
Perusahaan cabang SEA, di Santa Monica.
Siang itu Mike tengah pusing lantaran beberapa dokumen penting menghilang. Seingatnya berkas tersebut menghilang saat di Villa. Sebagai atasan, Mike memperintahkan sekretarisnya Fred untuk memeriksa CCTV di dalam kamar dan ruangan kerjanya.
Setelah menunggu akhirnya Mr. Fred kembali ke perusahaan setelah memeriksa CCTV di Villa.
“Tuan saya menemukan orang yang telah mencuri dokumen tersebut.” Kata Fred saat tiba di ruangan Mike.
“Teruskan,”
“Menurut bukti yang ada, dokumen tersebut menghilang di kamar Tuan, bertepatan di hari Tuan sakit. Saat itu ada beberapa orang yang masuk ke dalam kamar Tuan, tetapi yang paling mencurigakan adalah Nona Katie. Dia masuk ke dalam kamar Tuan di pagi hari saat Tuan sedang berada di dalam kamar mandi. Untuk lebih jelasnya Tuan dapat melihatnya sendiri di dalam video ini.”
Fred memberikan flashdisk pada Mike, kemudian Mike memasangkan flashdisk tersebut ke komputernya. Mike bisa melihatnya setelah memutar video tersebut. Di dalam video itu, Mike melihat Katie datang masuk ke dalam kamarnya setelah Cindy keluar dari kamarnya. Saat itu Mike sedang berada di dalam kamar mandi. Dalam video tersebut terlihat jelas jika Katie yang mencuri dokumen yang hilang.
Ternyata wanita ini tidak hanya menghianatiku, tetapi dia juga musuh di dalam selimut. Batin Mike.
Kemudian Mike berhenti menonton video tersebut. Sedangkan sekretaris Fred yang melihatnya berhenti menonton video itu dia kembali ingin menunjukkan sesuatu pada Tuannya itu.
“Maaf Tuan, ada satu video lagi yang perlu Tuan Lihat.”
“Masih ada video lain?”
“Ia Tuan, saya rasa Anda harus melihatnya.” Kata Fred.
“Baiklah, tunjukkan.” Perintah Mike.
Kemudian sekretaris Fred memutarkan Video satunya lagi di komputer Tuannya itu. Saat Mike melihat video tersebut dia sedang terbaring lemah karena sedang sakit. Mike juga melihat Miki yang sibuk merawatnya semalaman tanpa tidur sedikit pun, dan terlihat jelas di dalam video itu wajah Miki yang sangat khawatir dengan keadaannya malam itu.
“Mr. Fred, bagaimana bisa kau terpikir untuk menunjukkan video ini padaku?”
“Maaf Tuan, Anda masih belum menyelesaikan video.”
__ADS_1
Seakan sekretaris Fred takut jika Tuannya itu akan melewatkan momen terpenting dari video tersebut.
“Hahaha…baiklah Mr. Fred, saya akan menyelesaikannya.” Tawa Mike.
Kemudian Mike melanjutkan menonton video tersebut, tidak lama kemudian Mike terkejut dan seluruh tubuhnya membeku tiba-tiba. Mike tidak percaya jika dia melihat Miki sedang menciumnya sekaligus berkata padanya. “Mike, Miki rasa sedang jatuh cinta padamu.” Kata Miki di dalam video tersebut, di saat Mike tengah tidak sadarkan diri pada waktu itu.
Saat melihat kejadian pada malam itu melalui video ini membuat Mike tidak percaya, Mike merasakan jantungnya berdetak kencang dan dia juga merasa sangat bahagia sekali saat mengetahui jika wanita itu jatuh cinta padanya.
Apakah ini nyata? Seru batin Mike.
“Mr. Fred, di mana Nona Chloe berada sekarang?”
“Saat ini Nona sedang ada kelas kursus memasak Tuan.”
Seketika Mike teringat jika Chef tutor yang mengajar memasak di sana adalah pria yang bernama junior. Panik, tetapi terkesan santai seakan Mike bersikap tenang.
“Mr. Fred, apakah kau sudah mencari tahu informasi tentang pria bernama Junior itu?”
“Sudah Tuan,”
Sekretaris Fred mulai membuka buku hitamnya, dan mulai membacakannya. ”Nama lengkapnya Steven Junior, dia adalah putra dari Tuan Steven pemilik dari perusahaan terbesar dan terkaya di Prancis. Sepuluh tahun lalu, keluarga Steven pernah tinggal di California. Sebelum pindah ke Prancis keluarga Steven merupakan tetangga dekat keluarga Nona Chloe. Setelah pindah keluarga Steven sukses besar dalam menjalankan bisnis kuliner, sehingga bisnis mereka menjadi besar dan menguasai prancis.”
Pantas aku merasa tidak asing saat melihat wajahnya itu, ternyata dia adalah putra dari kolega bisnisku Tuan Steven. Batin Mike.
“Mr. Fred, apakah kau tahu kenapa Junior berada di Santai Monica saat ini?”
“Menurut informasi yang saya dapat, Tuan Junior sedang menjalankan bisnis kuliner dan juga mendirikan sekolah memasak di Santa Monica.”
Sesaat Mike diam, seakan dia sedang berpikir dengan mengetukkan ujung jarinya di atas meja. “Mr. Fred, kau batalkan semua jadwal saya hari ini, dan juga beritahukan kepada seluruh karyawan untuk pulang cepat hari ini.”
“Baik Tuan,”
__ADS_1
Fred yang melihat Tuannya, menyadari jika pria itu sedang dalam suasana hati bahagia. hanya berkat sebuah Video.
“Mr. Fred, siapkan Mobil sekarang,” perintah Mike.
“Baik Tuan.” Fred langsung pergi untuk menyiapkan Mobil Tuanya secepat Mungkin.
Kemudian Mike turun ke lantai dasar, dan berjalan menuju pintu keluar. Di sana sekretaris Fred sudah siap dengan mobil sport berwarna hitam.
“Silakan Tuan,” Fred membukakan Pintu mobil untuk Mike.
“Terima kasih Mr. Fred.”
Dengan bawaan santai Mike masuk ke dalam mobil sportnya, lalu dia menyalakan mesin mobilnya kemudian meninggalkan perusahaan SEA.
Selama berada di dalam perjalanan, Mike merasa tidak sabar untuk menemui Miki. Rasa bahagia berlapis rindu menyelimuti dirinya saat ini. Berapa menit yang lalu, Mike menyadari jika dirinya sangat menginginkan wanita itu menjadi miliknya sepenuhnya. Bisa di bilang rasa ingin memiliki adalah kata lain dari mencintai. Karena memiliki harga diri yang tinggi, Mike tidak ingin menyebutkan jika dirinya sedang jatuh cinta.
Miki tunggu kedatanganku. Batin Mike.
Dia tersenyum sendiri saat mengingat video yang sempat dia tonton sebelumnya, sehingga Mike tidak bisa mengontrol ekspresi wajahnya yang selalu dingin dan kini wajah itu selalu ada senyuman yang tidak bisa hilang begitu saja dari wajah pria itu. mungkin siapa pun yang melihatnya akan mengira jika wajah Mike sedang mengalami stroke ringan.
Setelah menempuh jarak begitu jauh pada akhirnya Mike tiba di depan gedung kursus memasaknya Miki. Saat tiba ternyata kelasnya belum selesai, Mike yang tidak sabar harus menunggu sampai kelasnya selesai. Dengan tenang dia menunggu dan menanti Miki keluar dari pintu keluar yang satu-satunya menjadi pusat perhatian Mike.
Beberapa saat kemudian beberapa orang mulai keluar dari pintu tersebut. Menyadari jika kelas sudah selesai, Mike keluar dari mobil sport hitamnya. Saat dia keluar tiba-tiba beberapa wanita di sekitarnya memandangnya dengan rasa kagum saat melihatnya. Mike tidak mengira jika kehadirannya akan memicu keramaian di jalan raya dalam waktu singkat.
“Maaf permisi, apakah Anda Mike Sea?” tanya salah satu dari mereka.
Mike hanya bisa tersenyum saat mendapat pertanyaan konyol. Mereka yang berkumpul memenuhi jalan hingga menutupi pandangan Mike untuk menemukan sosok Miki yang dia tunggu sejak dari tadi.
Astaga bagaimana bisa aku menemukan Miki sekarang. batin Mike.
.
__ADS_1
.
.