
SETELAH satu minggu lamaran, pernikahan Joe Sea dan Lucy Chloe berjalan lancar. Selama acara pernikahan sangat sedikit yang menghadiri karena pernikahan ini di laksanakan secara tertutup dan hanya keluarga terdekat yang menghadiri.
“Tante Lona, bisa kita berbicara sebentar?” seru Mike pada Lona Chloe.
“Tentu saja, lagian acara pernikahannya sudah selesai.” Sahut Lona Chloe yang bersedia.
“Kalau begitu kita berbicara di tempat yang tertutup karena ini sangat pribadi.” Mike berjalan menuju tempat yang lebih aman dari keramaian.
“Oke baiklah, katakan apa yang ingin Mike katakan pada Tante,” ucap Lona.
“Bagaimana dengan perjanjian kita sebelumnya?” tanya Mike dengan serius.
Lona Chloe sedikit ragu-ragu ingin mengatakan sesuatu pada Mike tetapi dia tidak ada pilihan lain selain menyetujuinya. “Baiklah Tante setuju tetapi Mike harus jaga Miki dan jangan biarkan dia kenapa-kenapa ataupun terluka dan satu lagi kamu jangan pernah berpikir untuk menyakitinya. Kau mengerti!” tegas Lona pada Mike.
“Sesuai dengan perjanjian kita, Tante tenang saja Mike akan melindungi Miki Chloe dengan baik.” Mike meyakinkan Lona Chloe.
“Baiklah Tante percaya padamu,” Lona yang yakin dan percaya pada Mike.
“Tentu saja Tante harus percaya padaku.” sahut Mike dengan percaya diri.
🍁🍁🍁
“Miki maafkan kakak tidak bisa mengantarmu pergi ke Santa Monica.” Kata Lucy pada Miki yang bersiap-siap untuk pergi.
“Kakak, seharusnya aku yang meminta maaf karena tidak bisa hadir di pernikahan kakak.”
Mendengar apa yang di katakan sang adik, Lucy berkata. “Kemari biar kakak peluk,” ucap Lucy. “Miki kakak akan selalu merindukanmu,” ucap Lucy kembali seraya memeluk sang adik dalam pelukannya.” Jika terjadi apa-apa Miki hubungi kakak secepatnya ya, kakak akan datang menolongmu.” Sambung Lucy melepas pelukannya.
“Baiklah aku, setelah sampai di Santa Monica akan ada yang menunggumu di sana, semua keperluan dan urusan di sana dia akan yang mengurusnya dan kamu harus menurut padanya karena Mami sudah mempercayakan kamu padanya, jadi selama kamu tinggal di Santa Monica dia yang akan bertanggung jawab menjagamu sebagai penganti Mami.” Kata Lona pada Miki mengingatkan.
“Baiklah, aku akan menuruti apa yang dikatakan Mami.” Jawab Miki.
“Bagus kalu begitu, Mami tidak takut lagi untuk melepasmu pergi.” Ucap Lona dengan lega dan memeluk Miki dengan erat. “Miki baik-baik ya di sana.” Sambung Lona mengelus kepala Miki dengan lembut.
“Mami juga baik-baik di sini, jangan khawatir karena aku akan menjaga diri di Santa Monica.” Miki melepas pelukannya dan masuk ke dalam Mobil.
Aku akan selalu merindukan Mami dan kakak, aku berjanji akan segera kembali. Batin Miki.
“Paman kita berangkat sekarang.” ucap Miki pada paman sopir di depannya.
__ADS_1
“Baiklah Nona,” jawabnya seraya menjalankan mobilnya pergi meninggalkan kediaman Chloe.
🍁🍁🍁
“Nona Kita sudah sampai,”
Miki turun dari Mobil dan dia langsung melihat sebuah Villa yang indah dengan pemandangan laut yang terbentang luas di belakangnya. Embusan angin yang tenang dengan suara bisingnya burung melekapi suasana Villa di sebuah pulau. Matahari yang hampir terbenam melengkapi visual Villa tersebut.
Miki terpukau dengan keindahan yang dia saksikan di senja hari di Villa tersebut. Matanya tak berkedip sama sekali, berkat keindahan ini Miki merasa sedikit lebih tenang dan tidak sedih lagi karena tempat yang akan dia tinggali saat ini sangat indah dan mengagumkan baginya.
“Permisi apakah Anda Nona Chloe?” seru seorang wanita paruh baya pada Miki.
“Anda siapa?” serut Miki dengan tersenyum.
“Perkenalkan saya pengurus Villa ini, panggil saja saya Bret.”
“Oke Bret senang bertemu denganmu.” Ucap Miki tersenyum ke arah Bret.
“Maaf Nona Chloe Anda sudah di tunggu Tuan di dalam,” jawabnya dengan sopan.
“Ok baiklah,” Miki mengikuti Bret berjalan memasuki Villa.
Kemudian Miki melihat ke arah tangan Bret menunjuk, dengan sangat terkejut Miki langsung melompat bersembunyi di belakang Bret dengan berkata. “Bret tolong panggilkan polisi sekarang juga,” ucap Miki ketakutan.
“Untuk apa Nona?” seru Bret yang bingung.
“Ada pengintip di sini” sahut Miki yang masih bersembunyi di belakang Bret.
“Pengintip, di mana Nona?” seru Bret yang ikut-ikutan waspada.
“Itu di sana.” Ujar Miki seraya menunjuk ke arah Tuannya.
Bret sangat terkejut saat melihat Tuannya di bilang seorang pengintip oleh Miki. “Nona Chloe dia bukan pengintip dia adalah Tuan Mike Sea pemilik Villa ini.” ucap Bret.
“Pemilik Villa?” seru Miki yang semakin terkejut.
“Iya Nona, Dia adalah Tuan yang saya maksudkan.” Saut Bret.
“Bret kamu boleh pergi sekarang.” perintah Mike pada Bret.
__ADS_1
“Baiklah Tuan.” Ujar Bret seraya menundukkan kepalanya kemudian dia pergi.
Tiba-tiba suasana ruangan menjadi sunyi dan pengap, tubuh Miki kaku tidak bisa bergerak sedikit pun. Mike yang melihatnya seperti patung kemudian berkata. “Kau boleh bergerak sekarang,” ujarnya pada Miki.
Miki bernapas lega setelah mengerakkan tubuhnya, dia tidak mengerti kenapa bisa dia berada di Villa milik pria brengsek ini.
“Boleh aku bertanya pada Tuan mesum?” seru Miki yang sentak membuat Mike terkejur karena di bilang Tuan mesum.
“Boleh saya tanya?” seru Mike balik.
“Tentu saja," sahut Miki dengan yakin.
“Berapa umur kau sekarang?” seru Mike.
“Dua puluh satu tahun.” Jawab Miki dengan polosnya.
“Saya heran sudah berumur segitu masih belum bisa berbicara sopan ya?” seru Mike yang berhasil membuat Miki kesal.
“Biar in dari pada kamu Tuan mesum.” Ejek Miki.
“Sekali lagi kamu panggil saya begitu, kamu akan saya usir dari sini.” Ancam Mike sambil menatap Miki kesal.
“Tidak usah repot-repot aku juga tidak ingin tinggal bersama pria mesum sepertimu.” Ucap Miki seraya keluar dari Villa tersebut.
Setelah keluar dari Villa mobil yang mengantarnya tadi sudah tidak ada lagi di depan Villa. “Mami aku mau pulang...” rengek Miki mengentakkan kakinya seraya menangis seperti anak kecil.
“Dasar anak kecil, bisanya hanya menangis.” Ujar Mike yang berada di belakangnya Miki.
“Ngapain kamu ke sini,” ujar Miki yang masih menangis. Mike tidak menjawab dan dia hanya berdiam diri menatap Miki yang menangis.
Sudah hampir 30 menit Miki menangis di halaman Villa, hanya terdengar suara tangis Miki yang bergema di sana. Mike sengaja membiarkannya menangis sampai puas karena dia tahu jika Miki sangat kesal dan sedih saat ini. dengan memberinya sedikit waktu bisa membuat Miki menerima semuanya dan mau kembali ke Villa bersamanya.
Setelah Miki berhenti menangis, dia melangkahkan kakinya meninggalkan Villa. Mike yang melihatnya sangat terkejut dan merasa sangat kesal karena wanita ini sangat keras kepala sekali. Dia mau pergi ke mana dengan kopernya itu. Batin Mike.
.
.
.
__ADS_1