
Sebelum masuk dunia Jinn, Julia menjelaskan hal-hal yang perlu diketahui oleh seluruh anggota timnya, termasuk juga Darma. Bangsa Jinn terbagi menjadi dua kekuatan besar. Masing-masing kekuatan menguasai wilayah yang berbeda. Wilayah utara dikuasai oleh Azazil. Sedangkan daerah selatan adalah wilayah kekuasaan Asoka. Pertempuran antara dua kekuatan besar itu sangat sering terjadi, terutama di daerah perbatasan.
Pertempuran besar terakhir terjadi tepat setelah Azazil dan bala tentaranya menyerang manusia. Saat itu Azazil dan bala tentaranya yang sudah kelelahan harus melawan Asoka beserta pasukannya. Pertempuran sengit pun terjadi, kerusakan besar dialami oleh kedua kubu. Azazil terluka parah dan Asoka menghilang. Banyak saksi mata yang melihat langsung kematian Asoka.
Sebelum peperangan besar terjadi, Asoka telah mewariskan beberapa hal kepada para panglima kerajaan, Jinn-Jinn kepercayaan Asoka. Hal itu dia lakukan untuk mengantisipasi kejadian terburuk yang tidak dia harapkan. Benar saja, kematian Asoka mengejutkan semua Jinn dan menggemparkan kerajaan selatan.
Saat itu kerajaan selatan mengalami masa-masa sulit karena kehilangan sosok Raja. Tapi berkat kerja keras para panglima kerajaan, pada akhirnya kerajaan selatan berhasil bangkit dan berbenah diri hingga kembali kuat seperti saat ini.
Salah satu warisan yang diberikan Asoka adalah Gapura. Gapura adalah sebuah alat yang dapat membuka portal dimensi. Asoka membuat dua buah Gapura yang dapat digunakan untuk pergi ke dunia manusia.
Sebenarnya bangsa Jinn yang berada pada tingkat Laksa telah memiliki kemampuan untuk berpindah dimensi tanpa memerlukan sebuah portal. Tapi energi yang diperlukan sangatlah besar. Itulah alasan bangsa Jinn lebih memilih menggunakan portal, meskipun proses melewati portal sangat menyakitkan.
Untuk menciptakan sebuah portal dimensi, dibutuhkan kemampuan beberapa Jinn tingkat Laksa yang telah menggabungkan kekuatan. Gabungan kekuatan itu menciptakan energi baru yang dapat menembus batasan antar dimensi. Cara ini tidak praktis, tapi cukup efisien untuk menghemat penggunaan energi.
Asoka berupaya untuk membuat alat yang dapat menciptakan portal dimensi tanpa harus menggunakan gabungan kekuatan Jinn tingkat Laksa. Asoka juga berkeinginan untuk menciptakan portal yang tidak memberi rasa sakit saat dilalui dan membuat bangsa Jinn dapat hidup di dimensi lain tanpa harus takut kehilangan energi kehidupannya.
Penelitian panjang pun dilakukan, beberapa teknologi manusia dia adopsi untuk dikombinasikan dengan teknologi yang dimiliki bangsa Jinn saat itu. Hingga akhirnya prototype Gapura tercipta. Menggunakan prototype itu, Asoka berhasil membuat portal dimensi dengan mudah. Terlebih lagi portal dimensi itu sangat nyaman untuk dilalui. Portal dimensi itu juga memiliki kemampuan untuk mengurai dan mengubah jaringan energi agar lebih sesuai dan dapat beradaptasi dengan karakteristik kehidupan di dimensi tujuan atau dunia tempat manusia tinggal. Berkat kemampuan itu, Asoka sama sekali tidak kehilangan energi kehidupan saat menginjakkan kakinya ke
dunia manusia.
Setelah digunakan, ternyata Asoka baru menyadari adanya kekurangan didalam prototype yang dia buat. Prototype itu memiliki daya tahan yang rendah. Portal dimensi yang tercipta pun tidak terlalu stabil. Bahkan Asoka sempat khawatir akan terjebak di perbatasan antar dimensi. Syukurlah dia berhasil melalui portal dimensi dengan selamat.
Penemuan Asoka tersebar dengan cepat dan menggemparkan kerajaan selatan. Bahkan informasi ini juga diketahui oleh kerajaan utara.
Asoka yang telah berada di dunia manusia pun berupaya untuk memperbaiki kelemahan protoype Gapura hingga akhirnya terciptalah dua buah Gapura sempurna yang saat ini berada di tangan Julia.
“Ceritamu sungguh menarik, Julia. Tapi ada keanehan didalamnya?” Ujar Dirga.
“Apa itu?” Tanya Julia penasaran.
__ADS_1
“Bukankah Asoka mewariskan Gapura kepada panglima kerajaan? Kenapa alat itu ada ditanganmu?”
Julia terkejut dengan pertanyaan Dirga. Rupanya Dirga jauh lebih cermat dibandingkan perkiraannya.
“Sederhananya, aku mengenal semua panglima kerajaan. Bahkan hubungan kami cukup dekat. Mereka menitipkan alat ini kepadaku agar disimpan di dunia manusia. Sebab jika Gapura disimpan di dunia Jinn, mereka khawatir Azazil akan merebutnya. Kalian pasti tahu apa akibatnya jika Gapura jatuh ke tangan Azazil.”
“Jadi begitu. Sekarang aku mengerti kenapa Kanjeng Ratu Kidul begitu hormat kepadamu.” Ucap Dirga.
Tiba-tiba Dirga tersentak.
“Tunggu sebentar….” Ucap Dirga lirih.
“Maaf jika aku lancang. Tapi tolong jawab pertanyaan ini.” Sambungnya.
Julia dan anggota tim lain merasa penasaran dengan apa yang akan Dirga tanyakan. Dirga menarik napas panjang dan melanjutkan kata-katanya.
“Julia, apa kamu manusia?”
“Jangan salah sangka. Tentu saja aku manusia seperti halnya kalian.” Jawab Julia dengan sangat tenang.
“Lalu, apa Para Pandawa juga manusia?” Dirga melanjutkan pertanyaannya yang lagi-lagi membuat semua orang terkejut.
“Kenapa kamu berpikir kalau Para Pandawa bukan manusia?” Julia balik bertanya.
“Para Pandawa terkenal sangat jarang ada di tempat. Bisa jadi itu karena mereka juga harus kembali ke dunianya.”
“Para Pandawa sangat sibuk. Project ini tidak hanya dijalankan di Kota Pasundan, tapi di seluruh dunia.” Jawab Julia.
“Rasa hormat Kanjeng Ratu Kidul sangat tidak normal. Dia adalah makhluk dari bangsa Jinn, tapi begitu menghormati Para Pandawa. Bisa jadi itu karena Para Pandawa juga berasal dari golongan mereka.”
__ADS_1
“Bukankah Ratu Kidul juga sangat menghormatiku?” Julia kembali memberi tanggapan.
“Apa kamu bisa memanggil Ratu Kidul secara langsung?” Tanya Dirga, Julia pun terdiam.
“Apa kamu bisa mengetahui informasi tentang keberadaan Rama dengan begitu cepat?” Julia masih terdiam.
“Aku yakin jawabannya adalah ‘tidak’. Kamu tidak bisa memanggil Ratu Kidul secara langsung, itu sebabnya kamu meminta bantuan Yuna yang telah terikat dengannya. Kamu juga tidak bisa mencari tahu tentang keberadaan Rama di dunia Jinn, itu sebabnya Para Pandawa harus melaporkannya kepadamu. Jika mereka bisa melakukan yang bahkan tidak bisa kamu lakukan, itu artinya mereka memiliki informasi langsung dari dunia Jinn. Tapi ada hipotesa yang lebih masuk akal, mereka adalah bangsa Jinn itu sendiri.”
Analisa Dirga begitu cermat. Dia mampu menelaah dan mengolah semua informasi yang dia dapatkan dengan sangat baik.
“Hebat sekali. Kamu sangat mirip dengan Raka. Pola pikir dan intuisimu begitu tajam.” Julia memberi jawaban yang membuat semua orang tercengang.
“Jadi semua yang dikatakan Dirga itu benar?” Tanya Yuna diikuti dengan anggukan kepala Julia.
“Dirga, apa kamu tahu siapa sebenarnya Para Pandawa?” Tanya Julia.
“Berdasarkan ceritamu tadi, sepertinya Para Pandawa adalah Para Panglima Kerajaan, Jinn-jinn kepercayaan Asoka. Itulah sebabnya Ratu Kidul begitu hormat kepada mereka dan itu juga sebabnya mereka dapat menemukan Rama dengan mudah.”
“Analisamu tepat sekali.” Julia tersenyum bangga.
Karena informasi tentang Para Pandawa telah diketahui oleh anggota timnya, Julia tidak ragu lagi menceritakan lebih banyak hal.
Saat ini kerajaan selatan berada dibawah kepemimpinan Para Pandawa. Berkat kerja keras mereka, kerajaan selatan bisa kembali bangkit dan menjadi cukup kuat untuk dapat melindungi diri dari kebengisan kerajaan utara.
Kerajaan utara selalu berambisi untuk menghabisi umat manusia dan menguasai bumi tempat manusia tinggal. Maka dari itu, Asoka mewariskan hal lain kepada Para Pandawa. Asoka mewariskan ideologinya. Jika suatu saat nanti Asoka telah tiada, dia berharap Para Pandawa dapat melanjutkan perjuangannya untuk menjaga kerajaan selatan agar tetap utuh dan tidak tercerai berai serta perjuangannya untuk melindungi kehidupan manusia.
Asoka memiliki prinsip yang sederhana, yakni patuh dan taat kepada Sang Maha Pencipta. Jika Sang Maha Pencipta menjadikan manusia sebagai makhluk yang mengelola bumi, maka Asoka akan berupaya dengan seluruh kemampuannya untuk menghentikan perbuatan Azazil yang ingin menguasai bumi. Itu adalah bentuk ketaatannya kepada Sang Maha Pencipta.
Asoka juga memperkenalkan Julia kepada Para Pandawa. Dia berpikir bahwa untuk melindungi manusia, bangsa Jinn tidak dapat berjuang sendirian. Mereka harus mendapatkan bantuan dari bangsa manusia itu sendiri. Sekuat apapun pasukan yang dimiliki Asoka, manusia tetap akan musnah jika mereka tidak dapat melindungi diri dan tidak berkeinginan untuk berjuang. Sang Maha Pencipta tidak akan merubah suatu kaum jika mereka tidak berkeinginan untuk merubah diri mereka sendiri. Maka dari itu, manusia harus menjadi lebih kuat agar dapat bertahan dari serangan pasukan Azazil.
__ADS_1
Atas dasar prinsip itulah Julia dan Para Pandawa menjalankan beberapa Project untuk meningkatkan potensi dan kemampuan manusia.
***