceraikan istri gilamu itu?” seru Agatha begitu saja.


Mike tersenyum sinis mendengar pertanyaan dari Agatha, dia tidak percaya jika wanita itu sungguh tidak tahu malu sama sekali.


“Saya mengumpulkan kalian semua di ruangan ini, ingin menunjukkan sesuatu. Mr. Fred kemarilah.” Pinta Mike sembari menadahkan tangannya pada Fred.


“Ini Tuan,” ucap Fred sembari memberikan sebuah Map coklat kepada Tuannya itu.


“Pertama, saya minta kepada Paman Robert untuk melihat ini terlebih dahulu,” ucap Mike sembari mengulurkan map coklat tersebut kepada Robert.


Perlahan Robert mengambil map tersebut dan membukanya. Setelah membuka map tersebut, seketika Robert terdiam dengan mata terbelalak. “Apa semua ini Mike?” Tanya Robert yang tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


“Paman, sudah jelas di sana tertulis semua informasi tentang asal usul Agatha yang Anda anggap sebagai anak sendiri selama ini bukanlah anak kandung Anda yang sebenarnya.” Jawab Mike.


“Apa yang kau katakana Mike?” seru Amanda yang kaget.


Begitu juga dengan Agatha yang sangat terkejutnya dia saat mendengar apa yang di katakan Mike di hadapan semua orang.


“Mike apakah semuanya yang kau katakan ini adalah kebenaran? Dan jika memang benar apa buktinya?” Tanya Robert dengan serius menanggapinya.


“Saya punya buktinya paman,” jawab Mike pada Robert. “Mr. Fred,” Mike kembali menadahkan tangannya pada Fred.


“Ini Tuan,” Fred kembali memberikan satu map berwarna coklat lagi kepada Tuannya itu.


“Ini bukti keterangan dari dokter jika dua puluh lima tahun yang lalu kalau Tante Amanda tidak pernah melahirkan seorang bayi perempuan pada waktu itu.” ucap Mike yang kembali membuat semua orang terkejut.


Amanda sangat terkejut sekali, bagaimana bisa Mike menemukan keberadaan dokter yang dia bayar untuk berbohong tentang kehamilan dan persalinannya dua puluh lima tahun yang lalu. “Mike, kebohongan apa yang kau katakan ini?” seru Amanda menepis apa yang di tuduhkan Mike padanya.


“Mike, apa yang kau lakukan saat ini?!” bentak Dalton.


“Kakek, tolong amati dan dengarkan saja apa yang aku katakan ini, dan jika semua yang aku katakan ini adalah kebenaran maka kakek akan rugi besar menikahkan Muke dengan wanita yang bukan keturunan asli dari keluarga Gibson.” kata Mike pada Dalton.


Seketika Dalton menutup mulutnya serapat mungkin, dan jika memang benar apa yang di katakan cucunya itu adalah kebenaran maka dia harus diam, mengamati dan memutuskan apa yang akan di putuskan nantinya.


“Mike, kebohongan mu sungguh tidak beralasan. Jika aku bukan anaknya dari Mami dan Daddy, terus aku anak siapa?” timpal Agatha dengan begitu berani.

__ADS_1


“Pertanyaan yang sungguh bagus, sangat mudah bagiku menjawabnya.” Jawab Mike.


“Katakan siapa orang tua kandungku jika bukan mereka?” Tanya Agatha kembali.


“Dua puluh lima tahun yang lalu Tante Amanda berbohong tentang kehamilannya pada paman Robert. Dan tante Amanda juga melakukan kesalah dengan menyewa seorang wanita penghibur di sebuah klub malam murahan untuk mengandung seorang bayi yang entah siapa ayah dari anak dalam kandungan wanita penghibur tersebut. Setelah Sembilan bulan kemudian wanita itu melahirkan seorang bayi perempuan dan kini di angkat anak oleh Tante Amanda sebagai anaknya sendiri untuk berbohong kepada paman Robert.”


Robert meremas map coklat yang ada di tangannya itu hingga menjadi sebuah gumpalan kertas yang tak berguna. Dia tidak menyaka selama ini Amanda berbohong kepadanya. “Amanda, benar apa yang dikatakan Mike itu?” tanya Robert pada Amanda yang berada di sampingnya itu.


“Sayang, kau dengarkan aku dulu…” kata Amanda.


“Katakan! Apa benar semua yang dikatakan Mike barusan?!” bentak Robert pada Amanda.


Amanda tidak menjawab, dia membukam mulutnya itu dengan sangat rapat. kebisuan Amanda menandakan jika semua yang di katakan dan bukti yang di tunjukan Mike adalah kebenaran.


“Daddy, jangan percaya dengan apa yang di katakan Mike, semuanya hanya kebohongan yang dia rencanakan untuk membatalkan pernikahannya dengan Agatha.” Timpal Agatha.


“Hahaha…jika kau tidak percaya dengan semua bukti yang aku tunjukan itu, aku ada satu bukti yang lebih menarik lagi.” Timpal Mike.


“Bukti apa?” Tanya Robert yang menahan amarahnya itu.


“Mr. Fred tolong hasil tes DNA-Nya.” Pinta Mike.


“Ini Tuan,” Fred kembali memberikan satu map coklat lagi kepada Mike.


“Hasil tes DNA tersebut tertulis jelas 9,999% menyatakan jika Paman dan Agatha bukanlah ayah dan anak. 9,999% mengatakan Agatha bukanlah anak kandung dari paman Robert.” Kata Mike.


“Tidak!! Kau berbohong.” Teriak Agatha histeris.


Karena tidak percaya dengan apa yang di katakana Mike, Agatha merebut hasil tes DNA tersebut dari tangannya Robert. Kemudian dia membacanya sendiri, setelah membacanya Agatha langsung merobek kertas tersebut hingga menjadi sepihan kertas yang tak berguna.


“Robek saja semuanya Agatha, walaupun kau merobeknya hasilnya tetap tidak akan pernah berubah atau pun menghilang. Semua orang yang berada di sini sudah mengetahuinya, jika kau bukanlah keturunan dari keluarga Gibson.” Kata Mike dengan tersenyum.


“Tidak! Mami tolong katakan jika yang di katakana Mike adalah sebuah kebohongan.” Kata Agatha pada Amanda yang telah membungkam mulutnya itu rapat-rapat.


Melihat Amanda yang diam saja membuat Agatha semakin histeris dan tidak terima dengan kenyataan yang sebenarnya. Dia mengamuk di hadapan semua orang yang ada di ruangan ini, dia berteriak sekencang mungkin yang dia mau. Namun, tidak ada yang memperdulikan-Nya hingga Robert sendirilah yang menghentikan amukan wanita itu.


“Agatha hentikan!!” bentaknya.


Seketika Agatha menghentikan amukannya, kenapa tidak jika Robert sudah marah maka tidak ada satu pun orang yang mampu membantahnya. “Agatha kau duduk sekarang,” perintah Robert kepada Agatha.


Tanpa membantah Agatha langsung duduk kembali ke tempat duduknya dengan sangat tenang. Seketika ruangan tersebut menjadi hening dari suara, dan tiba-tiba Darwin membuka suaranya. “Kalau begini, Mike tidak perlu menikahi Agatha.” Katanya.


“Tidak, pernikahan ini harus tetap berlangsung.” Timpal Agatha panik.

__ADS_1


“Maaf Robert, saya harus mengatakan ini pada Anda. Saya membantalkan perjodohan ini, karena Agatha bukanlah putri sah Anda. Sedangkan di dalam surat perjanjian antara saya dan ayahmu adalah keturunan sah dari keluarga Gibson dan bukan orang luar.” Dalton menyenlah mengatakan keputusannya.


“Baiklah saya mengerti maksud Anda, pernikahan ini di batalkan sesuai keinginan Anda.” Jawab Robert yang merasa tidak enak dan malu.


“Dad, apa yang kau katakan? Pernikahan ini tidak boleh di batalkan.” Kata Agatha yang tidak terima.”


“Agatha, kamu diam!” bentak Robert dengan emosional. “Maaf atas kelancangan saya, bisa kalian pergi dari sini karena saya ingin menyelesaikan masalah keluarga saya.” Ucap Robert kepada semua keluarga Sea.


“Baiklah kalau begitu, kami pergi dulu.” Ucap Dalton dan pergi begitu saja bersama Darwin anaknya.


Sedangkan Mike masih tetap duduk di posisinya, ada yang masih ingin dia bicarakan pada Robert. “Paman, bisakah perjanjian antara kakek saya dan keluarga Anda di batalkan?” Tanya Mike dengan sangat serius.


“Maafkan saya Mike, saya tidak bisa membahas masalah ini untuk sementara waktu, karena saya harus menyelesaikan masalah keluarga saya terlebih dahulu. Setelah saya selesai menyelesaikan masalah ini, saya janji akan membahasnya kembali denganmu.” Jawab Robert.


“Baiklah Paman, kalau begitu saya tinggal pergi dulu. Jika Paman sudah siap, Anda bisa hubungi saya.” Ucap Mike sembari beranjak berdiri.


“Tentu, saya akan menghubungi mu nanti.” Sahut Robert dengan tersenyum kecut pada Mike.


Setelah itu Mike melangkahkan kakinya keluar dari ruangan tersebut dengan bernafas lega. Dia tersenyum bahagia sembari melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan tersebut.


Akhirnya masalah ini bisa aku selesaikan juga, Miki sayang tunggu kedatanganku. Batin Mike.


Saat Mike turun menggunakan Lift tiba-tiba ponselnya berdering, Lona meneleponnya. Dengan cepat Mike mengangkat telepon tersebut. “Halo…Tante ada apa?” seru Mike ketika telepon tersambung.


Saat mendengar suara Lona di dalam telepon tersebut membuat Mike membeku. Entah apa yang di katakan Lona padanya, tapi yang pasti sesuatu yang buruk telah terjadi. Tanpa mendengarkan apa yang di katakan Lona lagi di telepon tersebut, Mike langsung mematikannya begitu saja ketika melihat pintu lift terbuka.


“Mr. Fred cepat siapkan mobilnya, kita harus cepat ke Rumah Sakit sekarang.” kata Mike yang berlari menuju pintu keluar.


Sedangkan Fred dengan cepat mengambil Mobil yang ada di parkirkan. Setelah itu Fred langsung menjemput Mike yang tengah menunggunya di depan pintu keluar perusahaan Gibson.


Setelah masuk ke dalam mobil, Mike meminta Fred menyetir dengan cepat karena terjadi sesuatu di Rumah Sakit saat ini. Entah apa yang telah terjadi Fred tidak berani menanyakannya karena dia tahu akan mengetahuinya jika mereka sampai di Rumah Sakit nanti.


Selama berada di dalam perjalanan Mike terlihat sangat gelisah sekali, wajahnya penuh dengan kekhawatiran yang entah apa yang dia khawatirkan itu.


.


.


.


.


.

__ADS_1



__ADS_2