
"Ahh..., kalian ini!, aku telah mencari kalian berdua sampai ke lokasi pembangunan gedung yang berada di bagian belakang Mansion, sebenarnya dari mana kalian tadi?, terus kenapa sekarang hanya berpakaian seperti itu?" kata Ray yang saat masuk kedalam kamar dan melihat Lily dan Mellisa dengan pakaian seadanya sedang duduk merias wajah di masing-masing meja rias mereka.
"Hon...!, aku dan Mellisa tadi sedang berendam dikamar mandi, setelah kami berdua selesai menata kamar kita ini!, lihat hasil pekerjaan kami!, lebih nyaman bukan?" kata Lily menjelaskan.
"Hmm..., iya memang aku tidak pergi ke kamar mandi tadi saat setelah bangun, dan langsung pergi keluar mencari kalia berdua" kata Ray yang kemudian duduk disebuah sofa yang berada didalam kamar tidur mereka itu sambil mengawasi kedua istrinya yang tetap dengan aktivitas mereka merias wajah masing-masing..
"Ya sudah kamu siap-siap dan mandi dulu, karena malam ini kita akan makan bersama dengan seluruh assisten di Mansion ini, juga bersama dengan keluarga mereka, karena kami berdua akan membuat pesta kecil atas kepulangan kami kembali ke Mansion ini!" kata Lily menjelaskan rencana mereka malam ini.
"Hmm..., apakah itu tidak memerlukan persiapan Hon...?"
"Sudah...!, bibi Flora dan paman Dominic telah mempersiapkan semuanya, dan kami juga sudah memberitahu mereka tentang aturan baru yang berlaku sama dengan yang kita terapkan di Mansion yang berada di Kota Brashington!" kata Lily menambahkan.
"Iya Beb..., akun juga sudah memberitahu kepada paman Dominic untuk menyiapkan sebuah ruangan makan khusus untuk kita bertiga di ruangan pribadi kita ini, dan aturannya juga sama dengan Mansion kita yang berada di Kota Brashington" kata Mellisa.
"Ya, baguslah kalau kalian berdua sudah mengaturnya?, berarti kalian berdua mulai saat ini hanya perlu beristirahat banyak sambil mempersiapkan diri dan tenaga kalian untuk menerima serangan nikmat dariku pada setiap kesempatan, eennmm?" kata Ray yang menggoda kedua istrinya itu.
"Ya, begitulah, kan juga ini dalam rangka bulan madu lanjutan?, jadi siapa takut?" kata Mellisa yang terlihat antusias dengan perkataan sang suami.
__ADS_1
"Memang itu tugas kita datang kesini, yang tanpa diikuti oleh ayah dan ibu kita!, dan mudah-mudahan apa yang kita inginkan dapat segera terjadi" kata Lily sambil sesekali mengelus perutnya.
"Ya kuncinya ada pada kalian berdua?, yaitu harus banyak beristirahat, dan tetap menjaga stamina dan kesehatan kalian, jangan ada lagi pergi-pergi keluar setiap hari sampai berjam-jam dan agar supaya kalian berdua tidak bosan bagaimana kalau aku meminta Kathrine, Sandra dan Diane secara bergantian datang mengunjungi kalian kesini?" kata Ray sambil menawarkan.
"Ahh... itu ide bagus juga, ya kami setuju untuk hal itu, kapan kamu akan memberitahu mereka Beb?" tanya Mellisa.
"Besok!, karena baru besok siang aku pergi kekantor perusahaan" kata Ray.
"Baiklah, kami akan menunggu, sudah sana kamu pergi mandi Hon...!, hari sudah gelap dan beberapa saat lagi kita akan turun kebawah untuk makan malam!" kata Lily yang masih terus merias wajahnya didepan meja riasnya, sementara Ray segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tepat pukul 20:00 tuan dan kedua nyonya rumah yang tampan dan anggun itu terlihat turun dari lantai 2 ruangan pribadi mereka dan langsung menuju keruangan makan, dimana di sana sudah menunggu Albert juga Jonathan yang mendapat panggilan untuk ikut bergabung serta semua pelayan di Mansion keluarga Debeur Conway bersama seluruh anggota keluarga mereka.
Demikian juga dengan Ray bersama kedua istrinya yang merasa senang bisa berbagi dengan semua orang yang sehari-hari membantu mereka dalam beraktivitas, dan setelah melihat semuanya itu Ray dan kedua istrinya merencanakan untuk membuat acara seperti ini secara rutin setiap bulannya dengan tujuan agar selain untuk dapat bersenang-senang juga ingin mendapatkan masukan atau ide-ide baru dari para pelayan tersebut.
Dalam acara makan malam bersama tersebut Ray, Lily dan Mellisa juga banyak memberikan arahan serta memberitahu tentang tujuan mereka saat ini berada di Mansion Kota Bronxvile serta beberapa aturan baru yang berlaku di Mansion, setelah acara makan malam bersama itu selesai Ray bersama kedua istrinya langsung kembali ketempat pribadi mereka yang berada dilantai 2 Mansion.
"Hon..., Beb...!, besok aku selesai dari kuliah akan langsung menuju kekantor perusahaan, karena tadi kata Jona, akan ada tamu dari Kota Los Princes yang akan menjalin kerjasama dengan perusahaan kita dalam hal investasi, dan kemungkinan besok aku akan pulang malam!" kata Ray menjelaskan rencananya besok hari.
__ADS_1
"Ya, kamu atur saja rencanamu Hon...!, kami akan menunggumu di Mansion saja, karena kami telah berbicara dengan para tukang kebun untuk menata kembali tama bunga yang berada didepan samping Mansion agar terlihat lebih baik lagi" kata Lily.
"Benar Beb..., paling tidak taman bunga itu akan seperti yang berada di Mansion kita di Kota Brashington" kata Mellisa menambahkan.
"Silahkan saja, asalkan kalian berdua tidak boleh sampai kelelahan, kalian cukup memberikan arahan dan biarkan mereka yang mengerjakannya" kata Ray menegaskan.
"Iya..., kami tahu, kamu tidak perlu kuatir tentang masalah itu, karena kami juga mengajak beberapa anak dari para pelayan untuk membantu mengerjakan itu semua!" kata Mellisa.
"Baguslah, kalian istirahat saja dulu, aku masih akan berlatih dan bermeditasi sebentar" kata Ray.
Ray kemudian meninggalkan kamar tidur dan pergi keruangan tempat dia biasa berlatih dan bermeditasi yang juga berada dilantai 2 tersebut, kemudian dia kembali ke kamar tidur setelah hampir 2 jam dia berlatih dan bermeditasi.
Sesampainya dikamar dia langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mendapatkan kedua istrinya yang sudah berbaring di atas ranjang dan menutup tubuh mereka masing-masing dengan selimut hangat, dengan perlahan dia ikut naik keatas ranjang dan berbaring diantara kedua tubuh istrinya.
Dengan perlahan dan pasti Ray melancarkan aksinya untuk segera memulai ritual malam mereka, secara bergantian dia memberikan pelayanan yang terbaik pertama kepada Lily dan selanjutnya kepada Mellisa. Selama permainan mereka di atas ranjang Ray mampu membuat Lily dan Mellisa berkali-kali mencapai puncak gunung asmara, sedangkan dia baru bisa mencapainya setelah membuat kedua istrinya itu kehabisan tenaga.
Dari rentang waktu tengah malam sampai subuh hari itu mereka bisa lebih dari sekali melakukan ritual malam, walaupun pada akhirnya Lily dan Mellisa akan terkulai lemas dan tak bertenaga lagi. Setelah melakukan ritual sebagai pasangan suami istri tersebut seperti bisanya pada subuh hari Ray melanjutkan dengan latihan beladiri dan bermeditasi untuk mengembalikan stamina dan tenaganya, kemudian hari ini dia akan bersiap menjalani aktivitasnya seharian penuh mulai pergi ke kampus, kekantor perusahaan dan sore menjelang malam hari dia harus ke tempat latihan Shadow Squad di pinggiran kota Bronxvile.
__ADS_1
Ray mengendarai sendiri Maybach SUV miliknya untuk pergi ke kampus hari ini karena sudah menjadi kebiasaanya, apalagi mulai hari ini Juan dan Bruno kedua sopir keluarga telah diminta untuk tetap standby di Mansion agar siap melayani Lyly dan juga Mellisa.