Putra Sulung

Putra Sulung
Masa Orientasi


__ADS_3

Malam harinya Ray mencoba menghubungi Eliza sales girl Showroom kendaraan listrik yang dia dan Kenny datangi, pesan teks yang dikirimkan Ray langsung mendapatkan balasan dari Eliza.


"Hi..., kamu bisa menghubungi saya tapi untuk type dan dan jumlahnya kirimkan melalui pesan teks agar saya bisa mencatatnya"


Kemudian Ray membalas pesan teks tersebut,


"Oke, saya membutuhkan 3 unit masing-masing 1 unit mobil listrik dengan type MCE-114 dan 3 unit sepeda motor dengan type MBE-211, tolong dikirimkan harga perunitnya kemudian jumlah total biayanya serta nomor rekening penerimanya, terimakasih"


Ray menunggu beberapa saat dan kembali dia menerima balasan pesan teks dari Eliza sebanyak 2 pesan.


"Saudara Ray, untuk type MCE-114 harganya 8.000 dollar, dan untuk type MBE-211 harga perunitnya adalah 2.000 dollar, jadi total keseluruhan untuk pembelian 4 unit tersebut adalah 14.000 dollar"


"Silahkan ditransfer biayanya kerekening 781147490 atas nama PT. Electric Mobile Inc, setelah kami menerima notifikasi transfer sukses, maka 4 unit kendaraan listrik tersebut akan kami kirimkan kealamat penerima, tolong kirimkan kepada saya alamat lengkap penerima"


Ray kembali membalas pesan teks tersebut untuk memberitahu Eliza alamat asrama mereka saat ini.


"Asrama Putra Universitas Fenesvile kamar no.7 dan kamar no.14 atas nama Ray Mound, Kenny Mason, Jim Besley dan Ronald Brenston, dan biayanya 1 jam lagi akan masing-masing kami transfer melalui ATM"


Setelah mengirim pesan teks tersebut Ray dan ketiganya segera bergegas ke lokasi ATM yang berada didepan lantai 1 asrama putra itu, dan masing-masing dari mereka mengirim sesuai dengan harga kendaraan yang dibeli. Kode transaksi pengiriman dicatat oleh Ray dan mengirimnya melalui pesan teks kepada Eliza. Kemudian Ray mendapat balasan pesan teks dari Eliza.


"Oke Ray, kami sudah mendapat notifikasi pembayarannya, tunggulah di asramamu besok pagi jam 9 kendaraan-kendaraan tersebut akan diantar oleh petugas kami, terimakasih untuk pembeliannya"

__ADS_1


Empat sekawan sekarang telah memiliki kendaraannya masing-masing, walaupun terbilang dari jenis kendaraan termurah tapi bagi mereka hal itu sudah merupakan suatu kemewahan karena sebelumnya mereka hanya bisa menikmati kehidupan disekolah dengan berjalan kaki atau menumpang angkutan umum.


Hari ini Ray, Kenny, Jim dan Ronald sudah bangun padahal waktu masih menunjukkan jam 05:00 subuh hari, mereka diwajibkan melaporkan diri pada panitia orientasi mahasiswa baru pada jam 05.30. Mereka bergegas bersiap pada hari pertama masa orientasi bagi calon mahasiswa baru, walaupun suasana masih gelap tapi sudah ada ratusan calon mahasiswa baru yang menuju lapangan kampus.


Hari pertama seluruh calon mahasiswa masih bergabung menjadi satu dan mereka dikumpulkan disebuah lapangan besar milik Universitas Fenesvile untuk mengikuti acara prosesi penerimaan mahasiswa baru, seluruh jajaran pejabat Universitas hadir mulai dari Rektor sampai para Dosen. Setelah menerima kata sambutan dari pemimpin Universitas para calon mahasiswa baru dibagi kelompok sesuai dengan fakultas masing-masing, kemudian mereka diarahkan kegedung fakultasnya untuk memulai orientasi pengenalan kampus.


"Perhatian, hari pertama ini kalian hanya diwajibkan untuk mengikuti acara pembukaan yang sudah dilakukan tadi pagi, dan selanjutnya mengikuti pengenalan kampus difakultas ekonomi ini selama 3 hari" kata seorang mahasiswa senior yang diketahui sebagai ketua panitia tingkat fakultas.


"Kalian akan diarahkan oleh para senior yang berdiri didepan kalian saat ini, silahkan bertanya apa saja kepada mereka tentang seluk beluk fakultas kita ini, agar supaya setelah memasuki masa perkuliahan kalian tidak akan menemui kesulitan!"


Acara hari pertama hampir sepenuhnya dilalui dengan perkenalan antara mahasiswa senior dengan junior, bagi Ray dan Kenny yang mengikuti acara tersebut merasakan sebuah suasana baru karena bertemu banyak orang-orang baru dengan berbagai sifat dan gaya mereka masing-masing.


Ray dan Kenny akhirnya selesai mengikuti acara dihari pertama pada jam 16:00 sore, dengan sepeda motor listrik milik Kenny mereka kembali keasrama sambil berboncengan. Ray sengaja belum menggunakan mobil listriknya karena kendaraan tersebut akan dia gunakan saat hujan atau ketika cuaca diluar sangat dingin.


3 hari masa orientasi dapat dilewati oleh empat sekawan dengan baik walaupun banyak mengeluarkan tenaga fisik yang banyak menyerap energi dan membuat mereka kelelahan, malam harinya acara penutupan masa orientasi berlangsung dengan meriah dan saat itu menjadi ajang perkenalan antara para senior dan mahasiswa baru sesama fakultas. Acara itu dimeriahkan dengan pertunjukkan musik dengan menampilkan penyanyi-penyanyi terkenal dari Kota Fenesvile, ada juga dari kalangan mahasiswa yang menunjukkan bakatnya diatas panggung dan acara itu berlangsung sampai larut malam.


Empat sekawan masuk kedalam kamar asramanya saat jam sudah menunjukkan 22:45 malam, mereka langsung naik keatas ranjang dan tertidur meninggalkan Ray yang masih duduk sambil sibuk dengan ponselnya. Dia mengirim pesan teks kepada Lily untuk memberitahukan bahwa dia sudah selesai dengan masa orientasinya sebagai mahasiswa baru dan akan memulai perkuliahan pada hari senin depan, setelah mengirim pesan teks tersebut Ray mulai membaringkan tubuhnya sambil memeluk guling. Beberapa saat kemudian dia mendengar suara dari ponsel yang menandakan adanya pesan yang masuk,


Ting...


Ray melihat ada sebuah pesan masuk dari Lily dan segera membacanya.

__ADS_1


"Acaranya baru selesai jam segini ya!, kalau begitu istirahat saja dulu aku tahu kamu sedang lelah dan besok pagi kamu ditunggu ayahku di mansion, datanglah kesana dan hubungi aku saat kamu sudah tiba disana, besok pagi aku akan pergi keluar bersama ibumu karena akan berbelanja kebutuhan bulanan, selamat istirahat dan sampai jumpa, i love you"


Selesai membaca pesan itu Ray kemudian meletakkan kembali ponselnya diatas meja belajar dan mulai memejamkan matanya walupun dalam pikirannya mulai berjalan dan bertanya-tanya, Ray membayangkan pertemuan besok pagi dengan ayah Lily dan bagaimana dia harus bersikap karena baru sekarang dia akan berhadapan secara langsung dengan orang tua Lily seorang diri. Ray mengesampingkan pikiran-pikiran negativ dan dia beranggapan bahwa rencana pertemuan itu hanya sekedar untuk perkenalan lebih dalam sama seperti masa orientasi mahasiswa baru, dengan masih pikirannya dibawa melayang karena penasaran akhirnya Ray tertidur karena kelelahan.


Keesokan harinya Ray pamit kepada teman-temannya untuk keluar dengan memberikan alasan akan pergi kekantor perusahaan ayahnya karena ada sesuatu urusan, dia sengaja belum memberitahukan kepada ketiga temannya tentang hubungannya sebagai pasangan kekasih dengan Lily.


Dengan mengendarai mobil listrik yang baru dibelinya dia menuju mansion keluarga Conway yang berada dikompleks perumahan elit Kota Bronxvile, Ray membutuhkan waktu selama 30 menit untuk sampai kesana dan langsung memasuki halaman mansion setelah memberitahu kedatangannya kepada petugas Satpam yang berjaga didepan pintu masuk mansion.


Melihat ada tamu yang datang seorang pelayan membukakan pintu dan mempersilahkan Ray masuk dan duduk diruangan tamu,


"Silahkan duduk tuan!, sebentar lagi tuan besar akan datang menemui anda disini"


"Terimakasih bibi...!" kata Ray kemudian duduk menunggu ayah Lily keluar dari kamarnya.


Jefferson Conway seorang pengusaha besar di Kota Bronxvile yang mempunyai bisnis properti, teknologi dan transportasi, menikah dengan Anna Stuard dan dikaruniai 2 orang putri yaitu Lilyana Conway dan Mellisa Conway. Sosok pengusaha sukses itu keluar dari kamarnya dan mendatangi Ray yang sedang duduk diruangan tamu,


"Ahh..., kamu sudah datang Ray?" kata Jeff ayah Lily.


"Selamat pagi om...!, maaf baru bisa berkunjung sekarang" kata Ray yang masih canggung berhadapan langsung dengan ayah Lily itu.


"Santailah...!, kamu kan sudah sering kesini!, aku memanggilmu kesini untuk menemaniku diakhir pekan ini, selain itu kita bisa bercerita banyak, apakah kamu keberatan?"

__ADS_1


"Ahh..., tidak om!, aku ada waktu banyak sampai hari minggu, dan aku juga sudah selesai dengan masa orientasi dikampus jadi sekarang ada waktu luang!"


"Bagus..., begini Ray!, beberapa hari yang lalu saya dan istriku sudah mendapat kunjungan dari kedua orangtuamu saat kami berada di Brashington untuk mengantar Mellisa, dan kami sudah berbicara banyak termasuk berbicara sedikit tentang hubunganmu dengan anakku Lily!" kata Jeff yang mulai menceritakan pertemuannya dengan Tomy dan Bella sementara itu Ray mulai diselimuti kegugupan membayangkan apa yang akan terjadi jika ayah Lily yang berada didepanya itu tidak menyetujui hubungannya dengan sang kekasih yang nota bene adalah putri tertua dari sosok didepannya itu.


__ADS_2