
Jonathan telah datang ke Brashington karena dipanggil untuk membantu Ray, dia dipertemukan dengan Max oleh Ray untuk membicarakan tahapan-tahapan yang harus dilakukan Ray untuk memulai memimpin 2 perusahaan besar. Demikian juga dengan permasalah lain yang harus dilewati Ray dalam waktu dekat, Max dan Jonathan mulai menyusun daftar kegiatan yang akan dijalani Ray sampai 2 buan ke depan dibantu oleh Tomy dan Jeff yang menjadi sumber informasi masalah lain Ray selain urusan bisnis perusahaan.
Kegiatan Ray pertama adalah pergi ke Swiss untuk melakukan pengalihan nama pemilik sah account bank baik milik pribadi Julia Hoffman maupun atas nama Perusahaan Debeur Corporation yang sebelumnya sudah atas nama Tomy Debeur dan Bella Castello, kemudian melanjutkan perjalanan ke Paris untuk keperluan gaun pengantin Lily dan Mellisa serta untuk Bella dan Anna. Max dan Jonathan juga menambahkan perjalanan Ray tersebut untuk singgah ke perusahaan pembuatan Jet pribadi di negara itu, mereka akan membuat pesanan 2 buah pesawat jet pribadi yang akan dipergunakan Ray dan keluarganya.
Jadwal Ray setelah kembali dari luar negeri adalah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi ujian semester dan persiapan acara pernikahannya dengan Lily dan Mellisa, kemudian acara bulan madu ke Hawaii selama 1 minggu yang akan diikuti oleh Tomy dan Bella serta Jeff dan Anna. Ray juga mengajak kakeknya Albert Debeur untuk ikut serta dalam acara bulan madu tersebut, dan sekembalinya dari bulan madu Ray langsung diperhadapkan dengan rencana penggabungan kedua perusahaan yaitu Debeur Corporation dan Conway Group agar dia lebih mudah mengawasi operasionalnya dibawah satu atap. Ray telah memilih nama baru dari penggabungan tersebut dengan nama Db & C International Company, Db artinya Debeur dan C artinya Conway, dan Ray telah meminta Max dan Jonathan mulai merancang rencana penggabungan kedua perusahaan itu sejak sekarang dan membuat kantor pusatnya berada di Kota Brashington.
Melalui Conway Properti Ray mendapatkan sebuah lahan besar di Kota Brashington yang akan dia bangun sebuah Mansion berukuran besar untuk ditempati oleh keluarga besarnya, dan semua fasilitas pendukungnya ikut mereka rencanakan termasuk para pekerja yang akan mengurus Mansion besar tersebut.
Semua rencana besar itu dibuat bersama dengan saling memberikan ide antara Ray, Max, Jonathan dan Albert dan kedua orangtuanya serta kedua mertuanya dan juga dari Lily dan Mellisa, semua rancangan mereka buat sampai hari keberangkatan Ray untuk kembali pulang ke Bronxvile. Ray kembali bersama Jonathan dan kakeknya Albert.
Sesampainya di Bronxvile Ray kembali beraktivitas seperti biasanya sebagai sosok sederhana saat pergi kuliah dan pada setiap hari senin dan kamis sore akan berubah penampilannya menjadi seorang pengusaha muda dengan setelan resminya, Ray masih tetap mengendarai mobil listriknya saat ke kampus dan meluangkan waktunya untuk singgah di asrama putra menemui ketiga temannya Kenny, Jim dan Ronald.
Saat bertandang ke bekas kamarnya yang bernomor 7 itu dia mendapati Kenny, Jim dan Ronald dengan pasangan mereka masing-masing sedang berada didalam kamar,
__ADS_1
"Astaga...!, apa kalian sudah gila sehingga begitu nekad membawa masuk anak gadis orang didalam kamar pria?, apakah kalian lupa dengan aturan yang berlaku di asrama ini!" kata Ray dengan tegas karena terkejut melihat pemandangan didepan matanya.
"Hei..., Ray...!, apa kamu tidak melihat kami sedang mengerjakan tugas hahh...!, dan juga kami sudah mengantongi ijin dari pengawas asrama, dengan catatan tidak menginap dan bersama-sama lebih dari 2 orang!" kata Kenny yang terlihat gusar atas gangguan yang ditimbulkan Ray.
"Ohh..., begitu...?, aku kira kalian berada didalam kamar ini dengan cara yang ilegal, hmm..., apa kabar kalian gadis-gadis?" kata Ray kemudian menyapa Kathrine, Diane dan Sandra.
"Baik Ray..., kamu sendiri?, siapa pacarmu sekarang?" tanya Kathrine.
"Kau ini Ray...!, lihat kamu ketinggalan dengan ketiga cowok ini, aku sudah jadian dengan Kenny, demikian juga dengan Jim yang sudah jadian dengan Diane dan Ronald sudah sama-sama dengan Sandra!, walaupun kami harus menanggung akibat dicampakkan oleh Claudia dan gengnya dari kelompok mereka, tapi kami senang bisa bersama kalian dan kami mulai menyesuaikan dengan gaya hidup sederhana kalian ternyata menyenangkan juga tidak seperti yang kami bayangkan sebelumnya!" kata Kathrine menjelaskan situasi mereka saat ini.
"Wah..., selamat untuk kalian semua!, aku senang mendengarnya dan aku berharap hubungan kalian akan baik-baik saja dan meningkat kejenjang yang lebih serius lagi!, hmm..., bagaimana kalau nanti malam aku traktir kalian semua makan malam, tapi hanya kita bertujuh saja tidak ada lagi yang lain, ini semata-mata hadiah dariku untuk kalian 3 pasangan bahagia saat ini!, bagaimana?" kata Ray dengan senang.
"Serius kamu Ray?, terus dapat uang dari mana lagi kamu?" tanya Kenny sambil menatap tajam kearah Ray.
__ADS_1
"Hehehe..., tenang saja, minggu kemarin kembali aku diberikan bonus oleh nyonya besar istri tuan tempat aku bekerja karena menjaga villa mereka selama seminggu, dan besarannya lumayan dan cukup untuk makan malam kita bertujuh dan masih ada sisa untuk uang jajanku selama sebulan nanti!" kata Ray.
"Hahh..., beruntung sekali kamu Ray bekerja pada orang baik seperti tuanmu itu!, dan kami kecipratan hasilnya!," kata Sandra.
"Baiklah kalian para gadis datang saja menggunakan mobil Diane dan aku akan membawa mobil tuanku yang kebetulan dititipkan kepadaku untuk diurus, jangan kuatir aku sudah diberi kewenangan oleh tuanku untuk bisa juga sesekali menggunakan mobil itu!" kata Ray berkilah padahal dia berencana membawa Mercedez Maybach SUV miliknya untuk mengajak ketiga temannya itu makan malam bersama kekasih mereka.
"Oke, kami akan datang kesini nanti malam dan bersama-sama ke restoran!" kata Diane.
Mereka telah sepakat dan akan bersiap pada pukul 19:00 dan Ray berjanji akan datang menjemput mereka dengan mobil pinjamannya, Ray kembali ke Mansion dan menghubungi LiLy dan Mellisa untuk memberitahukan acaranya malam ini yang akan makan malam bersama ketiga temannya Kenny, Jim dan Ronald bersama kekasih mereka. Setelah mendapat ijin dari kedua kekasihnya itu Ray kemudian menghubungi Jonathan untuk membantunya mereservasi sebuah restoran untuk makan malam 7 orang, Jonathan segera melakukan permintaan Ray dan akan memberi kabar 10 menit kemudian.
Jonathan memesankan tempat makan malam buat Ray dan teman-temannya di Central Tower Restoran yang merupakan tempat para kalangan atas karena tempatnya berada di gedung tertinggi dan termewah di Kota Bronxvile dan gedung dan restoran ini juga merupakan salah satu bisnis dari Conway Group melalui Conway Properti, Jonathan juga memberitahu kepada manager restoran tersebut agar melayani Ray dengan baik karena Ray adalah CEO Conway Group yang baru dan pengalihannya dari Jefferson Conway kepada Ray akan dilakukan di bulan depan dan setelah mengaturnya dengan baik Jonathan mengirim pesan teks kepada Ray untuk memberitahukan tempat restoran yang dipesannya dan seluruh biayanya sudah diselesaikan oleh Jonathan.
Menjelang malam Ray telah bersiap dan dengan mengendarai sendiri Mercedez Maybach SUV dia segera menuju ke asrama putra Universitas Fenesville untuk menjemput ketiga temannya, Ray hanya membutuhkan waktu selama 15 menit untuk sampai kesana dan melihat mobil BMW milik Diane telah terparkir dihalaman parkir asrama. Ray mendapatkan ketiga pasangan itu sedang menunggunya di ruangan kantin asrama putra dan setelah berbasa-basi mereka langsung menuju ke restoran yang sudah dipesan Jonathan sebelumnya.
__ADS_1