
Sosok tubuh polos yang sedang diapit oleh dua wanitanya terlihat mulai bergerak, perlahan Ray keluar dari kungkungan Lily dan Mellisa yang berada dikedua sisinya kemudian dia turun dari atas ranjang. Dia menatap tubuh polos kedua calon istrinya itu dan menutupnya kembali dengan selimut karena terlihat mereka masih terlelap dengan mimpi indah mereka setelah semalaman sampai subuh bergulat dan sampai kehabisan tenaga dan bahkan saat permainan terakhir Ray membuat Lily sampai pingsan, Ray segera masuk kekamar mandi untuk membersihkan dirinya dan meyiapkan semua barang-barang bawaannya kedalam Travel Bag karena sore nanti dia sudah harus kembali ke Kota Bronxvile dan mulai kembali dengan kuliahnya dan proses magang di Perusahaan Conway Group.
Waktu masih menunjukkan pukul 07:00, Ray sudah memesan sarapan lewat pesanan On Line dan menyiapkannya dimeja makan. Sementara itu kedua bidadarinya masih terlelap di kamar tidur Lily dan menutup tubuh polos mereka dengan selimut hangat, tidak lama kemudian dia mendengar suara mobil memasuki halaman rumah dan langsung berhenti didalam garasi.
Ray mengetahui bahwa Jeff dan Anna pasti sudah kembali dari acara akhir pekan mereka, segera dia membukakan pintu samping yang terhubung langsung dengan garasi. Anna yang sudah turun duluan melihat tindakan Ray yang membukakan pintu segera menyapanya,
"Hei Ray..., selamat pagi!, tolong bantu ayahmu, kami membawakan banyak makanan untuk kita sarapan bersama" kata Anna.
"Baik ibu..., tadi saya juga sudah memesan sarapan lewat pesanan on line, tapi tidak apa-apa biar banyak pilihan saat makan nanti!"
"Ya sudah..., tidak apa-apa nanti juga makanan itu akan habis dimakan, karena semua yang ibu dan ayah beli adalah kesukaan Lily dan Mellisa, dan juga kita masih menunggu Tomy dan Bella yang akan ikut sarapan disini pagi ini, saat ini mereka masih kembali sebentar kerumah untuk berganti pakaian" kata Anna Menjelaskan.
"Hmm..., baiklah kalau begitu aku bawa masuk dulu makanan-makan ini, silahkan ayah dan ibu bersiap dulu dan aku akan membangunkan Lily dan Mellisa yang masih tidur!"
"Ya segera lakukan, karena tidak lama lagi Tomy dan Bella pasti akan sampai kesini!" kata Jeff yang ikut masuk sambil membawa makanan yang lain.
Ray meletakkan makanan itu diatas meja makan dan segera naik kelantai 2 untuk segera membangunkan Lily dan Mellisa,
"Honey..., Beb...!, ayo bangun, ayah dan ibu sudah pulang dan mereka minta kita bertiga turun untuk sarapan bersama!" kata Ray sambil menggoyang tubuh kedua bidadari itu dengan perlahan sampai mereka terbangun.
"Uumm..., sudah jam berapa sekarang Hon...?" kata Lily yang pertama membuka matanya.
"07:15...!, ayo sana segera mandi karena ayah dan ibuku juga sedang menuju kesini untuk ikut sarapan bersama kita!" kata Ray menjelaskan.
"Ohh..., bangunkan Mellisa Hon...!, aku mandi dulu dengan cepat!" kata Lily yang segera berlari dengan tubuh polosnya itu kedalam kamar mandi.
"Beb...!, ayo bangun, kita sudah ditunggu sarapan, ayo"
__ADS_1
"Mmm..., gendong...!, dan bawa aku kekamarku, aku mandi disana saja" kata Mellisa dengan manja.
Ray menuruti permintaan Mellisa dan menggendong tubuh polos itu yang hanya ditutupi selimut tipis menuju kamarnya yang berada diseberang kamar Lily,
"Ayo sana cepat mandi Beb...!, mereka sudah menunggu kita dimeja makan!"
"Iya..., iya...!, Beb..., tolong ambilkan dalemanku dilemari rak bagian tengah, ambil pasangan yang berwarna hitam saja" kata Mellisa sambil berjalan masuk kedalam kamar mandi.
Ray mengambil barang yang diminta sang kekasih itu kemudian meletakkan kedua kain penutup area intimnya itu diatas meja batu yang ada wastafelnya, Ray keluar dan kembali masuk kekamar Lily dan mendapati sang kekasih sedang memakai jeans ketat dipadu dengan baju kaos yang sepadan dengan bentuk tubuhnya.
"Bagaimana dengan Mell..., apakah dia sudah selesai?" tanya Lily.
"Masih didalam kamar mandi, mungkin sebentar lagi, tapi ayah dan ibuku sudah tiba 5 menit yang lalu, pastinya mereka sedang menunggu kita dimeja makan saat ini!"
"Hmm..., aku udah beres!, ayo kita lihat Mellisa, Hon...!" kata Lily sambil menarik tangan Ray menuju kamar Mellisa.
"Sudah...!, aku lagi berpakaian nih...!" suara Mellisa dari dalam kamar mandi.
"Ayo cepat Beb...!, orang tua kita sudah menunggu dimeja makan tuh!" kata Ray yang melihat Mellisa keluar dari kamar mandi baru mengenakan underwearnya dan belum berpakaian.
"Astaga Mel...!, lama sekali kamu, ayo cepat sedikit, nggak enak sama calon mertua kita yang sudah menunggu lama dimeja makan!" kata Lily.
"Tenang..., aku hanya akan mengenakan dress terusan jadi cepat dan simpel!"
5 menit kemudian mereka bertiga turun dan langsung menuju meja makan, disana telah menunggu Jeff dan Anna serta Tomy dan Bella. Mereka bertiga kemudian ikut bergabung dan mulai menikmati sarapan bersama, saat makan para orang tua itu sesekali menatap kearah 3 sosok muda-mudi yang dengan lahapnya menyantap sarapan mereka. Senyum bangga dan bahagia terpampang dengan jelas diraut wajah keempat orang tua itu karena melihat keakraban dan kekompakan mereka bertiga dimeja makan, mereka melihat ketiganya saling mengambilkan dan memberi makanan kepada yang lainnya tanpa sungkan. Tanpa Ray, Lily dan mellisa sadari mereka bertiga sedang menjadi sorotan dan pengamatan dari para orang tua dan calon mertua mereka,
"Wow..., makanan ini sangat enak!, ayah dan ibu beli dimana makanan-makanan ini?" kata Mellisa yang sudah selesai dengan sarapannya.
__ADS_1
"Itu kami bawa dari restoran tepi pantai, ang juga berada dikawasan hotel kami menginap!" kata Anna.
"Wah Beb...!, kalau kamu ada waktu dan kesini lagi kita akan berakhir pekan kesana juga!, bagaimana?" kata Mellisa yang melihat Ray masih membersihkan mulutnya dengan serbet.
"Mmm..., ya nanti, tapi belum janji karena minggu-minggu kedepan kesibukanku mulai bertambah karena ada beberapa pretest sebelum ujian semester, kamu juga pasti akan seperti itu!" kata Ray.
"Iya ya...!, well..., mungkin setelah ujian saja, sebelum acara pernikahan kita bagaimana?"
"Kamu ini gimana sih Mell...!, kan setelah acara pernikahan kita mau honey moon ke Maui Hawaii" kata Lily menyela perkataan Mellisa.
"Uumm..., benar juga, bagaimana denganmu Beb...?"
"Kita liat saja nanti, tapi kalau aku mengusulkan kita Honey moon saja di Villa Danau Fenesvile, ayah dan ibu kita juga bisa ikut kesana!" kata Ray yang membuat mata kedua kekasihnya itu menatapnya tajam, karena keinginan hati mereka adalah untuk pergi jauh dari dekat orang tua mereka agar mereka bisa bersenang-senang dan tanpa diganggu.
"Ohh tidak, Hon...!, pikirkan lagi perkataanmu itu, aku dan Mellisa sudah mencari tempat terbaik di seluruh dunia dan kami menemukan Maui Hawaii adalah tempat yang terbaik untuk berbulan madu!, tidak di Danau Fenesvile!" kata Lily menegaskan.
"Ray...!, untuk bulan madu kamu jangan terlalu pelit, keuanganmu tidak akan berkurang satu digitpun jika hanya untuk ke Hawaii, pergilah kesana dan bersenang-senanglah, kami juga kedua orang tuamu sudah mengambil cuti dan akan pergi ke Bahama untuk berlibur sekaligus melihat prospek bisnis baru disana!" kata Jeff sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Ray.
"Okelah kalau begitu!, aku akan menyerahkannya kepada Lily dan Mellisa" kata Ray.
"Baik!, untuk acara pernikahan sesuai dengan permintaanmu akan dilaksanakan di sini, kita akan menyewa tempat di Hotel yang berlokasi ditepi pantai, kami berempat sudah melihatnya dan bahkan sudah merasakannya, begitu juga dengan tamu yang akan diundang, adalah rekan-rekan bisnis ayah dan teman-teman kantor ayahmu Tomy, kalian juga bebas mengundang teman-teman kuliah kalian, segera kalian buat listnya dan serahkan kepada ibu kalian Anna dan Bella karena mereka berdua yang akan mengatur resepsi pesta sesuai dengan jumlah undangan!" kata Jeff menjelaskan.
"Benar Ray, dan kami sudah sepakat bahwa ayahmu ini akan menanggung biaya pernikahan kalian sebesar 50%, Jeff 25% dan kamu pribadi sebesar 25%, bagaimana apakah kamu setuju?" kata Tomy.
"Ayah apakah aku bisa menggunakan dana yang berada didalam kartu ini?" tanya Ray.
"Tentu saja!, dana yang ada didalam kartu itu sepenuhnya milikmu, karena itu adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang menjadi hakmu dan dari gaji selama kamu magang! jadi jangan berpikiran itu pemberian dariku!, sama sekali tidak, itu adalah hasil usahamu sendiri selama beberapa bulan ini" kata Jeff menjelaskan.
__ADS_1
Pembicaraan mereka baru selesai setelah Ray akan segera bersiap untuk pergi kebandara, setelah berpamitan Ray diantar oleh Lily dan Mellisa menggunakan mobil Jeff yang bisa ditumpangi lebih dari 2 orang. Lily dan Mellisa melepas kepergian sang kekasih untuk sementara ke Bronxvile untuk melanjutkan kuliahnya dan tugas magang di Kantor Perusahaan Conway Group.