Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu

Pria Kaya Menginginkan Gadis Pemalu
60. Pria Kaya


__ADS_3

New York.


Di kediaman keluarga SEA, yang super mewah dan megah.


Keluarga besar SEA, sudah berkumpul di meja makan dengan hidangan yang super mewah. Suana tenang yang terkesan dingin membuat makan malam itu menjadi canggung. Mike yang sudah terbiasa dengan suasana seperti ini bersikap seakan tidak peduli dan biasa saja.


“Mike, kakek ingin berbicara hal yang sangat penting padamu.” Ucap pria tua yang duduk di kursi paling ujung. Dia merupakan pemegang saham terbesar dari perusahaan SEA, namanya adalah Dalton Sea.


Mike meletakan sendok dan garpunya di atas meja sembari menyekat sisa makanan di ujung bibirnya.


“Katakan, hal penting apa yang ingin kakek bicarakan?”


“Sebenarnya, kakek memintamu datang kemari untuk memberitahukan padamu jika kakek telah menjodohkanmu dengan putri dari keluarga Gibson. Dia adalah Agatha Gibson.”


Sekilas jantung Mike berdetak cepat, tetapi dia masih bersikap dengan tenang menanggapi ucapan kakeknya itu.


“Maaf kek, Mike tidak bisa menikah dengan Agatha.” Kata Mike menolak.


“Kenapa?” apakah kau tidak menyukai Agatha?”


“Bukan,”


“Terus apa alasan kau menolak menikahinya?”


“Mike sudah menikah dengan wanita yang sangat aku cintai.” Suara Mike terdengar sangat tegas dan jelas.


“Kau! Berani sekali menikahi wanita sembarangan.” suara Dalton mulai meninggi.


“Dia bukan wanita sembarangan yang seperti kakek katakan. Dia adalah wanita yang Mike cintai.” Mike meninggikan nada bicaranya.


“Apa katamu, wanita yang kau cintai?!” bentak Dalton sembari memukul meja.


“Ya, wanita yang Mike cintai.” Timpal Mike.


“Siapa yang memberimu izin menikahinya?!”


“Mike tidak perlu izin siapa pun untuk menikahinya.” Jawab Mike dengan tegas.


“Kau!...”


“Darwin yang memberi izin Mike untuk menikahinya.” Timpal Darwin.


“Darwin, apakah kau sudah kehilangan akalmu? Kenapa kau mengizinkannya menikahi wanita yang tidak tahu asal usul bibit bebet dan bobotnya.”


“Maaf Dad, Darwin tahu apa yang saya lakukan adalah salah, tapi Darwin tidak ingin melihat Mike menikahi wanita yang tidak dia cintai seperti yang Deddy lakukan pada Darwin.” Kata Darwin yang membela Mike.


“Darwin apa yang kau katakan? Daddy melakukan semua itu demi masa depanmu sendiri.”


“Tidak, Daddy melakukan semua itu bukan demi Darwin, tetapi semua yang Daddy lakukan hanyalah kepentingan Deddy dan masa depan perusahaan saja.” Kata Darwin.

__ADS_1


“Darwin!” bentak Dalton.


“Kakek cukup!” susul Mike membentak.


Semua mata tertuju pada Mike. Pertengkaran antara ayah dan kakeknya itu membuat Mike sangat frustasi, sehingga dadanya berkecamuk menahan amarah yang meluap-luap.


“Katakan alasan kakek ingin Mike menikahi Agatha?”


“Jika kakek mengatakan alasannya, apakah kau mau menikahi Agatha?”


“Tergantung, jika alasan yang kakek katakan klasik Mike tidak akan menikahi Agatha.”


“Baiklah, akan kakek katakan alasan mengapa kakek ingin menikahkanmu dengan putri dari keluarga Gibson.”


“Baiklah, Mike akan memberi kakek kesempatan.” Ucap Mike sembari menyandarkan punggungnya dengan nyaman di kursinya.


Sebaliknya pria yang berambut putih itu tersenyum angkuh saat melihat cucuknya Mike yang sangat percaya diri.


“Sebelum perusahaan SEA menjadi sebesar ini, dulu perusahaan SEA sempat mengalami krisis sehingga mengharuskan kakek menyatakan kebangkrutan. Sebagai pebisnis cerdas, kakek tidak berputus asa dan berusaha meminjam dana dari keluarga Gibson dengan satu syarat jika suatu saat perusahaan SEA sukses besar, kakek harus menikahkan keturunan dari keluarga SEA dengan keturunan mereka. jika tidak semua aset yang di miliki keluarga SEA akan menjadi milik mereka. Itu alasan kenapa kakek ingin menikahkanmu dengan wanita dari keturunan keluarga Gibson.”


Mike menghela napas, bosan dengan detail-detail yang di katakan kakeknya itu padanya. Sungguh alasan klasik yang begitu kuno. “Seperti yang Mike duga, alasan Klasik dari kebanyakan orang jaman dulu yang menggunakan cara ini untuk menekan dan mengikat orang yang lebih muda untuk mengikuti keinginan orang yang lebih tuan.”


Dalton berdiri tanpa bersuara, tangannya menggayungkan ke arah kepala pelayan yang selalu setia bekerja untuknya. “Bawah kemari semua berkasnya.” Perintahnya pada kepala pelayan tersebut.


Dalam waktu singkat berkas yang di minta Dalton sudah ada di tangannya.


Dalton melempar semua berkas tersebut di atas meja makan. Darwin yang posisinya lebih dekat mendahului mengambil berkas tersebut, lalu membuka dan membacanya.


“Daddy apa semua ini?” tanya Darwin dengan kedua matanya terbuka lebar.


“Itu adalah bukti jika apa yang aku katakan adalah kebenaran, bukan kebohongan semata.” Timpal Dalton angkuh.


Mike beranjak berdiri sembari melangkah maju untuk melihat berkas tersebut. “Dad, bisa Mike melihatnya?” seru Mike.


Dengan tertatih Darwin mengulurkan berkas tersebut ke arah anaknya itu. sedangkan Mike langsung membukanya ketika berkas tersebut sudah berada di tangannya. Tertulis jelas di dalam kertas tersebut surat perjanjian yang sudah di sahkan secara hukum. Jika apa yang di katakan Dalton adalah kebenaran.


Setelah membaca surat perjanjian tersebut, seketika wajah tenang yang di perlihat Mike berubah begitu saja. Dia tidak bisa membayangkan jika dia benar-benar akan menikahi Agatha.


Miki apa yang harus aku lakukan saat ini? seru batin Mike.


“Bagaimana Mike, apakah kau mau menikahi Agatha?” tanya Dalton dengan senyum di wajahnya.


Dalton tahu betul jika cucunya Mike tidak akan bisa menolak jika menyangkut perusahaan SEA. Selama ini dia yang mendidik Mike, sehingga menciptakan karakter yang tidak jauh bedah darinya.


Mike terdiam seribu bahasa. Baik itu bibir dan tubuhnya, semuanya membisu dan membeku.


“Mike, bagaimana keputusanmu?”


“Dad, jangan memaksa Mike seperti ini!” bentak Darwin.

__ADS_1


“Darwin sebaiknya kau diam saja, saat ini semua keputusan ada di tangannya Mike.” Tegas Dalton.


“Mike, kau tidak perlu melakukan semua yang di katakan kakekmu. Lakukan apa yang ingin kau lakukan, jangan dengarkan dia.” Kata Darwin membujuk Mike.


“Darwin, kau sungguh memiliki karakter lemah seperti ibumu, oleh karena itu kau tidak mengerti sama sekali dengan apa yang dipikirkan oleh putramu ini.” timpal Dalton.


Darwin terdiam saat melihat Mike yang tidak bisa langsung menolak apa yang di katakan oleh kakeknya itu. terlihat jelas jika putranya itu tidak bisa memutuskan apa pun saat ini.


“Mike apa keputusanmu?” tanya Dalton kembali.


Masih sama, Mike tetap terdiam dan tidak menjawab pertanyaan kakeknya itu sama sekali.


“Aku akan melepaskan wanita yang kau cintai itu dan aku juga akan memberimu kebebasan untuk hidup di dalam pernikahanmu dengan wanita itu, tapi dengan syarat kau harus setuju untuk menikahi Agatha.”


Masih sama, Mike tetap membisu. Dia masih terfokus pada surat perjanjian yang ada di tangannya itu.


Ternyata apa yang aku lakukan selama ini sama persis yang di lakukan kakek padaku. Dia tahu betul jika aku tidak bisa menolak jika menyangkut hal yang sangat penting bagiku, sama seperti saat aku memaksa orang lain. Batin Mike.


“Berikan aku waktu untuk memikirkannya,” Mike meletakan surat yang ada di tangannya itu dengan kasar di atas meja.


“Tiga hari cukup?”


“Satu Minggu.” Timpal Mike.


“Oke baiklah, aku berikan kau waktu untuk berpikir selama satu minggu. Setelah itu kau harus memutuskan keputusanmu, dan aku harap keputusan yang akan kau ambil nantinya adalah menikahi Agatha.”


“Akan aku coba untuk memikirnya,” ucap Mike datar dan kemudian pergi meninggalkan meja makan begitu saja.


Setelah berada di dalam kamarnya, Mike merebahkan tubuhnya dengan kasar di atas ranjang. Entah apa yang ada di dalam pikirannya saat ini, tapi yang pasti hanya ada Miki yang memenuhi kepalanya.


Jika aku setuju menikahi Agatha, apakah Miki akan terima begitu saja kalau aku menikahi wanita lain. Batin Mike.


“Aahhrg….lama-lama aku bisa gila jika memikir semua ini.” teriak Mike sembari mengacak-ngacak kepalanya dengan kasar.


Apa yang harus aku lakukan, kenapa tidak ada jalan lain yang dapat aku pikirkan. Di saat-saat seperti ini dan kenapa aku tidak bisa melakukan apa pun dengan status yang aku miliki sekarang. Ayo Mike berpikir dengan keras, kau pasti bisa menemukan jalan keluar dari masalah ini. Batin Mike.


Hampir lima menit berpikir, Mike sudah merasa sangat pusing. Saat ini yang dia butuhkan adalah mandi terlebih dahulu untuk mendinginkan kepalanya yang panas akibat dari banyak pikiran. Kemudian Mike mengejutkan tubuhnya beranjak berdiri dari ranjang. Lalu dia melepaskan kancing bajunya dan juga melepas celana Jeans-Nya. Setelah semuanya terlepas, kemudian Mike mengayunkan kakinya menuju kamar mandi, saat sudah berada di dalam kamar mandi Mike menyalahkan keran air untuk mengisi Bathtub, setelah itu Mike mengambil bubble bath dengan aroma terapi untuk membuat busa di Bathtub.


Setelah Bathtub penuh serta busa yang memenuhi bagian atas air, kemudian Mike masuk ke dalamnya. “Sebentar saja, biarkan aku menenangkan otakku dengan menikmati semua ini.” gerutu Mike seraya menyandarkan kepalanya nyaman dengan menutup matanya sembari menikmati aroma terapi yang di hasilkan oleh bubble bath.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2